Paham Definisi Usaha Franchise? Kenapa Enggak!

By | Mei 28, 2018

Di artikel ini kami akan jelaskan berkaitan dengan Paham Definisi Usaha Franchise? Kenapa Enggak!. Di Indonesia, kata franchise ditafsirkan sebagai “waralaba” (wara maknanya lebih, dan laba bermanka untung). Jadi, waralaba bermanka ‘lebih untung’. Franchise yakni penyerahan sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) pada pihak lain sebagai penerima franchise.

Paham Definisi Usaha Franchise? Kenapa Enggak!

Dengan kata lain, waralaba yakni kontrol usaha dengan sistim pemberian hak penggunaan merk dagang oleh franchisor terhadap pihak independen atau franchisee untuk menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kesepakatan. Di samping itu, franchisee juga diberikan hak untuk membuka bisnis dan mengoperasikan keseluruhan system bisnisnya dengan memakai merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba adalah strategi memperluas network usaha dengan menjual merk disertai konsep standar yang berlaku buat semua franchisee dalam mengaplikasikan usaha. Waralaba merupakan satu pola kemitraan usaha yang dimiliki oleh perorangan yang memiliki merek dagang populer, serta sistem manajemen, keuangan, dan marketing yang udah mantap. Waralaba ialah suatu pengontrolan bisnis di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat menjual produk atau jasa perusahaan itu dengan aturan yang ditentukan oleh franchisor.

Paham Definisi Usaha Franchise? Kenapa Enggak!

Usaha franchise adalah teknik marketing yang bertujuan meluaskan network bisnis dan memenuhi keperluan konsumen. Pengertian lainnya ialah suatu bentuk kerja sama yang diikuti persetujuan bahwa franchisor (pemilik franchise) memberi izin atau hak pada franchisee buat menerapkan hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan sistim operasional bisnis yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberikan balasan biaya dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan fee lain pada franchisor.

Franchise ialah satu format usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melaksanakan kemufakatan jual beli hak monopoli untuk mengendalikan usaha (waralaba). Kerja sama ini biasanya dengan suport awal seperti pemilihan tempat, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengontrolan mutu, riset, tuntunan hukum, dan sumber-sumber permodalan.

Paham Definisi Usaha Franchise? Kenapa Enggak!

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia franchise yaitu persekutuan di mana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan/atau menerapkan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dipunyai pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan syarat yang ditetapkan oleh pihak lain itu dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba mencakup merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Kemudian, yang dimaksud dengan inovasi atau ciri khas bisnis contohnya sistim manajemen, teknik penjualan, cara penataan, atau taktik distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Paham Definisi Usaha Franchise? Kenapa Enggak!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menjelaskan bahwa waralaba adalah hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistim bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang sudah teruji sukses dan dapat dimanfaatkan dan/atau digunakan oleh pihak lain menurut persetujuan franchise. Pada aturan tersebut, bisa dipahami bahwa yang mempunyai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau terobosan ciri khas usaha lalu dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang menerapkan hak atas kekayaan intelektual itu ialah franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise ialah satu system pendistribusian barang atau jasa kepada pelanggan akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberikan hak terhadap individu atau perusahaan untuk mengadakan bisnis dengan merek, nama, sistim, mekanisme, dan teknik-teknik yang sudah ditentukan sebelumnya dalam bentang waktu tertentu meliputi daerah tertentu.

Paham Definisi Usaha Franchise? Kenapa Enggak!

Franchise yakni system distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat mendapatkan hak menjual produk atau jasa yang lazimnya menggunakan bentuk dan sistem bisnis yang udah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mengartikan franchise sebagai relasi kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab menjaga kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dilaksanakan oleh franchisee, contohnya melewati pelatihan, di bawah merk dagang yang sama, serta format dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau area franchisee menanamkan investasi pada bisnis tersebut dari sumber dananya sendiri.

Paham Definisi Usaha Franchise? Kenapa Enggak!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengemukakan bahwa waralaba yakni satu lisensi merek dari pemilik yang mengizinkan orang lain buat memasarkan barang atau jasa atas nama merek itu.

David J. Kaufmann mendeskripsikan franchising sebagai satu sistim pemasaran dan distribusi yang dilakukan oleh institusi bisnis kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah biaya, serta hak pada jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Paham Definisi Usaha Franchise? Kenapa Enggak!

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise yakni satu kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang dikasih pada orang lain (franchisee) untuk memakai barang (merek) itu pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) menginterpretasikan waralaba sebagai usaha yang memberikan laba atau profit betul-betul istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang berarti ‘keuntungan’.

Sekian info perihal Paham Definisi Usaha Franchise? Kenapa Enggak!, semoga artikel kali ini membantu Anda. Mohon post ini diviralkan biar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *