Mengetahui Definisi Franchise? Kenapa Tidak!

By | Februari 16, 2019

Di postingan ini kami akan ulas berkaitan dengan Mengetahui Definisi Franchise? Kenapa Tidak!. Di Indonesia, kata franchise diterjemahkan sebagai “waralaba” (wara bermanka lebih, dan laba maknanya untung). Jadi, waralaba bermanka ‘lebih untung’. Waralaba yakni penyerahan sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) terhadap pihak lain sebagai penerima waralaba.

Mengetahui Definisi  Franchise? Kenapa Tidak!

Dengan kata lain, waralaba merupakan pengontrolan usaha dengan metode penyerahan hak pemanfaatan nama dagang oleh franchisor kepada pihak independen atau franchisee untuk menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kemufakatan. Selain itu, franchisee juga diberi wewenang buat membuka bisnis dan menerapkan keseluruhan sistim usahanya dengan menggunakan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise yakni sistem memperluas jaringan usaha dengan memasarkan merek disertai konsep standar yang berlaku buat semua franchisee dalam mengimplementasikan bisnis. Franchise adalah suatu pola kemitraan usaha yang dimiliki oleh perorangan yang memiliki merk dagang kenamaan, serta system manajemen, keuangan, dan marketing yang sudah mantap. Franchise adalah suatu pengontrolan usaha di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat menjual produk atau jasa perusahaan tersebut dengan peraturan yang ditetapkan oleh franchisor.

Mengetahui Definisi Franchise? Kenapa Tidak!

Usaha franchise yaitu teknik pemasaran yang bertujuan mengoptimalkan jaringan usaha dan memenuhi kebutuhan pembeli. Pengertian lainnya ialah suatu wujud kerja sama yang diikuti perjanjian bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberikan ijin atau hak terhadap franchisee buat menggunakan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan system operasional bisnis yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberikan imbalan fee dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan fee lain pada franchisor.

Franchise yaitu satu format bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam membuat kemufakatan jual beli hak monopoli buat mengendalikan bisnis (waralaba). Kerja sama ini umumnya dengan bantuan awal seperti pemilihan tempat, rencana bangunan, pembelian kelengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, penguasaan kwalitas, riset, tuntunan regulasi, dan sumber-sumber permodalan.

Mengetahui Definisi Franchise? Kenapa Tidak!

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia franchise ialah perikatan di mana salah satu pihak dikasih hak memanfaatkan dan/atau mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dipunyai pihak lain dengan suatu balasan menurut prasyarat yang diatur oleh pihak lain tersebut dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise meliputi merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Berikutnya, yang dimaksud dengan terobosan atau ciri khas bisnis misalnya sistim manajemen, siasat penjualan, sistim pemberesan, atau sistim distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Mengetahui Definisi Franchise? Kenapa Tidak!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengatakan bahwa franchise yakni hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistim bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang sudah teruji berhasil dan dapat dimanfaatkan dan/atau digunakan oleh pihak lain berdasarkan negosiasi franchise. Pada tata tertib tersebut, bisa dimengerti bahwa yang punya hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau penemuan ciri khas usaha selanjutnya disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang menerapkan hak atas kekayaan intelektual tersebut ialah franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise adalah satu system pendistribusian barang atau jasa kepada konsumen akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberikan hak pada individu atau perusahaan buat menunaikan usaha dengan merk, nama, sistim, mekanisme, dan taktik-taktik yang udah diatur sebelumnya dalam rentang waktu tertentu mencakup daerah tertentu.

Mengetahui Definisi Franchise? Kenapa Tidak!

Waralaba yakni sistim distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapatkan hak menjual produk atau jasa yang umumnya menerapkan format dan sistim bisnis yang udah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mendeskripsikan waralaba sebagai jalinan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab melindungi kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dilakukan oleh franchisee, misalnya melewati training, di bawah merek dagang yang sama, serta wujud dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau tempat franchisee menginvestasikan pada bisnis itu dari sumber dananya sendiri.

Mengetahui Definisi Franchise? Kenapa Tidak!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengemukakan bahwa franchise yaitu sebuah lisensi merek dari pemilik yang mengizinkan orang lain untuk menjual barang atau jasa atas nama merk itu.

David J. Kaufmann mendeskripsikan franchising sebagai satu cara pemasaran dan distribusi yang dilaksanakan oleh lembaga bisnis kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah fee, serta hak pada jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Mengetahui Definisi Franchise? Kenapa Tidak!

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise yakni satu kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang dikasih kepada orang lain (franchisee) buat menggunakan barang (merk) itu pada usahanya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendefinisikan waralaba sebagai usaha yang memberi laba atau profit benar-benar istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang berarti ‘keuntungan’.

Sekian informasi seputar Mengetahui Definisi Franchise? Kenapa Tidak!, semoga artikel kali ini berguna untuk teman-teman semua. Tolong artikel ini diviralkan biar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *