Paham Definisi Bisnis Waralaba? Mengapa Enggak!

By | Januari 10, 2019

Topik kita kali ini ialah Paham Definisi Bisnis Waralaba? Mengapa Enggak!. Di Indonesia, kata franchise diartikan sebagai “waralaba” (wara berarti lebih, dan laba artinya untung). Jadi, waralaba bermanka ‘lebih untung’. Waralaba yakni pemberian sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) kepada pihak lain sebagai penerima waralaba.

Paham Definisi Bisnis Waralaba? Mengapa Enggak!

Dengan kata lain, franchise adalah kontrol bisnis dengan metode pemberian hak pengaplikasian merek dagang oleh franchisor pada pihak independen atau franchisee untuk memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kontrak. Di samping itu, franchisee juga diberikan hak untuk membuka bisnis dan menjalankan keseluruhan system bisnisnya dengan menerapkan merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise ialah strategi memperluas network bisnis dengan memasarkan merek disertai konsep standar yang berlaku buat seluruh franchisee dalam mengaplikasikan usaha. Franchise ialah suatu pola kemitraan bisnis yang dimiliki oleh perusahaan yang mempunyai merek dagang kenamaan, serta sistim manajemen, financial, dan pemasaran yang sudah mantap. Waralaba ialah suatu penguasaan bisnis di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat menjual produk atau jasa perusahaan tersebut dengan aturan yang ditentukan oleh franchisor.

Paham Definisi Bisnis Waralaba? Mengapa Enggak!

Bisnis franchise yakni taktik pemasaran yang bertujuan meluaskan network usaha dan memenuhi kebutuhan pelanggan. Pengertian lainnya adalah suatu wujud kerja sama yang diikuti persetujuan bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberikan izin atau hak pada franchisee buat memakai hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan sistim operasional bisnis yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberi imbalan fee dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan biaya lain pada franchisor.

Franchise yaitu suatu format bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melakukan kesepakatan jual beli hak monopoli untuk menjalankan bisnis (franchise). Kerja sama ini biasanya dengan dorongan awal seperti pemilihan tempat, rencana bangunan, pembelian perlengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, kontrol kwalitas, riset, pengarahan aturan, dan sumber-sumber permodalan.

Paham Definisi Bisnis Waralaba? Mengapa Enggak!

Menurut versi pemerintah Indonesia waralaba adalah kontrak di mana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan/atau menerapkan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dipunyai pihak lain dengan suatu imbalan menurut prasyarat yang diatur oleh pihak lain tersebut dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba meliputi merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Lalu, yang dimaksud dengan penemuan atau ciri khas usaha umpamanya sistim manajemen, teknik penjualan, siasat penataan, atau siasat distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Paham Definisi Bisnis Waralaba? Mengapa Enggak!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menjelaskan bahwa franchise yakni hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap system bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang telah teruji sukses dan dapat dimanfaatkan dan/atau digunakan oleh pihak lain berdasarkan kontrak franchise. Pada regulasi tersebut, bisa dipahami bahwa yang punya hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau kreatifitas ciri khas bisnis selanjutnya dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual tersebut yaitu franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba yakni suatu sistim pendistribusian barang atau jasa pada konsumen akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberikan hak kepada individu atau perusahaan untuk mengoperasikan bisnis dengan merk, nama, system, mekanisme, dan strategi-strategi yang udah ditetapkan sebelumnya dalam jangka waktu tertentu meliputi kawasan tertentu.

Paham Definisi Bisnis Waralaba? Mengapa Enggak!

Waralaba ialah sistim distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat mendapatkan hak menjual produk atau jasa yang umumnya menggunakan wujud dan sistem bisnis yang telah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mengartikan waralaba sebagai hubungan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab mempertahankan kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dikerjakan oleh franchisee, misalnya melewati training, di bawah merk dagang yang sama, serta wujud dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau kawasan franchisee menanamkan investasi pada usaha itu dari sumber dananya sendiri.

Paham Definisi Bisnis Waralaba? Mengapa Enggak!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menjelaskan bahwa franchise merupakan sebuah lisensi merk dari pemilik yang memperkenankan orang lain buat memasarkan produk atau jasa atas nama merk itu.

David J. Kaufmann mendefinisikan franchising sebagai satu taktik pemasaran dan distribusi yang dikerjakan oleh lembaga bisnis kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah fee, serta hak kepada jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Paham Definisi Bisnis Waralaba? Mengapa Enggak!

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba adalah sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang dikasih pada orang lain (franchisee) buat mengaplikasikan barang (merk) itu pada usahanya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) menginterpretasikan waralaba sebagai bisnis yang memberi laba atau keuntungan sungguh-sungguh istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang artinya ‘profit’.

Demikian info seputar Paham Definisi Bisnis Waralaba? Mengapa Enggak!, kami harap post ini membantu kalian. Mohon artikel ini disebarluaskan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *