Mengetahui Pengertian Franchise atau Waralaba? Kenapa Enggak!

By | Februari 6, 2019

Pada kesempatan ini kami akan jelaskan mengenai Mengetahui Pengertian Franchise atau Waralaba? Kenapa Enggak!. Di Indonesia, kata franchise diartikan sebagai “waralaba” (wara bermanka lebih, dan laba maknanya untung). Jadi, waralaba berarti ‘lebih untung’. Franchise yakni penyerahan sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) kepada pihak lain sebagai penerima waralaba.

Mengetahui Pengertian  Franchise atau Waralaba? Kenapa Enggak!

Dengan kata lain, franchise ialah kontrol bisnis dengan system penyerahan hak pemanfaatan nama dagang oleh franchisor kepada pihak independen atau franchisee buat memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kesepakatan. Di samping itu, franchisee juga diberi kewenangan untuk membuka bisnis dan melaksanakan keseluruhan system usahanya dengan memanfaatkan merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba yakni sistem memperluas network bisnis dengan memasarkan merek disertai konsep standar yang berlaku untuk semua franchisee dalam mengoperasikan usaha. Waralaba adalah suatu pola kemitraan bisnis yang dipunyai oleh perusahaan yang mempunyai merek dagang ternama, serta system manajemen, financial, dan marketing yang sudah mantap. Franchise merupakan suatu pengendalian bisnis di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat memasarkan produk atau jasa perusahaan tersebut dengan peraturan yang ditetapkan oleh franchisor.

Mengetahui Pengertian Franchise atau Waralaba? Kenapa Enggak!

Bisnis franchise merupakan metode pemasaran yang bertujuan mengembangkan jaringan bisnis dan memenuhi keperluan pelanggan. Definisi lainnya yaitu suatu bentuk kerja sama yang diikuti kontrak bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberi ijin atau hak kepada franchisee untuk memakai hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan system operasional usaha yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberi imbalan fee dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan biaya lain pada franchisor.

Waralaba adalah satu format bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam membuat persetujuan jual beli hak monopoli untuk menyelenggarakan usaha (waralaba). Kerja sama ini lazimnya dengan bantuan awal seperti pemilihan tempat, rencana bangunan, pembelian kelengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengendalian mutu, riset, bimbingan peraturan, dan sumber-sumber permodalan.

Mengetahui Pengertian Franchise atau Waralaba? Kenapa Enggak!

Menurut versi pemerintah Indonesia franchise ialah perikatan di mana salah satu pihak dikasih hak memanfaatkan dan/atau mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dimiliki pihak lain dengan suatu balasan berdasarkan syarat yang diatur oleh pihak lain itu dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise mencakup merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Selanjutnya, yang dimaksud dengan temuan atau ciri khas bisnis contohnya sistem manajemen, teknik penjualan, taktik perapihan, atau teknik distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Mengetahui Pengertian Franchise atau Waralaba? Kenapa Enggak!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menerangkan bahwa waralaba ialah hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap system bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang udah teruji berhasil dan bisa dimanfaatkan dan/atau diterapkan oleh pihak lain menurut negosiasi franchise. Pada aturan itu, bisa dipahami bahwa yang punya hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau inovasi ciri khas bisnis lalu dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang memanfaatkan hak atas kekayaan intelektual tersebut adalah franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise adalah suatu sistim pendistribusian barang atau jasa pada pelanggan akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberi hak kepada individu atau perusahaan buat melaksanakan bisnis dengan merk, nama, sistem, prosedur, dan metode-metode yang telah ditetapkan sebelumnya dalam bentang waktu tertentu meliputi daerah tertentu.

Mengetahui Pengertian Franchise atau Waralaba? Kenapa Enggak!

Waralaba ialah sistem distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat mendapat hak menjual produk atau jasa yang kebanyakan memakai bentuk dan sistem bisnis yang telah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika mengartikan franchise sebagai ikatan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban menjaga kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dilaksanakan oleh franchisee, contohnya lewat pelatihan, di bawah merk dagang yang sama, serta wujud dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau kawasan franchisee menanamkan investasi pada usaha tersebut dari sumber dananya sendiri.

Mengetahui Pengertian Franchise atau Waralaba? Kenapa Enggak!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengemukakan bahwa franchise ialah satu lisensi merk dari pemilik yang membolehkan orang lain untuk memasarkan barang atau jasa atas nama merek itu.

David J. Kaufmann mendefinisikan franchising sebagai sebuah strategi pemasaran dan distribusi yang dijalankan oleh institusi usaha kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah biaya, serta hak terhadap jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Mengetahui Pengertian Franchise atau Waralaba? Kenapa Enggak!

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise yaitu sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang dikasih kepada orang lain (franchisee) buat memanfaatkan barang (merek) itu pada usahanya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendefinisikan waralaba sebagai bisnis yang memberikan laba atau profit sungguh-sungguh istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang artinya ‘profit’.

Demikian informasi seputar Mengetahui Pengertian Franchise atau Waralaba? Kenapa Enggak!, kami harap postingan ini berguna untuk kawan-kawan semua. Kami berharap post ini dishare supaya semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *