Paham Definisi Waralaba? Mengapa Engga!

By | September 17, 2018

Topik kita kali ini yaitu Paham Definisi Waralaba? Mengapa Engga!. Di Indonesia, kata franchise diterjemahkan sebagai “waralaba” (wara maknanya lebih, dan laba berarti untung). Jadi, waralaba artinya ‘lebih untung’. Waralaba adalah pemberian sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) kepada pihak lain sebagai penerima franchise.

Paham Definisi  Waralaba? Mengapa Engga!

Dengan kata lain, franchise merupakan pengontrolan usaha dengan cara penyerahan hak pemanfaatan merk dagang oleh franchisor pada pihak independen atau franchisee buat menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kemufakatan. Di samping itu, franchisee pun diberikan wewenang untuk membuka usaha dan mengimplementasikan keseluruhan sistim usahanya dengan memanfaatkan merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise merupakan teknik memperluas jaringan bisnis dengan memasarkan merek disertai konsep standar yang berlaku bagi seluruh franchisee dalam mengaplikasikan bisnis. Franchise yakni suatu pola kemitraan bisnis yang dipunyai oleh perusahaan yang mempunyai merk dagang terkenal, serta sistem manajemen, keuangan, dan marketing yang telah mantap. Franchise yakni suatu kontrol bisnis di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat menjual produk atau jasa perusahaan tersebut dengan aturan yang diatur oleh franchisor.

Paham Definisi Waralaba? Mengapa Engga!

Usaha franchise ialah cara marketing yang bertujuan memaksimalkan network bisnis dan memenuhi keperluan pembeli. Pengertian lainnya merupakan suatu wujud kerja sama yang diikuti kesepakatan bahwa franchisor (pemilik franchise) memberikan izin atau hak pada franchisee untuk memanfaatkan hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan sistem operasional bisnis yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberi balasan fee dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan fee lain kepada franchisor.

Waralaba adalah suatu bentuk usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melakukan perjanjian jual beli hak monopoli buat menjalankan bisnis (waralaba). Kerja sama ini umumnya dengan dukungan awal seperti pemilihan lokasi, rencana bangunan, pembelian perlengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengontrolan kualitas, riset, bimbingan peraturan, dan sumber-sumber permodalan.

Paham Definisi Waralaba? Mengapa Engga!

Menurut versi pemerintah Indonesia waralaba merupakan persekutuan di mana salah satu pihak diberi hak memanfaatkan dan/atau mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan persyaratan yang ditetapkan oleh pihak lain tersebut dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba mencakup merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Selanjutnya, yang dimaksud dengan inovasi atau ciri khas bisnis umpamanya sistim manajemen, strategi penjualan, siasat perapihan, atau taktik distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Paham Definisi Waralaba? Mengapa Engga!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengungkapkan bahwa waralaba adalah hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistim bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang sudah terbukti sukses dan bisa dimanfaatkan dan/atau diterapkan oleh pihak lain menurut perjanjian waralaba. Pada regulasi itu, bisa dipahami bahwa yang punya hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau temuan ciri khas bisnis kemudian dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual itu yakni franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba yakni suatu sistem pendistribusian barang atau jasa kepada pembeli akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberikan hak kepada individu atau perusahaan buat mengoperasikan usaha dengan merek, nama, system, mekanisme, dan upaya-upaya yang telah ditentukan sebelumnya dalam rentang waktu tertentu meliputi area tertentu.

Paham Definisi Waralaba? Mengapa Engga!

Franchise adalah sistim distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk menerima hak memasarkan produk atau jasa yang biasanya memanfaatkan bentuk dan system bisnis yang telah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika mendeskripsikan waralaba sebagai jalinan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab memelihara kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dilaksanakan oleh franchisee, contohnya melalui pelatihan, di bawah merk dagang yang sama, serta format dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau tempat franchisee menginvestasikan pada usaha tersebut dari sumber dananya sendiri.

Paham Definisi Waralaba? Mengapa Engga!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengatakan bahwa waralaba ialah satu lisensi merek dari pemilik yang memperkenankan orang lain buat menjual barang atau service atas nama merek tersebut.

David J. Kaufmann mengartikan franchising sebagai satu cara marketing dan distribusi yang dilaksanakan oleh lembaga bisnis kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah fee, serta hak terhadap jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Paham Definisi Waralaba? Mengapa Engga!

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise adalah sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang diberi pada orang lain (franchisee) buat menerapkan barang (merek) itu pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mengartikan franchise sebagai usaha yang memberi laba atau profit sangat istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang berarti ‘profit’.

Sekian informasi tentang Paham Definisi Waralaba? Mengapa Engga!, kami harap postingan ini membantu kawan-kawan semua. Mohon postingan ini dibagikan biar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *