Paham Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise? Kenapa Enggak!

By | Oktober 18, 2018

Pada kesempatan ini kami akan jelaskan terkait dengan Paham Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise? Kenapa Enggak!. Di Indonesia, kata franchise diterjemahkan sebagai “waralaba” (wara artinya lebih, dan laba artinya untung). Jadi, waralaba berarti ‘lebih untung’. Franchise adalah pemberian sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) kepada pihak lain sebagai penerima franchise.

Paham Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise? Kenapa Enggak!

Dengan kata lain, waralaba yaitu pengontrolan usaha dengan sistim pemberian hak pengaplikasian merk dagang oleh franchisor terhadap pihak independen atau franchisee untuk memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kontrak. Selain itu, franchisee pun dikasih hak buat membuka bisnis dan mempraktikkan keseluruhan sistem bisnisnya dengan memakai merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba yaitu siasat memperluas jaringan usaha dengan menjual merk disertai konsep standar yang berlaku bagi semua franchisee dalam mengerjakan bisnis. Waralaba yakni suatu pola kemitraan bisnis yang dimiliki oleh perorangan yang memiliki merek dagang kondang, serta system manajemen, keuangan, dan pemasaran yang sudah mantap. Franchise adalah suatu pengendalian usaha di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat menjual produk atau jasa perusahaan tersebut dengan aturan yang ditetapkan oleh franchisor.

Paham Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise? Kenapa Enggak!

Usaha franchise yakni taktik pemasaran yang bertujuan memaksimalkan jaringan bisnis dan memenuhi kebutuhan konsumen. Definisi lainnya ialah suatu wujud kerja sama yang diikuti kesepakatan bahwa franchisor (pemilik franchise) memberikan izin atau hak terhadap franchisee buat memakai hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan sistem operasional bisnis yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberikan imbalan biaya dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan biaya lain terhadap franchisor.

Franchise adalah suatu format bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam membikin kesepakatan jual beli hak monopoli untuk menjalankan usaha (franchise). Kerja sama ini kebanyakan dengan suport awal seperti pemilihan lokasi, rencana bangunan, pembelian perlengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengontrolan kwalitas, riset, nasehat hukum, dan sumber-sumber permodalan.

Paham Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise? Kenapa Enggak!

Menurut versi pemerintah Indonesia waralaba adalah perikatan di mana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan/atau menerapkan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan syarat yang ditentukan oleh pihak lain tersebut dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise mencakup merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Selanjutnya, yang dimaksud dengan terobosan atau ciri khas usaha contohnya sistem manajemen, sistem penjualan, siasat perapihan, atau strategi distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Paham Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise? Kenapa Enggak!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menyatakan bahwa waralaba yakni hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap system bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang udah teruji sukses dan dapat dimanfaatkan dan/atau diterapkan oleh pihak lain menurut kemufakatan franchise. Pada peraturan tersebut, bisa dimengerti bahwa yang memiliki hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau kreatifitas ciri khas bisnis lalu dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang memanfaatkan hak atas kekayaan intelektual itu adalah franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba adalah suatu system pendistribusian barang atau jasa pada pembeli akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberikan hak pada individu atau perusahaan buat menjalankan usaha dengan merk, nama, system, mekanisme, dan cara-cara yang udah diatur sebelumnya dalam bentang waktu tertentu mencakup zona tertentu.

Paham Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise? Kenapa Enggak!

Franchise yakni system distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat mendapat hak memasarkan produk atau jasa yang kebanyakan menggunakan bentuk dan sistem usaha yang telah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mendeskripsikan franchise sebagai ikatan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab memelihara kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dilaksanakan oleh franchisee, umpamanya lewat pelatihan, di bawah merk dagang yang sama, serta wujud dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau area franchisee menginvestasikan pada usaha itu dari sumber dananya sendiri.

Paham Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise? Kenapa Enggak!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengemukakan bahwa waralaba yaitu satu lisensi merek dari pemilik yang memperbolehkan orang lain buat memasarkan produk atau jasa atas nama merek itu.

David J. Kaufmann mendeskripsikan franchising sebagai satu teknik pemasaran dan distribusi yang dilaksanakan oleh lembaga bisnis kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah biaya, serta hak kepada jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Paham Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise? Kenapa Enggak!

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise yaitu satu kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang diberikan pada orang lain (franchisee) buat memanfaatkan barang (merk) itu pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mengartikan franchise sebagai usaha yang memberi laba atau profit betul-betul istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang artinya ‘profit’.

Demikian info tentang Paham Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise? Kenapa Enggak!, kami harap post ini bermanfaat untuk kawan-kawan semua. Mohon postingan ini disebarluaskan agar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *