Paham Definisi Bisnis Waralaba? Mengapa Tidak!

By | April 14, 2018

Topik kita sekarang adalah Paham Definisi Bisnis Waralaba? Mengapa Tidak!. Di Indonesia, kata franchise diartikan sebagai “waralaba” (wara maknanya lebih, dan laba maknanya untung). Jadi, waralaba bermanka ‘lebih untung’. Waralaba merupakan penyerahan sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) terhadap pihak lain sebagai penerima franchise.

Paham Definisi Bisnis Waralaba? Mengapa Tidak!

Dengan kata lain, franchise ialah kontrol usaha dengan system pemberian hak pemakaian nama dagang oleh franchisor pada pihak independen atau franchisee buat memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi persetujuan. Di samping itu, franchisee pun diberi wewenang buat membuka usaha dan mengaplikasikan keseluruhan sistim bisnisnya dengan mengaplikasikan merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise yaitu teknik memperluas jaringan usaha dengan memasarkan merek disertai konsep standar yang berlaku buat seluruh franchisee dalam menjalankan usaha. Waralaba adalah satu pola kemitraan bisnis yang dipunyai oleh perorangan yang punya merek dagang kondang, serta system manajemen, financial, dan pemasaran yang udah mantap. Franchise adalah suatu pengaturan bisnis di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat menjual produk atau jasa perusahaan itu dengan aturan yang diatur oleh franchisor.

Paham Definisi Bisnis Waralaba? Mengapa Tidak!

Usaha franchise ialah taktik marketing yang bertujuan melebarkan jaringan usaha dan memenuhi keperluan konsumen. Pengertian lainnya adalah suatu wujud kerja sama yang diikuti kontrak bahwa franchisor (pemilik franchise) memberikan izin atau hak kepada franchisee buat menggunakan hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan sistem operasional usaha yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberikan imbalan fee dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan fee lain kepada franchisor.

Waralaba yaitu suatu wujud usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam membuat kontrak jual beli hak monopoli untuk mengendalikan bisnis (franchise). Kerja sama ini kebanyakan dengan suport awal seperti pemilihan lokasi, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, penguasaan kwalitas, riset, nasehat peraturan, dan sumber-sumber permodalan.

Paham Definisi Bisnis Waralaba? Mengapa Tidak!

Menurut versi pemerintah Indonesia waralaba merupakan perserikatan di mana salah satu pihak dikasih hak memanfaatkan dan/atau mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dipunyai pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan persyaratan yang diatur oleh pihak lain itu dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise mencakup merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Berikutnya, yang dimaksud dengan temuan atau ciri khas usaha misalnya sistem manajemen, taktik penjualan, strategi penataan, atau metode distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Paham Definisi Bisnis Waralaba? Mengapa Tidak!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengemukakan bahwa waralaba ialah hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistim bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang udah terbukti berhasil dan dapat dimanfaatkan dan/atau diaplikasikan oleh pihak lain berdasarkan kontrak waralaba. Pada peraturan itu, bisa dimengerti bahwa yang mempunyai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau terobosan ciri khas usaha selanjutnya disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang menerapkan hak atas kekayaan intelektual tersebut yaitu franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise ialah suatu sistim pendistribusian barang atau jasa kepada pelanggan akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberikan hak terhadap individu atau perusahaan untuk melangsungkan bisnis dengan merek, nama, system, mekanisme, dan siasat-siasat yang udah ditetapkan sebelumnya dalam bentang waktu tertentu mencakup zona tertentu.

Paham Definisi Bisnis Waralaba? Mengapa Tidak!

Franchise adalah sistem distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapat hak menjual produk atau jasa yang umumnya menggunakan bentuk dan system bisnis yang sudah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mengartikan waralaba sebagai jalinan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab memperhatikan kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dilakukan oleh franchisee, contohnya melalui training, di bawah merk dagang yang sama, serta format dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau tempat franchisee menanamkan investasi pada usaha tersebut dari sumber dananya sendiri.

Paham Definisi Bisnis Waralaba? Mengapa Tidak!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menyatakan bahwa waralaba adalah sebuah lisensi merek dari pemilik yang menyetujui orang lain buat memasarkan barang atau service atas nama merek itu.

David J. Kaufmann mendeskripsikan franchising sebagai sebuah strategi pemasaran dan distribusi yang dilaksanakan oleh institusi usaha kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah biaya, serta hak pada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Paham Definisi Bisnis Waralaba? Mengapa Tidak!

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise adalah satu kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang diberikan pada orang lain (franchisee) untuk menerapkan barang (merek) tersebut pada usahanya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mengartikan waralaba sebagai bisnis yang memberi laba atau keuntungan amat sangat istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang berarti ‘profit’.

Demikian informasi seputar Paham Definisi Bisnis Waralaba? Mengapa Tidak!, kami harap postingan ini bermanfaat untuk kalian. Tolong post ini dibagikan biar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *