Paham Definisi Franchise? Kenapa Tidak!

By | Juli 14, 2018

Topik kita sekarang adalah Paham Definisi Franchise? Kenapa Tidak!. Di Indonesia, kata franchise diartikan sebagai “waralaba” (wara artinya lebih, dan laba artinya untung). Jadi, waralaba berarti ‘lebih untung’. Waralaba adalah penyerahan sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) terhadap pihak lain sebagai penerima franchise.

Paham Definisi  Franchise? Kenapa Tidak!

Dengan kata lain, waralaba ialah pengontrolan bisnis dengan system pemberian hak pemanfaatan merk dagang oleh franchisor kepada pihak independen atau franchisee untuk menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kontrak. Selain itu, franchisee pun diberikan kewenangan buat membuka usaha dan menjalankan keseluruhan sistim usahanya dengan mengaplikasikan merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba adalah siasat memperluas network bisnis dengan memasarkan merek disertai konsep standar yang berlaku buat semua franchisee dalam mengerjakan bisnis. Waralaba adalah satu pola kemitraan bisnis yang dimiliki oleh perusahaan yang punya merk dagang kenamaan, serta system manajemen, keuangan, dan marketing yang sudah mantap. Franchise yakni suatu kontrol bisnis di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk memasarkan produk atau jasa perusahaan itu dengan peraturan yang diatur oleh franchisor.

Paham Definisi Franchise? Kenapa Tidak!

Usaha waralaba adalah sistem pemasaran yang bertujuan mengoptimalkan jaringan usaha dan memenuhi kebutuhan pelanggan. Pengertian lainnya merupakan suatu wujud kerja sama yang diikuti negosiasi bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberi ijin atau hak kepada franchisee buat menerapkan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan sistim operasional bisnis yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberikan imbalan biaya dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan biaya lain terhadap franchisor.

Waralaba merupakan satu wujud usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam membikin perjanjian jual beli hak monopoli buat menjalankan bisnis (waralaba). Kerja sama ini biasanya dengan suport awal seperti pemilihan daerah, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, kontrol kualitas, riset, pengarahan regulasi, dan sumber-sumber permodalan.

Paham Definisi Franchise? Kenapa Tidak!

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia franchise yaitu perserikatan di mana salah satu pihak diberi hak memanfaatkan dan/atau menerapkan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dipunyai pihak lain dengan suatu imbalan menurut persyaratan yang ditetapkan oleh pihak lain tersebut dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise meliputi merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Selanjutnya, yang dimaksud dengan temuan atau ciri khas bisnis contohnya system manajemen, cara penjualan, sistim pemberesan, atau sistim distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Paham Definisi Franchise? Kenapa Tidak!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengungkapkan bahwa waralaba yaitu hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap system bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang sudah terbukti sukses dan dapat dimanfaatkan dan/atau dipakai oleh pihak lain menurut persetujuan franchise. Pada regulasi itu, bisa dipahami bahwa yang memiliki hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau temuan ciri khas usaha selanjutnya disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang menerapkan hak atas kekayaan intelektual itu yaitu franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise yaitu satu system pendistribusian barang atau jasa pada konsumen akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberikan hak kepada individu atau perusahaan untuk mengoperasikan usaha dengan merek, nama, sistim, mekanisme, dan siasat-siasat yang sudah ditetapkan sebelumnya dalam jangka waktu tertentu mencakup area tertentu.

Paham Definisi Franchise? Kenapa Tidak!

Franchise ialah system distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk menerima hak memasarkan produk atau jasa yang kebanyakan memakai bentuk dan system bisnis yang telah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika menginterpretasikan franchise sebagai relasi kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban memelihara kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dikerjakan oleh franchisee, misalnya lewat training, di bawah merk dagang yang sama, serta format dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau tempat franchisee menanamkan investasi pada bisnis itu dari sumber dananya sendiri.

Paham Definisi Franchise? Kenapa Tidak!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menyatakan bahwa franchise yaitu sebuah lisensi merk dari pemilik yang menyetujui orang lain buat memasarkan produk atau service atas nama merek itu.

David J. Kaufmann mendeskripsikan franchising sebagai satu cara pemasaran dan distribusi yang dijalankan oleh institusi bisnis kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah fee, serta hak pada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Paham Definisi Franchise? Kenapa Tidak!

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise ialah satu kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang diberi kepada orang lain (franchisee) untuk mengaplikasikan barang (merk) tersebut pada usahanya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) menginterpretasikan waralaba sebagai usaha yang memberikan laba atau profit amat sangat istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang artinya ‘profit’.

Demikian informasi perihal Paham Definisi Franchise? Kenapa Tidak!, kami harap post ini mencerahkan kalian. Kami berharap post ini dishare biar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *