Paham Definisi Usaha Franchise atau Waralaba? Why Not!

By | Juni 14, 2018

Topik kita kali ini yakni Paham Definisi Usaha Franchise atau Waralaba? Why Not!. Di Indonesia, kata franchise diartikan sebagai “waralaba” (wara bermanka lebih, dan laba berarti untung). Jadi, waralaba maknanya ‘lebih untung’. Waralaba yakni penyerahan sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) kepada pihak lain sebagai penerima franchise.

Paham Definisi Usaha Franchise atau Waralaba? Why Not!

Dengan kata lain, waralaba adalah penguasaan usaha dengan metode pemberian hak penggunaan merek dagang oleh franchisor kepada pihak independen atau franchisee untuk memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi negosiasi. Selain itu, franchisee juga diberikan wewenang untuk membuka usaha dan menjalankan keseluruhan sistem bisnisnya dengan menerapkan merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise ialah upaya memperluas network usaha dengan menjual merek disertai konsep standar yang berlaku bagi seluruh franchisee dalam melakukan bisnis. Waralaba ialah satu pola kemitraan bisnis yang dimiliki oleh perusahaan yang punya merek dagang kondang, serta system manajemen, financial, dan pemasaran yang telah mantap. Waralaba adalah suatu kontrol bisnis di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat memasarkan produk atau jasa perusahaan tersebut dengan peraturan yang diatur oleh franchisor.

Paham Definisi Usaha Franchise atau Waralaba? Why Not!

Bisnis waralaba adalah metode marketing yang bertujuan membangun network bisnis dan memenuhi keperluan konsumen. Pengertian lainnya adalah suatu wujud kerja sama yang diikuti negosiasi bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberikan ijin atau hak pada franchisee buat menggunakan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan sistem operasional bisnis yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberi balasan fee dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan biaya lain terhadap franchisor.

Waralaba adalah satu wujud usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melangsungkan kontrak jual beli hak monopoli untuk menyelenggarakan bisnis (franchise). Kerja sama ini biasanya dengan dorongan awal seperti pemilihan lokasi, rencana bangunan, pembelian perlengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengendalian kualitas, riset, bimbingan hukum, dan sumber-sumber permodalan.

Paham Definisi Usaha Franchise atau Waralaba? Why Not!

Menurut versi pemerintah Indonesia waralaba merupakan perserikatan di mana salah satu pihak dikasih hak memanfaatkan dan/atau mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dipunyai pihak lain dengan suatu balasan berdasarkan persyaratan yang ditentukan oleh pihak lain tersebut dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba meliputi merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Lalu, yang dimaksud dengan kreatifitas atau ciri khas usaha contohnya sistim manajemen, siasat penjualan, sistem pembenahan, atau sistim distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Paham Definisi Usaha Franchise atau Waralaba? Why Not!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menjelaskan bahwa waralaba adalah hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap system bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang sudah terbukti berhasil dan bisa dimanfaatkan dan/atau digunakan oleh pihak lain berdasarkan kesepakatan franchise. Pada aturan tersebut, bisa dipahami bahwa yang memiliki hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau penemuan ciri khas usaha lalu disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang memakai hak atas kekayaan intelektual tersebut yaitu franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba yaitu satu system pendistribusian barang atau jasa pada pelanggan akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberi hak terhadap individu atau perusahaan untuk menunaikan bisnis dengan merek, nama, system, prosedur, dan kiat-kiat yang sudah ditentukan sebelumnya dalam bentang waktu tertentu meliputi zona tertentu.

Paham Definisi Usaha Franchise atau Waralaba? Why Not!

Franchise merupakan system distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat mendapatkan hak memasarkan produk atau jasa yang lazimnya memanfaatkan format dan sistim usaha yang sudah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mendeskripsikan franchise sebagai relasi kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab memelihara kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dijalankan oleh franchisee, misalnya melalui pelatihan, di bawah merk dagang yang sama, serta wujud dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau area franchisee menginvestasikan pada usaha itu dari sumber dananya sendiri.

Paham Definisi Usaha Franchise atau Waralaba? Why Not!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menyatakan bahwa waralaba yaitu satu lisensi merek dari pemilik yang menyetujui orang lain buat menjual produk atau service atas nama merek itu.

David J. Kaufmann menginterpretasikan franchising sebagai satu sistem marketing dan distribusi yang dikerjakan oleh lembaga usaha kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah biaya, serta hak kepada jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Paham Definisi Usaha Franchise atau Waralaba? Why Not!

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise ialah satu kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang diberikan kepada orang lain (franchisee) untuk memanfaatkan barang (merek) tersebut pada usahanya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mengartikan waralaba sebagai usaha yang memberi laba atau profit amat sangat istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang artinya ‘profit’.

Demikian info seputar Paham Definisi Usaha Franchise atau Waralaba? Why Not!, kami harap postingan kali ini bermanfaat buat Anda. Tolong postingan ini dibagikan biar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *