Paham Definisi Usaha Waralaba? Kenapa Enggak!

By | April 13, 2018

Sekarang kami akan jelaskan mengenai Paham Definisi Usaha Waralaba? Kenapa Enggak!. Di Indonesia, kata franchise diartikan sebagai “waralaba” (wara berarti lebih, dan laba artinya untung). Jadi, waralaba maknanya ‘lebih untung’. Waralaba merupakan penyerahan sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) kepada pihak lain sebagai penerima franchise.

Paham Definisi Usaha Waralaba? Kenapa Enggak!

Dengan kata lain, waralaba yakni pengendalian usaha dengan sistim penyerahan hak penerapan merk dagang oleh franchisor terhadap pihak independen atau franchisee buat memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kesepakatan. Selain itu, franchisee pun diberikan kewenangan buat membuka usaha dan menjalankan keseluruhan sistem usahanya dengan menerapkan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise ialah metode memperluas network usaha dengan memasarkan merek disertai konsep standar yang berlaku bagi seluruh franchisee dalam mengerjakan bisnis. Waralaba yaitu satu pola kemitraan usaha yang dimiliki oleh perusahaan yang mempunyai merk dagang kondang, serta sistem manajemen, keuangan, dan pemasaran yang telah mantap. Franchise ialah suatu kontrol usaha di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat memasarkan produk atau jasa perusahaan tersebut dengan aturan yang ditentukan oleh franchisor.

Paham Definisi Usaha Waralaba? Kenapa Enggak!

Usaha franchise ialah metode marketing yang bertujuan memaksimalkan network bisnis dan memenuhi keperluan pelanggan. Definisi lainnya merupakan suatu bentuk kerja sama yang diikuti kesepakatan bahwa franchisor (pemilik franchise) memberi ijin atau hak kepada franchisee untuk memanfaatkan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan sistem operasional bisnis yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberikan balasan fee dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan biaya lain kepada franchisor.

Franchise yaitu suatu wujud usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melakukan kontrak jual beli hak monopoli untuk menjalankan usaha (franchise). Kerja sama ini lazimnya dengan suport awal seperti pemilihan lokasi, rencana bangunan, pembelian kelengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengaturan kwalitas, riset, pengarahan regulasi, dan sumber-sumber permodalan.

Paham Definisi Usaha Waralaba? Kenapa Enggak!

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia waralaba yaitu kontrak di mana salah satu pihak diberi hak memanfaatkan dan/atau memakai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dimiliki pihak lain dengan suatu balasan berdasarkan persyaratan yang ditentukan oleh pihak lain tersebut dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba mencakup merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Berikutnya, yang dimaksud dengan temuan atau ciri khas bisnis misalnya sistim manajemen, teknik penjualan, teknik pembenahan, atau metode distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Paham Definisi Usaha Waralaba? Kenapa Enggak!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengemukakan bahwa franchise adalah hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap system bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang telah terbukti sukses dan dapat dimanfaatkan dan/atau digunakan oleh pihak lain berdasarkan kontrak waralaba. Pada regulasi itu, dapat dipahami bahwa yang punya hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau temuan ciri khas usaha selanjutnya dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang menggunakan hak atas kekayaan intelektual tersebut ialah franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba adalah suatu sistim pendistribusian barang atau jasa pada konsumen akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberikan hak kepada individu atau perusahaan untuk melakukan usaha dengan merek, nama, system, mekanisme, dan upaya-upaya yang udah diatur sebelumnya dalam rentang waktu tertentu meliputi kawasan tertentu.

Paham Definisi Usaha Waralaba? Kenapa Enggak!

Franchise yakni sistem distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk menerima hak memasarkan produk atau jasa yang kebanyakan memakai bentuk dan sistim bisnis yang telah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika menginterpretasikan franchise sebagai relasi kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban memperhatikan kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dijalankan oleh franchisee, contohnya melalui training, di bawah merek dagang yang sama, serta bentuk dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau daerah franchisee menanamkan investasi pada usaha itu dari sumber dananya sendiri.

Paham Definisi Usaha Waralaba? Kenapa Enggak!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengemukakan bahwa franchise merupakan sebuah lisensi merk dari pemilik yang menyetujui orang lain untuk menjual barang atau jasa atas nama merek tersebut.

David J. Kaufmann mendefinisikan franchising sebagai satu siasat marketing dan distribusi yang dilaksanakan oleh institusi bisnis kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah biaya, serta hak kepada jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Paham Definisi Usaha Waralaba? Kenapa Enggak!

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba ialah satu kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang dikasih pada orang lain (franchisee) untuk menggunakan barang (merk) itu pada usahanya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) menginterpretasikan waralaba sebagai bisnis yang memberikan laba atau keuntungan amat istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang berarti ‘keuntungan’.

Sekian informasi tentang Paham Definisi Usaha Waralaba? Kenapa Enggak!, semoga artikel ini bermanfaat untuk sahabat semua. Kami berharap artikel ini disebarluaskan agar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *