Mengetahui Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba? Mengapa Tidak!

By | November 5, 2018

Pembahasan kita kali ini yakni Mengetahui Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba? Mengapa Tidak!. Di Indonesia, kata franchise ditafsirkan sebagai “waralaba” (wara artinya lebih, dan laba bermanka untung). Jadi, waralaba artinya ‘lebih untung’. Waralaba yakni pemberian sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) pada pihak lain sebagai penerima franchise.

Mengetahui Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba? Mengapa Tidak!

Dengan kata lain, waralaba merupakan penguasaan usaha dengan metode penyerahan hak pengaplikasian merek dagang oleh franchisor pada pihak independen atau franchisee buat menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi negosiasi. Selain itu, franchisee pun diberi hak untuk membuka usaha dan mengoperasikan keseluruhan system bisnisnya dengan memanfaatkan merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise merupakan strategi memperluas jaringan bisnis dengan menjual merek disertai konsep standar yang berlaku untuk seluruh franchisee dalam mengoperasikan bisnis. Waralaba merupakan suatu pola kemitraan usaha yang dimiliki oleh perusahaan yang punya merek dagang populer, serta sistem manajemen, keuangan, dan pemasaran yang sudah mantap. Franchise ialah suatu pengontrolan usaha di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk menjual produk atau jasa perusahaan tersebut dengan peraturan yang diatur oleh franchisor.

Mengetahui Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba? Mengapa Tidak!

Bisnis franchise merupakan upaya pemasaran yang bertujuan meluaskan network usaha dan memenuhi kebutuhan pembeli. Definisi lainnya merupakan suatu format kerja sama yang diikuti kemufakatan bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberikan ijin atau hak terhadap franchisee buat memanfaatkan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan sistem operasional bisnis yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberikan imbalan biaya dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan fee lain pada franchisor.

Waralaba yakni suatu wujud usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam membuat kemufakatan jual beli hak monopoli buat menjalankan bisnis (waralaba). Kerja sama ini lazimnya dengan bantuan awal seperti pemilihan tempat, rencana bangunan, pembelian perlengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengontrolan kwalitas, riset, nasehat peraturan, dan sumber-sumber permodalan.

Mengetahui Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba? Mengapa Tidak!

Menurut versi pemerintah Indonesia waralaba yaitu perikatan di mana salah satu pihak diberi hak memanfaatkan dan/atau menerapkan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dimiliki pihak lain dengan suatu balasan berdasarkan persyaratan yang ditetapkan oleh pihak lain itu dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise mencakup merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Selanjutnya, yang dimaksud dengan inovasi atau ciri khas usaha umpamanya sistem manajemen, system penjualan, taktik pembenahan, atau sistem distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Mengetahui Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba? Mengapa Tidak!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengemukakan bahwa franchise yakni hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistem bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang sudah terbukti berhasil dan dapat dimanfaatkan dan/atau diterapkan oleh pihak lain berdasarkan negosiasi franchise. Pada regulasi itu, bisa dipahami bahwa yang memiliki hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau penemuan ciri khas usaha selanjutnya dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang menerapkan hak atas kekayaan intelektual itu ialah franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise yakni satu system pendistribusian barang atau jasa kepada pelanggan akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberikan hak kepada individu atau perusahaan buat mengadakan bisnis dengan merk, nama, system, prosedur, dan strategi-strategi yang sudah ditetapkan sebelumnya dalam bentang waktu tertentu mencakup kawasan tertentu.

Mengetahui Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba? Mengapa Tidak!

Franchise merupakan system distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat mendapat hak menjual produk atau jasa yang biasanya memanfaatkan bentuk dan sistim usaha yang telah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika mengartikan franchise sebagai ikatan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab memperhatikan kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dijalankan oleh franchisee, contohnya melewati training, di bawah merk dagang yang sama, serta wujud dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau area franchisee menanamkan investasi pada usaha itu dari sumber dananya sendiri.

Mengetahui Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba? Mengapa Tidak!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menerangkan bahwa franchise merupakan sebuah lisensi merk dari pemilik yang memperkenankan orang lain buat menjual produk atau service atas nama merk tersebut.

David J. Kaufmann mengartikan franchising sebagai sebuah cara pemasaran dan distribusi yang dijalankan oleh institusi bisnis kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah biaya, serta hak terhadap jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Mengetahui Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba? Mengapa Tidak!

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba adalah sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang diberikan pada orang lain (franchisee) untuk menerapkan barang (merk) tersebut pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendeskripsikan franchise sebagai usaha yang memberikan laba atau keuntungan amat istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang artinya ‘profit’.

Sekian informasi mengenai Mengetahui Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba? Mengapa Tidak!, semoga postingan kali ini berguna untuk kalian. Kami berharap artikel ini disebarluaskan supaya semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *