Paham Definisi Bisnis Waralaba? Kenapa Tidak!

By | April 4, 2018

Pembahasan kita kali ini ialah Paham Definisi Bisnis Waralaba? Kenapa Tidak!. Di Indonesia, kata franchise diterjemahkan sebagai “waralaba” (wara artinya lebih, dan laba berarti untung). Jadi, waralaba artinya ‘lebih untung’. Waralaba merupakan penyerahan sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) terhadap pihak lain sebagai penerima waralaba.

Paham Definisi Bisnis Waralaba? Kenapa Tidak!

Dengan kata lain, waralaba ialah penguasaan bisnis dengan cara pemberian hak pemanfaatan nama dagang oleh franchisor pada pihak independen atau franchisee untuk memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi perjanjian. Selain itu, franchisee juga diberikan wewenang untuk membuka usaha dan mengaplikasikan keseluruhan sistim bisnisnya dengan menerapkan merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise ialah siasat memperluas jaringan bisnis dengan menjual merk disertai konsep standar yang berlaku untuk semua franchisee dalam mengimplementasikan bisnis. Waralaba yakni suatu pola kemitraan bisnis yang dipunyai oleh perusahaan yang mempunyai merk dagang ternama, serta sistem manajemen, financial, dan pemasaran yang sudah mantap. Franchise yakni suatu pengendalian bisnis di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat memasarkan produk atau jasa perusahaan itu dengan peraturan yang ditetapkan oleh franchisor.

Paham Definisi Bisnis Waralaba? Kenapa Tidak!

Bisnis waralaba adalah teknik pemasaran yang bertujuan mengoptimalkan jaringan usaha dan memenuhi kebutuhan pelanggan. Pengertian lainnya merupakan suatu wujud kerja sama yang diikuti negosiasi bahwa franchisor (pemilik franchise) memberikan ijin atau hak kepada franchisee untuk menggunakan hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan system operasional usaha yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberikan balasan biaya dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan fee lain kepada franchisor.

Waralaba ialah suatu format usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melaksanakan perjanjian jual beli hak monopoli buat menjalankan bisnis (waralaba). Kerja sama ini kebanyakan dengan support awal seperti pemilihan daerah, rencana bangunan, pembelian perlengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengendalian mutu, riset, nasihat peraturan, dan sumber-sumber permodalan.

Paham Definisi Bisnis Waralaba? Kenapa Tidak!

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia franchise yakni perikatan di mana salah satu pihak diberi hak memanfaatkan dan/atau memakai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dimiliki pihak lain dengan suatu balasan berdasarkan syarat yang ditetapkan oleh pihak lain tersebut dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba mencakup merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Lalu, yang dimaksud dengan temuan atau ciri khas bisnis contohnya sistim manajemen, sistim penjualan, system perapihan, atau siasat distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Paham Definisi Bisnis Waralaba? Kenapa Tidak!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengatakan bahwa waralaba ialah hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap system bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang telah teruji berhasil dan dapat dimanfaatkan dan/atau dipakai oleh pihak lain berdasarkan kemufakatan franchise. Pada peraturan tersebut, bisa dipahami bahwa yang memiliki hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau inovasi ciri khas bisnis selanjutnya dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang memanfaatkan hak atas kekayaan intelektual tersebut yaitu franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba adalah suatu system pendistribusian barang atau jasa kepada konsumen akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberi hak pada individu atau perusahaan untuk menunaikan bisnis dengan merk, nama, sistem, mekanisme, dan metode-metode yang udah diatur sebelumnya dalam bentang waktu tertentu mencakup zona tertentu.

Paham Definisi Bisnis Waralaba? Kenapa Tidak!

Waralaba merupakan sistem distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapat hak memasarkan produk atau jasa yang biasanya memakai wujud dan sistem usaha yang sudah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika menginterpretasikan waralaba sebagai jalinan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban memperhatikan kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dikerjakan oleh franchisee, misalnya melewati training, di bawah merk dagang yang sama, serta format dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau kawasan franchisee menanamkan investasi pada bisnis itu dari sumber dananya sendiri.

Paham Definisi Bisnis Waralaba? Kenapa Tidak!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengatakan bahwa waralaba yakni sebuah lisensi merek dari pemilik yang menyetujui orang lain buat memasarkan barang atau jasa atas nama merk itu.

David J. Kaufmann mengartikan franchising sebagai satu cara pemasaran dan distribusi yang dijalankan oleh institusi usaha kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah fee, serta hak kepada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Paham Definisi Bisnis Waralaba? Kenapa Tidak!

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise ialah satu kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang diberikan pada orang lain (franchisee) untuk menerapkan barang (merk) itu pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) menginterpretasikan franchise sebagai bisnis yang memberikan laba atau keuntungan sungguh-sungguh istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang artinya ‘profit’.

Demikian informasi seputar Paham Definisi Bisnis Waralaba? Kenapa Tidak!, kami harap artikel kali ini mencerahkan kalian. Mohon artikel ini dishare biar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *