Paham Pengertian Franchise? Mengapa Engga!

By | Oktober 9, 2018

Pada kesempatan ini kami akan jelaskan perihal Paham Pengertian Franchise? Mengapa Engga!. Di Indonesia, kata franchise diartikan sebagai “waralaba” (wara artinya lebih, dan laba berarti untung). Jadi, waralaba bermanka ‘lebih untung’. Waralaba ialah penyerahan sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) pada pihak lain sebagai penerima franchise.

Paham Pengertian  Franchise? Mengapa Engga!

Dengan kata lain, waralaba merupakan pengaturan usaha dengan system pemberian hak pemakaian merk dagang oleh franchisor kepada pihak independen atau franchisee buat memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kemufakatan. Selain itu, franchisee juga diberikan kewenangan buat membuka usaha dan memakai keseluruhan sistem bisnisnya dengan menggunakan merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise merupakan strategi memperluas jaringan bisnis dengan memasarkan merk disertai konsep standar yang berlaku untuk semua franchisee dalam menerapkan bisnis. Waralaba adalah satu pola kemitraan bisnis yang dimiliki oleh perusahaan yang memiliki merek dagang ternama, serta sistem manajemen, financial, dan marketing yang telah mantap. Waralaba yakni suatu kontrol usaha di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk memasarkan produk atau jasa perusahaan itu dengan aturan yang diatur oleh franchisor.

Paham Pengertian Franchise? Mengapa Engga!

Usaha waralaba ialah upaya pemasaran yang bertujuan melebarkan jaringan usaha dan memenuhi keperluan pembeli. Definisi lainnya merupakan suatu bentuk kerja sama yang diikuti perjanjian bahwa franchisor (pemilik franchise) memberi izin atau hak pada franchisee untuk menggunakan hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan system operasional usaha yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberi imbalan biaya dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan biaya lain terhadap franchisor.

Franchise ialah suatu format usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam membikin persetujuan jual beli hak monopoli untuk menjalankan usaha (franchise). Kerja sama ini rata-rata dengan support awal seperti pemilihan lokasi, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengontrolan mutu, riset, nasihat hukum, dan sumber-sumber permodalan.

Paham Pengertian Franchise? Mengapa Engga!

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia waralaba yaitu kontrak di mana salah satu pihak diberi hak memanfaatkan dan/atau memakai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dipunyai pihak lain dengan suatu balasan berdasarkan persyaratan yang ditetapkan oleh pihak lain itu dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba mencakup merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Selanjutnya, yang dimaksud dengan inovasi atau ciri khas usaha misalnya sistim manajemen, teknik penjualan, metode pemberesan, atau system distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Paham Pengertian Franchise? Mengapa Engga!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengungkapkan bahwa waralaba merupakan hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap system bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang telah terbukti berhasil dan bisa dimanfaatkan dan/atau diaplikasikan oleh pihak lain berdasarkan kontrak franchise. Pada peraturan tersebut, dapat dipahami bahwa yang memiliki hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau temuan ciri khas usaha selanjutnya dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang menerapkan hak atas kekayaan intelektual tersebut adalah franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba adalah suatu sistim pendistribusian barang atau jasa pada pembeli akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberi hak terhadap individu atau perusahaan untuk mengerjakan usaha dengan merek, nama, system, mekanisme, dan teknik-teknik yang udah ditetapkan sebelumnya dalam bentang waktu tertentu meliputi area tertentu.

Paham Pengertian Franchise? Mengapa Engga!

Franchise yaitu sistim distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapat hak memasarkan produk atau jasa yang kebanyakan menerapkan bentuk dan sistim bisnis yang udah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika mengartikan franchise sebagai jalinan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban memelihara kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dikerjakan oleh franchisee, contohnya melalui pelatihan, di bawah merek dagang yang sama, serta wujud dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau tempat franchisee menginvestasikan pada usaha itu dari sumber dananya sendiri.

Paham Pengertian Franchise? Mengapa Engga!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengatakan bahwa franchise yaitu sebuah lisensi merk dari pemilik yang mengizinkan orang lain untuk memasarkan produk atau jasa atas nama merek tersebut.

David J. Kaufmann mendeskripsikan franchising sebagai sebuah strategi pemasaran dan distribusi yang dilaksanakan oleh lembaga bisnis kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah fee, serta hak terhadap jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Paham Pengertian Franchise? Mengapa Engga!

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba yaitu sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang dikasih pada orang lain (franchisee) buat menerapkan barang (merek) itu pada usahanya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendefinisikan franchise sebagai bisnis yang memberi laba atau keuntungan amat sangat istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang berarti ‘keuntungan’.

Demikian info mengenai Paham Pengertian Franchise? Mengapa Engga!, semoga postingan kali ini mencerahkan Anda. Tolong postingan ini dibagikan biar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *