Mengetahui Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Engga!

By | Maret 13, 2019

Di artikel ini kami akan jelaskan perihal Mengetahui Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Engga!. Di Indonesia, kata franchise diterjemahkan sebagai “waralaba” (wara bermanka lebih, dan laba maknanya untung). Jadi, waralaba bermanka ‘lebih untung’. Waralaba yakni penyerahan sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) terhadap pihak lain sebagai penerima waralaba.

Mengetahui Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Engga!

Dengan kata lain, franchise ialah pengaturan usaha dengan cara pemberian hak pemakaian merk dagang oleh franchisor terhadap pihak independen atau franchisee untuk memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi negosiasi. Di samping itu, franchisee juga diberikan hak buat membuka bisnis dan menjalankan keseluruhan system bisnisnya dengan menggunakan merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba ialah metode memperluas jaringan usaha dengan menjual merk disertai konsep standar yang berlaku untuk semua franchisee dalam mengoperasikan usaha. Franchise ialah satu pola kemitraan usaha yang dimiliki oleh perusahaan yang memiliki merek dagang terkenal, serta system manajemen, keuangan, dan pemasaran yang telah mantap. Waralaba ialah suatu pengendalian bisnis di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat memasarkan produk atau jasa perusahaan tersebut dengan peraturan yang ditetapkan oleh franchisor.

Mengetahui Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Engga!

Usaha franchise merupakan metode marketing yang bertujuan memaksimalkan jaringan bisnis dan memenuhi keperluan pembeli. Pengertian lainnya merupakan suatu wujud kerja sama yang diikuti perjanjian bahwa franchisor (pemilik franchise) memberi izin atau hak terhadap franchisee buat menggunakan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan sistim operasional bisnis yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberikan imbalan fee dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan fee lain pada franchisor.

Waralaba yakni suatu wujud usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melaksanakan persetujuan jual beli hak monopoli untuk menyelenggarakan usaha (franchise). Kerja sama ini lazimnya dengan dorongan awal seperti pemilihan daerah, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengendalian kualitas, riset, bimbingan peraturan, dan sumber-sumber permodalan.

Mengetahui Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Engga!

Menurut versi pemerintah Indonesia franchise adalah kontrak di mana salah satu pihak dikasih hak memanfaatkan dan/atau memakai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan menurut syarat yang diatur oleh pihak lain itu dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba mencakup merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Lalu, yang dimaksud dengan kreatifitas atau ciri khas bisnis contohnya sistem manajemen, teknik penjualan, strategi perapihan, atau sistem distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Mengetahui Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Engga!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengemukakan bahwa franchise merupakan hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistem bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang udah terbukti berhasil dan dapat dimanfaatkan dan/atau digunakan oleh pihak lain menurut negosiasi franchise. Pada regulasi itu, dapat dipahami bahwa yang punya hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau temuan ciri khas bisnis kemudian disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang menerapkan hak atas kekayaan intelektual tersebut yakni franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba yakni suatu sistem pendistribusian barang atau jasa pada pelanggan akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberikan hak pada individu atau perusahaan buat menjalankan usaha dengan merk, nama, system, mekanisme, dan metode-metode yang udah diatur sebelumnya dalam rentang waktu tertentu meliputi area tertentu.

Mengetahui Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Engga!

Waralaba adalah sistim distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat menerima hak menjual produk atau jasa yang biasanya menerapkan wujud dan sistim usaha yang telah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika menginterpretasikan franchise sebagai ikatan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban menjaga kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dijalankan oleh franchisee, contohnya melalui pelatihan, di bawah merk dagang yang sama, serta bentuk dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau kawasan franchisee menginvestasikan pada bisnis itu dari sumber dananya sendiri.

Mengetahui Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Engga!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menjelaskan bahwa franchise adalah satu lisensi merk dari pemilik yang memperbolehkan orang lain buat menjual barang atau service atas nama merk tersebut.

David J. Kaufmann mendefinisikan franchising sebagai satu system marketing dan distribusi yang dilaksanakan oleh lembaga usaha kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah biaya, serta hak terhadap akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Mengetahui Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Engga!

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise adalah satu kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang diberi pada orang lain (franchisee) untuk menerapkan barang (merk) itu pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendeskripsikan franchise sebagai usaha yang memberikan laba atau keuntungan betul-betul istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang artinya ‘profit’.

Sekian informasi mengenai Mengetahui Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Engga!, kami harap post kali ini bermanfaat buat kalian. Kami berharap artikel ini disebarluaskan biar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *