Mengetahui Pengertian Franchise? Mengapa Enggak!

By | Februari 8, 2019

Topik kita kali ini adalah Mengetahui Pengertian Franchise? Mengapa Enggak!. Di Indonesia, kata franchise diterjemahkan sebagai “waralaba” (wara artinya lebih, dan laba bermanka untung). Jadi, waralaba berarti ‘lebih untung’. Franchise ialah penyerahan sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) terhadap pihak lain sebagai penerima franchise.

Mengetahui Pengertian  Franchise? Mengapa Enggak!

Dengan kata lain, waralaba yaitu kontrol bisnis dengan sistem pemberian hak pemakaian merek dagang oleh franchisor kepada pihak independen atau franchisee buat memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi negosiasi. Selain itu, franchisee pun diberi kewenangan buat membuka usaha dan mempraktikkan keseluruhan sistem usahanya dengan mengaplikasikan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise yaitu siasat memperluas network bisnis dengan menjual merek disertai konsep standar yang berlaku untuk semua franchisee dalam melakukan usaha. Franchise yakni suatu pola kemitraan usaha yang dipunyai oleh perusahaan yang punya merk dagang terkenal, serta sistem manajemen, keuangan, dan marketing yang sudah mantap. Franchise adalah suatu kontrol bisnis di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk menjual produk atau jasa perusahaan tersebut dengan aturan yang diatur oleh franchisor.

Mengetahui Pengertian Franchise? Mengapa Enggak!

Usaha franchise ialah strategi pemasaran yang bertujuan mengembangkan network usaha dan memenuhi kebutuhan pembeli. Definisi lainnya adalah suatu wujud kerja sama yang diikuti kontrak bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberikan izin atau hak kepada franchisee untuk memakai hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan system operasional bisnis yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberi imbalan fee dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan biaya lain pada franchisor.

Waralaba yakni suatu format bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melakukan kesepakatan jual beli hak monopoli buat menjalankan bisnis (waralaba). Kerja sama ini kebanyakan dengan bantuan awal seperti pemilihan daerah, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengontrolan mutu, riset, pengarahan hukum, dan sumber-sumber permodalan.

Mengetahui Pengertian Franchise? Mengapa Enggak!

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia waralaba merupakan perikatan di mana salah satu pihak dikasih hak memanfaatkan dan/atau memakai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dipunyai pihak lain dengan suatu balasan berdasarkan prasyarat yang ditetapkan oleh pihak lain itu dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise meliputi merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Selanjutnya, yang dimaksud dengan inovasi atau ciri khas bisnis contohnya system manajemen, taktik penjualan, sistem penataan, atau metode distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Mengetahui Pengertian Franchise? Mengapa Enggak!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menjelaskan bahwa franchise adalah hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistem bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang telah terbukti sukses dan bisa dimanfaatkan dan/atau diterapkan oleh pihak lain berdasarkan kesepakatan waralaba. Pada peraturan itu, dapat dipahami bahwa yang punya hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau temuan ciri khas bisnis kemudian disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang memakai hak atas kekayaan intelektual tersebut adalah franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba yaitu satu system pendistribusian barang atau jasa kepada pembeli akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberikan hak terhadap individu atau perusahaan untuk mengoperasikan bisnis dengan merek, nama, sistim, mekanisme, dan teknik-teknik yang udah ditentukan sebelumnya dalam rentang waktu tertentu mencakup area tertentu.

Mengetahui Pengertian Franchise? Mengapa Enggak!

Franchise ialah system distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapat hak memasarkan produk atau jasa yang lazimnya menggunakan bentuk dan sistem usaha yang udah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mendeskripsikan waralaba sebagai hubungan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban melindungi kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dilaksanakan oleh franchisee, umpamanya melalui pelatihan, di bawah merek dagang yang sama, serta bentuk dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau area franchisee menginvestasikan pada usaha tersebut dari sumber dananya sendiri.

Mengetahui Pengertian Franchise? Mengapa Enggak!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengungkapkan bahwa franchise ialah sebuah lisensi merek dari pemilik yang membolehkan orang lain buat menjual barang atau service atas nama merk itu.

David J. Kaufmann mengartikan franchising sebagai satu sistem marketing dan distribusi yang dikerjakan oleh lembaga usaha kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah fee, serta hak kepada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Mengetahui Pengertian Franchise? Mengapa Enggak!

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise ialah satu kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang diberi kepada orang lain (franchisee) buat mengaplikasikan barang (merk) itu pada usahanya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mengartikan franchise sebagai usaha yang memberi laba atau keuntungan betul-betul istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang artinya ‘profit’.

Sekian info terkait dengan Mengetahui Pengertian Franchise? Mengapa Enggak!, semoga artikel ini mencerahkan teman-teman semua. Kami berharap postingan ini diviralkan agar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *