Paham Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise? Mengapa Tidak!

By | Januari 3, 2019

Pembahasan kita sekarang adalah Paham Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise? Mengapa Tidak!. Di Indonesia, kata franchise diartikan sebagai “waralaba” (wara bermanka lebih, dan laba artinya untung). Jadi, waralaba artinya ‘lebih untung’. Franchise merupakan pemberian sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) kepada pihak lain sebagai penerima franchise.

Paham Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise? Mengapa Tidak!

Dengan kata lain, franchise yaitu pengendalian usaha dengan metode pemberian hak pemakaian merek dagang oleh franchisor kepada pihak independen atau franchisee untuk menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kesepakatan. Di samping itu, franchisee pun diberi wewenang buat membuka usaha dan memakai keseluruhan system usahanya dengan memanfaatkan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise yaitu sistem memperluas network usaha dengan menjual merk disertai konsep standar yang berlaku untuk seluruh franchisee dalam mengimplementasikan usaha. Franchise adalah suatu pola kemitraan bisnis yang dipunyai oleh perorangan yang punya merk dagang ternama, serta sistem manajemen, keuangan, dan pemasaran yang udah mantap. Waralaba merupakan suatu pengontrolan bisnis di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat memasarkan produk atau jasa perusahaan tersebut dengan peraturan yang diatur oleh franchisor.

Paham Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise? Mengapa Tidak!

Bisnis franchise yaitu sistem pemasaran yang bertujuan melebarkan jaringan bisnis dan memenuhi keperluan konsumen. Definisi lainnya ialah suatu wujud kerja sama yang diikuti kesepakatan bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberi izin atau hak kepada franchisee untuk menggunakan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan sistim operasional bisnis yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberi imbalan fee dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan biaya lain pada franchisor.

Franchise adalah satu wujud usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melangsungkan kemufakatan jual beli hak monopoli buat menjalankan bisnis (franchise). Kerja sama ini biasanya dengan suport awal seperti pemilihan tempat, rencana bangunan, pembelian perlengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengontrolan mutu, riset, pengarahan peraturan, dan sumber-sumber permodalan.

Paham Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise? Mengapa Tidak!

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia waralaba yaitu perikatan di mana salah satu pihak diberi hak memanfaatkan dan/atau menerapkan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dipunyai pihak lain dengan suatu balasan menurut prasyarat yang ditentukan oleh pihak lain itu dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba meliputi merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Kemudian, yang dimaksud dengan penemuan atau ciri khas usaha contohnya system manajemen, cara penjualan, cara perapihan, atau sistim distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Paham Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise? Mengapa Tidak!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengemukakan bahwa waralaba merupakan hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap system bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang sudah teruji berhasil dan dapat dimanfaatkan dan/atau dipakai oleh pihak lain berdasarkan perjanjian waralaba. Pada regulasi itu, bisa dimengerti bahwa yang memiliki hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau terobosan ciri khas bisnis lalu disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual tersebut yaitu franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba ialah suatu system pendistribusian barang atau jasa kepada pelanggan akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberikan hak terhadap individu atau perusahaan untuk mengerjakan usaha dengan merk, nama, sistim, mekanisme, dan metode-metode yang telah diatur sebelumnya dalam rentang waktu tertentu meliputi kawasan tertentu.

Paham Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise? Mengapa Tidak!

Franchise adalah sistem distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat menerima hak menjual produk atau jasa yang kebanyakan memakai bentuk dan system bisnis yang udah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika mendeskripsikan waralaba sebagai ikatan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban melindungi kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dilakukan oleh franchisee, umpamanya lewat training, di bawah merk dagang yang sama, serta format dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau kawasan franchisee menginvestasikan pada bisnis itu dari sumber dananya sendiri.

Paham Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise? Mengapa Tidak!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menyatakan bahwa franchise yakni sebuah lisensi merk dari pemilik yang mengizinkan orang lain buat memasarkan barang atau jasa atas nama merek itu.

David J. Kaufmann menginterpretasikan franchising sebagai sebuah metode pemasaran dan distribusi yang dijalankan oleh institusi usaha kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah fee, serta hak kepada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Paham Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise? Mengapa Tidak!

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise yakni sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang dikasih kepada orang lain (franchisee) buat menggunakan barang (merek) itu pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendeskripsikan waralaba sebagai bisnis yang memberi laba atau keuntungan benar-benar istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang berarti ‘profit’.

Demikian info perihal Paham Definisi Bisnis Waralaba atau Franchise? Mengapa Tidak!, semoga postingan ini bermanfaat buat teman-teman semua. Tolong artikel ini disebarluaskan supaya semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *