Mengetahui Definisi Usaha Waralaba? Kenapa Enggak!

By | Januari 30, 2019

Di postingan ini kami akan jelaskan tentang Mengetahui Definisi Usaha Waralaba? Kenapa Enggak!. Di Indonesia, kata franchise diterjemahkan sebagai “waralaba” (wara berarti lebih, dan laba berarti untung). Jadi, waralaba maknanya ‘lebih untung’. Franchise merupakan penyerahan sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) kepada pihak lain sebagai penerima franchise.

Mengetahui Definisi Usaha Waralaba? Kenapa Enggak!

Dengan kata lain, waralaba yaitu pengendalian usaha dengan sistem penyerahan hak pemakaian merk dagang oleh franchisor pada pihak independen atau franchisee untuk menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi negosiasi. Selain itu, franchisee pun diberi kewenangan untuk membuka bisnis dan mengaplikasikan keseluruhan system usahanya dengan memakai merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise yaitu sistem memperluas network bisnis dengan menjual merk disertai konsep standar yang berlaku bagi seluruh franchisee dalam mengoperasikan usaha. Franchise adalah suatu pola kemitraan bisnis yang dimiliki oleh perusahaan yang mempunyai merk dagang terkenal, serta sistim manajemen, financial, dan marketing yang sudah mantap. Waralaba yakni suatu kontrol bisnis di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk memasarkan produk atau jasa perusahaan tersebut dengan aturan yang ditetapkan oleh franchisor.

Mengetahui Definisi Usaha Waralaba? Kenapa Enggak!

Bisnis franchise merupakan strategi marketing yang bertujuan meluaskan jaringan usaha dan memenuhi kebutuhan pelanggan. Definisi lainnya ialah suatu bentuk kerja sama yang diikuti kemufakatan bahwa franchisor (pemilik franchise) memberi ijin atau hak kepada franchisee buat memanfaatkan hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan sistem operasional usaha yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberi imbalan fee dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan fee lain pada franchisor.

Waralaba ialah suatu wujud usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam mengadakan perjanjian jual beli hak monopoli buat menyelenggarakan usaha (waralaba). Kerja sama ini kebanyakan dengan dorongan awal seperti pemilihan lokasi, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengendalian kualitas, riset, bimbingan hukum, dan sumber-sumber permodalan.

Mengetahui Definisi Usaha Waralaba? Kenapa Enggak!

Menurut versi pemerintah Indonesia franchise ialah persekutuan di mana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan/atau memakai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan menurut persyaratan yang diatur oleh pihak lain tersebut dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise meliputi merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Berikutnya, yang dimaksud dengan temuan atau ciri khas usaha misalnya system manajemen, metode penjualan, taktik penataan, atau system distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Mengetahui Definisi Usaha Waralaba? Kenapa Enggak!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengatakan bahwa waralaba adalah hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistem bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang sudah teruji berhasil dan bisa dimanfaatkan dan/atau diterapkan oleh pihak lain menurut perjanjian franchise. Pada aturan tersebut, dapat dipahami bahwa yang memiliki hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau kreatifitas ciri khas bisnis lalu disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual tersebut yakni franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise adalah satu system pendistribusian barang atau jasa kepada pelanggan akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberi hak pada individu atau perusahaan buat mengerjakan usaha dengan merek, nama, system, prosedur, dan cara-cara yang udah diatur sebelumnya dalam rentang waktu tertentu mencakup daerah tertentu.

Mengetahui Definisi Usaha Waralaba? Kenapa Enggak!

Franchise ialah sistim distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapatkan hak menjual produk atau jasa yang lazimnya memanfaatkan bentuk dan sistim bisnis yang telah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika mengartikan waralaba sebagai jalinan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab melindungi kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dijalankan oleh franchisee, umpamanya lewat pelatihan, di bawah merk dagang yang sama, serta wujud dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau tempat franchisee menanamkan investasi pada bisnis tersebut dari sumber dananya sendiri.

Mengetahui Definisi Usaha Waralaba? Kenapa Enggak!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengemukakan bahwa waralaba adalah satu lisensi merk dari pemilik yang mengizinkan orang lain buat menjual produk atau service atas nama merek itu.

David J. Kaufmann menginterpretasikan franchising sebagai sebuah metode marketing dan distribusi yang dijalankan oleh lembaga bisnis kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah fee, serta hak kepada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Mengetahui Definisi Usaha Waralaba? Kenapa Enggak!

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba merupakan sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang dikasih pada orang lain (franchisee) buat mengaplikasikan barang (merek) tersebut pada usahanya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) menginterpretasikan waralaba sebagai usaha yang memberi laba atau keuntungan sangat istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang artinya ‘keuntungan’.

Demikian info terkait dengan Mengetahui Definisi Usaha Waralaba? Kenapa Enggak!, kami harap post ini bermanfaat buat Anda. Mohon postingan ini diviralkan supaya semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *