Paham Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise? Mengapa Enggak!

By | Februari 24, 2019

Di artikel ini kami akan ulas tentang Paham Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise? Mengapa Enggak!. Di Indonesia, kata franchise diartikan sebagai “waralaba” (wara artinya lebih, dan laba artinya untung). Jadi, waralaba bermanka ‘lebih untung’. Waralaba yaitu pemberian sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) kepada pihak lain sebagai penerima franchise.

Paham Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise? Mengapa Enggak!

Dengan kata lain, waralaba adalah pengaturan bisnis dengan cara pemberian hak penggunaan nama dagang oleh franchisor terhadap pihak independen atau franchisee buat menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi perjanjian. Di samping itu, franchisee juga diberi wewenang untuk membuka bisnis dan mengaplikasikan keseluruhan sistem bisnisnya dengan memanfaatkan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba ialah metode memperluas jaringan bisnis dengan menjual merek disertai konsep standar yang berlaku untuk semua franchisee dalam mempraktikkan usaha. Franchise ialah satu pola kemitraan bisnis yang dipunyai oleh perusahaan yang mempunyai merek dagang ternama, serta sistim manajemen, keuangan, dan pemasaran yang sudah mantap. Franchise merupakan suatu penguasaan bisnis di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat menjual produk atau jasa perusahaan itu dengan aturan yang diatur oleh franchisor.

Paham Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise? Mengapa Enggak!

Usaha waralaba adalah siasat marketing yang bertujuan mengoptimalkan network usaha dan memenuhi kebutuhan pembeli. Definisi lainnya adalah suatu wujud kerja sama yang diikuti kemufakatan bahwa franchisor (pemilik franchise) memberikan ijin atau hak terhadap franchisee untuk menerapkan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan sistim operasional bisnis yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberikan balasan fee dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan fee lain kepada franchisor.

Waralaba yaitu suatu format usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melangsungkan kemufakatan jual beli hak monopoli buat menyelenggarakan bisnis (franchise). Kerja sama ini lazimnya dengan dukungan awal seperti pemilihan tempat, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengendalian kualitas, riset, bimbingan peraturan, dan sumber-sumber permodalan.

Paham Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise? Mengapa Enggak!

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia franchise adalah perikatan di mana salah satu pihak diberi hak memanfaatkan dan/atau memakai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dipunyai pihak lain dengan suatu balasan menurut persyaratan yang ditetapkan oleh pihak lain itu dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise meliputi merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Berikutnya, yang dimaksud dengan terobosan atau ciri khas bisnis umpamanya sistim manajemen, sistem penjualan, system pemberesan, atau sistim distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Paham Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise? Mengapa Enggak!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menjelaskan bahwa franchise yaitu hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistim bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang sudah terbukti berhasil dan dapat dimanfaatkan dan/atau diterapkan oleh pihak lain berdasarkan negosiasi franchise. Pada aturan tersebut, bisa dimengerti bahwa yang punya hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau terobosan ciri khas bisnis selanjutnya dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual tersebut ialah franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba merupakan satu sistim pendistribusian barang atau jasa pada pelanggan akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberikan hak terhadap individu atau perusahaan untuk mengadakan bisnis dengan merk, nama, sistem, prosedur, dan strategi-strategi yang telah diatur sebelumnya dalam bentang waktu tertentu meliputi daerah tertentu.

Paham Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise? Mengapa Enggak!

Franchise yaitu sistem distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat mendapat hak menjual produk atau jasa yang biasanya menerapkan bentuk dan sistim bisnis yang sudah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika mengartikan franchise sebagai hubungan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban melindungi kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dilakukan oleh franchisee, umpamanya melalui training, di bawah merk dagang yang sama, serta wujud dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau kawasan franchisee menginvestasikan pada usaha itu dari sumber dananya sendiri.

Paham Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise? Mengapa Enggak!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menjelaskan bahwa waralaba ialah satu lisensi merk dari pemilik yang memperbolehkan orang lain untuk menjual produk atau jasa atas nama merk itu.

David J. Kaufmann mendeskripsikan franchising sebagai satu sistem marketing dan distribusi yang dijalankan oleh lembaga usaha kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah fee, serta hak pada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Paham Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise? Mengapa Enggak!

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise ialah satu kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang diberi pada orang lain (franchisee) buat menerapkan barang (merek) tersebut pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendeskripsikan franchise sebagai usaha yang memberikan laba atau keuntungan betul-betul istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang berarti ‘profit’.

Demikian informasi berkaitan dengan Paham Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise? Mengapa Enggak!, kami harap postingan ini membantu kalian. Mohon postingan ini disebarluaskan supaya semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *