Paham Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Enggak!

By | September 12, 2018

Pada kesempatan ini kami akan bahas berkaitan dengan Paham Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Enggak!. Di Indonesia, kata franchise ditafsirkan sebagai “waralaba” (wara bermanka lebih, dan laba bermanka untung). Jadi, waralaba maknanya ‘lebih untung’. Waralaba yaitu penyerahan sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) kepada pihak lain sebagai penerima waralaba.

Paham Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Enggak!

Dengan kata lain, waralaba yaitu pengaturan usaha dengan sistem penyerahan hak penerapan merk dagang oleh franchisor terhadap pihak independen atau franchisee untuk menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi perjanjian. Di samping itu, franchisee pun dikasih kewenangan untuk membuka bisnis dan mengimplementasikan keseluruhan sistim bisnisnya dengan memakai merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba yaitu teknik memperluas network bisnis dengan menjual merk disertai konsep standar yang berlaku untuk semua franchisee dalam mengaplikasikan bisnis. Franchise merupakan satu pola kemitraan bisnis yang dimiliki oleh perorangan yang mempunyai merek dagang kondang, serta sistim manajemen, keuangan, dan pemasaran yang sudah mantap. Franchise merupakan suatu pengaturan bisnis di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk memasarkan produk atau jasa perusahaan tersebut dengan aturan yang ditentukan oleh franchisor.

Paham Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Enggak!

Usaha franchise adalah siasat pemasaran yang bertujuan mengembangkan network usaha dan memenuhi keperluan pelanggan. Pengertian lainnya merupakan suatu bentuk kerja sama yang diikuti persetujuan bahwa franchisor (pemilik franchise) memberikan izin atau hak terhadap franchisee buat menggunakan hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan sistim operasional bisnis yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberikan balasan fee dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan fee lain pada franchisor.

Waralaba adalah satu bentuk bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melaksanakan perjanjian jual beli hak monopoli untuk mengendalikan usaha (waralaba). Kerja sama ini umumnya dengan dukungan awal seperti pemilihan lokasi, rencana bangunan, pembelian perlengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengendalian kualitas, riset, tuntunan peraturan, dan sumber-sumber permodalan.

Paham Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Enggak!

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia waralaba yaitu kontrak di mana salah satu pihak diberi hak memanfaatkan dan/atau mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan menurut syarat yang diatur oleh pihak lain tersebut dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise mencakup merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Kemudian, yang dimaksud dengan terobosan atau ciri khas usaha contohnya sistem manajemen, metode penjualan, system penataan, atau taktik distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Paham Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Enggak!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menjelaskan bahwa franchise yakni hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistim bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang udah terbukti sukses dan dapat dimanfaatkan dan/atau diterapkan oleh pihak lain berdasarkan persetujuan franchise. Pada aturan itu, dapat dipahami bahwa yang mempunyai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau penemuan ciri khas bisnis lalu disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang menggunakan hak atas kekayaan intelektual itu yaitu franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise adalah satu sistim pendistribusian barang atau jasa pada pelanggan akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberi hak pada individu atau perusahaan buat melaksanakan usaha dengan merk, nama, system, prosedur, dan taktik-taktik yang udah ditetapkan sebelumnya dalam rentang waktu tertentu mencakup daerah tertentu.

Paham Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Enggak!

Waralaba yakni system distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapatkan hak menjual produk atau jasa yang kebanyakan memanfaatkan format dan system bisnis yang udah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika mengartikan waralaba sebagai hubungan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban mempertahankan kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dilakukan oleh franchisee, contohnya melalui pelatihan, di bawah merek dagang yang sama, serta bentuk dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau daerah franchisee menginvestasikan pada bisnis itu dari sumber dananya sendiri.

Paham Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Enggak!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengemukakan bahwa franchise yaitu sebuah lisensi merek dari pemilik yang memperbolehkan orang lain buat memasarkan produk atau jasa atas nama merek itu.

David J. Kaufmann mendefinisikan franchising sebagai satu teknik pemasaran dan distribusi yang dikerjakan oleh lembaga bisnis kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah biaya, serta hak pada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Paham Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Enggak!

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba yakni sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang dikasih kepada orang lain (franchisee) buat menggunakan barang (merk) tersebut pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendeskripsikan franchise sebagai bisnis yang memberi laba atau keuntungan betul-betul istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang artinya ‘profit’.

Sekian info perihal Paham Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Enggak!, kami harap post kali ini berguna untuk sahabat semua. Kami berharap postingan ini disebarluaskan supaya semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *