Mengetahui Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Kenapa Engga!

By | Januari 28, 2019

Di postingan ini kami akan jelaskan berkaitan dengan Mengetahui Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Kenapa Engga!. Di Indonesia, kata franchise diterjemahkan sebagai “waralaba” (wara maknanya lebih, dan laba bermanka untung). Jadi, waralaba artinya ‘lebih untung’. Waralaba ialah penyerahan sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) pada pihak lain sebagai penerima franchise.

Mengetahui Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Kenapa Engga!

Dengan kata lain, waralaba yakni pengaturan usaha dengan sistim pemberian hak penggunaan merek dagang oleh franchisor pada pihak independen atau franchisee untuk menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kesepakatan. Di samping itu, franchisee juga diberi kewenangan untuk membuka usaha dan menerapkan keseluruhan sistem bisnisnya dengan menggunakan merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise merupakan taktik memperluas network usaha dengan memasarkan merk disertai konsep standar yang berlaku buat seluruh franchisee dalam mempraktikkan usaha. Franchise yaitu suatu pola kemitraan usaha yang dipunyai oleh perorangan yang mempunyai merk dagang kondang, serta sistim manajemen, keuangan, dan marketing yang telah mantap. Waralaba adalah suatu pengontrolan usaha di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat menjual produk atau jasa perusahaan itu dengan aturan yang diatur oleh franchisor.

Mengetahui Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Kenapa Engga!

Usaha waralaba yaitu strategi marketing yang bertujuan mengoptimalkan network usaha dan memenuhi kebutuhan pembeli. Pengertian lainnya yakni suatu bentuk kerja sama yang diikuti perjanjian bahwa franchisor (pemilik franchise) memberi izin atau hak kepada franchisee buat memakai hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan sistim operasional bisnis yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberikan imbalan fee dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan fee lain kepada franchisor.

Waralaba ialah satu bentuk usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam mengadakan kesepakatan jual beli hak monopoli buat menyelenggarakan bisnis (franchise). Kerja sama ini lazimnya dengan bantuan awal seperti pemilihan lokasi, rencana bangunan, pembelian perlengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengontrolan kualitas, riset, nasihat hukum, dan sumber-sumber permodalan.

Mengetahui Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Kenapa Engga!

Menurut versi pemerintah Indonesia franchise merupakan perserikatan di mana salah satu pihak diberi hak memanfaatkan dan/atau mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dipunyai pihak lain dengan suatu balasan menurut persyaratan yang ditentukan oleh pihak lain itu dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise meliputi merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Selanjutnya, yang dimaksud dengan temuan atau ciri khas bisnis misalnya sistem manajemen, metode penjualan, system penataan, atau teknik distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Mengetahui Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Kenapa Engga!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menyatakan bahwa waralaba ialah hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap system bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang telah teruji berhasil dan dapat dimanfaatkan dan/atau digunakan oleh pihak lain berdasarkan perjanjian franchise. Pada tata tertib tersebut, dapat dimengerti bahwa yang memiliki hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau penemuan ciri khas bisnis kemudian dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual tersebut ialah franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise adalah satu sistem pendistribusian barang atau jasa kepada pelanggan akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberi hak kepada individu atau perusahaan buat menunaikan usaha dengan merk, nama, system, prosedur, dan siasat-siasat yang sudah diatur sebelumnya dalam bentang waktu tertentu mencakup area tertentu.

Mengetahui Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Kenapa Engga!

Waralaba ialah sistim distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk menerima hak menjual produk atau jasa yang umumnya memakai format dan sistim usaha yang udah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mendefinisikan waralaba sebagai jalinan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab memperhatikan kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dikerjakan oleh franchisee, contohnya lewat training, di bawah merek dagang yang sama, serta wujud dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau tempat franchisee menanamkan investasi pada usaha tersebut dari sumber dananya sendiri.

Mengetahui Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Kenapa Engga!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menyatakan bahwa franchise ialah satu lisensi merek dari pemilik yang mengizinkan orang lain untuk menjual produk atau service atas nama merek itu.

David J. Kaufmann menginterpretasikan franchising sebagai sebuah metode marketing dan distribusi yang dilaksanakan oleh institusi bisnis kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah fee, serta hak pada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Mengetahui Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Kenapa Engga!

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba yaitu satu kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang diberikan pada orang lain (franchisee) buat memakai barang (merk) tersebut pada usahanya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) menginterpretasikan waralaba sebagai usaha yang memberikan laba atau profit benar-benar istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang artinya ‘keuntungan’.

Demikian informasi tentang Mengetahui Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Kenapa Engga!, kami harap postingan kali ini bermanfaat buat kalian. Kami berharap post ini dibagikan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *