Paham Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba? Kenapa Tidak!

By | Mei 10, 2018

Di postingan ini kami akan bahas tentang Paham Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba? Kenapa Tidak!. Di Indonesia, kata franchise diartikan sebagai “waralaba” (wara bermanka lebih, dan laba berarti untung). Jadi, waralaba artinya ‘lebih untung’. Franchise merupakan penyerahan sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) pada pihak lain sebagai penerima waralaba.

Paham Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba? Kenapa Tidak!

Dengan kata lain, waralaba yakni penguasaan bisnis dengan metode pemberian hak pemakaian merek dagang oleh franchisor terhadap pihak independen atau franchisee buat memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi persetujuan. Selain itu, franchisee pun diberikan wewenang buat membuka bisnis dan mengerjakan keseluruhan system bisnisnya dengan mengaplikasikan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba merupakan strategi memperluas jaringan usaha dengan memasarkan merek disertai konsep standar yang berlaku buat semua franchisee dalam menerapkan bisnis. Waralaba yakni suatu pola kemitraan usaha yang dipunyai oleh perorangan yang punya merk dagang kenamaan, serta sistem manajemen, financial, dan marketing yang sudah mantap. Waralaba yaitu suatu kontrol bisnis di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat menjual produk atau jasa perusahaan tersebut dengan aturan yang ditetapkan oleh franchisor.

Paham Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba? Kenapa Tidak!

Bisnis franchise yaitu teknik marketing yang bertujuan melebarkan jaringan usaha dan memenuhi kebutuhan pembeli. Pengertian lainnya adalah suatu format kerja sama yang diikuti kontrak bahwa franchisor (pemilik franchise) memberikan izin atau hak pada franchisee untuk menggunakan hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan sistim operasional usaha yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberikan balasan biaya dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan biaya lain pada franchisor.

Franchise yakni satu wujud usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam membuat negosiasi jual beli hak monopoli buat mengendalikan bisnis (waralaba). Kerja sama ini lazimnya dengan bantuan awal seperti pemilihan lokasi, rencana bangunan, pembelian perlengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengontrolan mutu, riset, bimbingan regulasi, dan sumber-sumber permodalan.

Paham Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba? Kenapa Tidak!

Menurut versi pemerintah Indonesia waralaba yakni perikatan di mana salah satu pihak diberi hak memanfaatkan dan/atau menggunakan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dipunyai pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan prasyarat yang diatur oleh pihak lain tersebut dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba meliputi merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Lalu, yang dimaksud dengan inovasi atau ciri khas bisnis misalnya system manajemen, taktik penjualan, siasat perapihan, atau taktik distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Paham Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba? Kenapa Tidak!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengatakan bahwa franchise ialah hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap system bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang telah terbukti sukses dan dapat dimanfaatkan dan/atau diterapkan oleh pihak lain menurut negosiasi waralaba. Pada peraturan tersebut, bisa dimengerti bahwa yang punya hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau terobosan ciri khas usaha kemudian disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang memanfaatkan hak atas kekayaan intelektual itu yakni franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba yakni suatu system pendistribusian barang atau jasa pada pembeli akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberi hak kepada individu atau perusahaan buat melaksanakan usaha dengan merk, nama, sistem, mekanisme, dan kiat-kiat yang udah ditetapkan sebelumnya dalam bentang waktu tertentu mencakup area tertentu.

Paham Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba? Kenapa Tidak!

Waralaba adalah system distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapatkan hak menjual produk atau jasa yang lazimnya memanfaatkan wujud dan sistem bisnis yang udah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika menginterpretasikan waralaba sebagai hubungan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban memelihara kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dilaksanakan oleh franchisee, umpamanya lewat pelatihan, di bawah merk dagang yang sama, serta bentuk dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau area franchisee menginvestasikan pada usaha itu dari sumber dananya sendiri.

Paham Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba? Kenapa Tidak!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengatakan bahwa franchise merupakan satu lisensi merk dari pemilik yang memperbolehkan orang lain untuk menjual produk atau jasa atas nama merk itu.

David J. Kaufmann menginterpretasikan franchising sebagai sebuah cara pemasaran dan distribusi yang dilakukan oleh lembaga bisnis kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah fee, serta hak terhadap jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Paham Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba? Kenapa Tidak!

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise yaitu sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang dikasih pada orang lain (franchisee) untuk mengaplikasikan barang (merek) tersebut pada usahanya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendefinisikan waralaba sebagai usaha yang memberikan laba atau profit betul-betul istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang berarti ‘keuntungan’.

Sekian informasi tentang Paham Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba? Kenapa Tidak!, kami harap postingan kali ini berguna buat Anda. Tolong artikel ini dishare biar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *