Paham Definisi Bisnis Franchise? Mengapa Enggak!

By | Januari 16, 2019

Pada kesempatan ini kami akan ulas mengenai Paham Definisi Bisnis Franchise? Mengapa Enggak!. Di Indonesia, kata franchise diartikan sebagai “waralaba” (wara maknanya lebih, dan laba artinya untung). Jadi, waralaba bermanka ‘lebih untung’. Franchise yaitu pemberian sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) pada pihak lain sebagai penerima franchise.

Paham Definisi Bisnis Franchise? Mengapa Enggak!

Dengan kata lain, franchise merupakan pengaturan usaha dengan cara pemberian hak penerapan merk dagang oleh franchisor pada pihak independen atau franchisee buat memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi persetujuan. Selain itu, franchisee pun dikasih hak buat membuka usaha dan melakukan keseluruhan sistim usahanya dengan mengaplikasikan merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise yaitu cara memperluas jaringan bisnis dengan menjual merk disertai konsep standar yang berlaku buat seluruh franchisee dalam mengerjakan usaha. Waralaba yaitu suatu pola kemitraan usaha yang dipunyai oleh perusahaan yang memiliki merek dagang terkenal, serta sistim manajemen, financial, dan marketing yang udah mantap. Waralaba ialah suatu pengaturan usaha di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk memasarkan produk atau jasa perusahaan itu dengan peraturan yang diatur oleh franchisor.

Paham Definisi Bisnis Franchise? Mengapa Enggak!

Bisnis waralaba yaitu strategi marketing yang bertujuan melebarkan network usaha dan memenuhi kebutuhan pelanggan. Pengertian lainnya yakni suatu format kerja sama yang diikuti perjanjian bahwa franchisor (pemilik franchise) memberikan ijin atau hak kepada franchisee untuk menggunakan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan system operasional bisnis yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberi imbalan fee dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan fee lain terhadap franchisor.

Waralaba yakni satu format usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melakukan kemufakatan jual beli hak monopoli untuk menyelenggarakan usaha (waralaba). Kerja sama ini kebanyakan dengan support awal seperti pemilihan lokasi, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengendalian kualitas, riset, tuntunan hukum, dan sumber-sumber permodalan.

Paham Definisi Bisnis Franchise? Mengapa Enggak!

Menurut versi pemerintah Indonesia waralaba adalah perikatan di mana salah satu pihak dikasih hak memanfaatkan dan/atau menerapkan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dipunyai pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan syarat yang diatur oleh pihak lain itu dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise meliputi merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Selanjutnya, yang dimaksud dengan kreatifitas atau ciri khas bisnis umpamanya sistem manajemen, sistim penjualan, sistem pemberesan, atau strategi distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Paham Definisi Bisnis Franchise? Mengapa Enggak!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menyatakan bahwa franchise yaitu hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistem bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang telah terbukti sukses dan bisa dimanfaatkan dan/atau dipakai oleh pihak lain berdasarkan negosiasi franchise. Pada regulasi itu, dapat dimengerti bahwa yang punya hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau terobosan ciri khas usaha selanjutnya dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang memakai hak atas kekayaan intelektual tersebut yaitu franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba yakni suatu sistem pendistribusian barang atau jasa pada pembeli akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberikan hak kepada individu atau perusahaan untuk mengadakan usaha dengan merek, nama, sistim, mekanisme, dan siasat-siasat yang sudah ditentukan sebelumnya dalam jangka waktu tertentu meliputi kawasan tertentu.

Paham Definisi Bisnis Franchise? Mengapa Enggak!

Franchise merupakan sistem distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat menerima hak menjual produk atau jasa yang kebanyakan memanfaatkan wujud dan sistim usaha yang sudah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika menginterpretasikan franchise sebagai jalinan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban mempertahankan kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dijalankan oleh franchisee, misalnya melewati pelatihan, di bawah merek dagang yang sama, serta wujud dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau tempat franchisee menginvestasikan pada usaha itu dari sumber dananya sendiri.

Paham Definisi Bisnis Franchise? Mengapa Enggak!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menerangkan bahwa franchise yaitu sebuah lisensi merk dari pemilik yang menyetujui orang lain untuk menjual barang atau jasa atas nama merek tersebut.

David J. Kaufmann mendeskripsikan franchising sebagai satu siasat pemasaran dan distribusi yang dilakukan oleh institusi usaha kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah fee, serta hak terhadap jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Paham Definisi Bisnis Franchise? Mengapa Enggak!

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise adalah sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang diberi pada orang lain (franchisee) buat memakai barang (merk) tersebut pada usahanya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendeskripsikan waralaba sebagai usaha yang memberi laba atau keuntungan sungguh-sungguh istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang berarti ‘keuntungan’.

Sekian informasi mengenai Paham Definisi Bisnis Franchise? Mengapa Enggak!, semoga post ini berguna buat Anda. Tolong artikel ini diviralkan biar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *