Mengetahui Definisi Franchise atau Waralaba? Mengapa Engga!

By | April 28, 2018

Di artikel ini kami akan ulas mengenai Mengetahui Definisi Franchise atau Waralaba? Mengapa Engga!. Di Indonesia, kata franchise diterjemahkan sebagai “waralaba” (wara maknanya lebih, dan laba maknanya untung). Jadi, waralaba artinya ‘lebih untung’. Franchise merupakan penyerahan sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) pada pihak lain sebagai penerima franchise.

Mengetahui Definisi  Franchise atau Waralaba? Mengapa Engga!

Dengan kata lain, waralaba adalah penguasaan usaha dengan sistem penyerahan hak pemanfaatan merk dagang oleh franchisor kepada pihak independen atau franchisee buat menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kemufakatan. Selain itu, franchisee juga diberi wewenang untuk membuka usaha dan mengimplementasikan keseluruhan sistem usahanya dengan memanfaatkan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise yakni sistem memperluas network usaha dengan menjual merk disertai konsep standar yang berlaku untuk semua franchisee dalam mengoperasikan bisnis. Franchise ialah satu pola kemitraan usaha yang dimiliki oleh perusahaan yang memiliki merek dagang ternama, serta sistem manajemen, financial, dan pemasaran yang telah mantap. Franchise yaitu suatu penguasaan usaha di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk menjual produk atau jasa perusahaan itu dengan aturan yang ditetapkan oleh franchisor.

Mengetahui Definisi Franchise atau Waralaba? Mengapa Engga!

Usaha waralaba yaitu sistem marketing yang bertujuan mengoptimalkan jaringan bisnis dan memenuhi keperluan konsumen. Definisi lainnya adalah suatu format kerja sama yang diikuti kesepakatan bahwa franchisor (pemilik franchise) memberi izin atau hak terhadap franchisee untuk mengaplikasikan hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan system operasional usaha yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberi imbalan biaya dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan biaya lain terhadap franchisor.

Waralaba merupakan satu format usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melangsungkan perjanjian jual beli hak monopoli untuk menyelenggarakan usaha (waralaba). Kerja sama ini umumnya dengan dorongan awal seperti pemilihan tempat, rencana bangunan, pembelian perlengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengaturan kualitas, riset, nasihat regulasi, dan sumber-sumber permodalan.

Mengetahui Definisi Franchise atau Waralaba? Mengapa Engga!

Menurut versi pemerintah Indonesia waralaba ialah kontrak di mana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan/atau menggunakan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan persyaratan yang diatur oleh pihak lain itu dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise mencakup merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Lalu, yang dimaksud dengan inovasi atau ciri khas bisnis umpamanya sistem manajemen, teknik penjualan, system pembenahan, atau cara distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Mengetahui Definisi Franchise atau Waralaba? Mengapa Engga!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menerangkan bahwa waralaba merupakan hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistim bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang udah terbukti sukses dan dapat dimanfaatkan dan/atau digunakan oleh pihak lain berdasarkan negosiasi waralaba. Pada peraturan itu, dapat dimengerti bahwa yang mempunyai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau penemuan ciri khas usaha kemudian dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang memanfaatkan hak atas kekayaan intelektual itu ialah franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise ialah satu sistim pendistribusian barang atau jasa kepada pelanggan akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberikan hak pada individu atau perusahaan buat melakukan bisnis dengan merek, nama, sistim, prosedur, dan teknik-teknik yang telah ditetapkan sebelumnya dalam bentang waktu tertentu mencakup daerah tertentu.

Mengetahui Definisi Franchise atau Waralaba? Mengapa Engga!

Franchise adalah sistem distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapat hak memasarkan produk atau jasa yang rata-rata menggunakan bentuk dan system bisnis yang telah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mengartikan franchise sebagai jalinan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab memelihara kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dilakukan oleh franchisee, misalnya melewati pelatihan, di bawah merk dagang yang sama, serta wujud dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau daerah franchisee menginvestasikan pada bisnis itu dari sumber dananya sendiri.

Mengetahui Definisi Franchise atau Waralaba? Mengapa Engga!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menjelaskan bahwa waralaba yaitu satu lisensi merek dari pemilik yang memperbolehkan orang lain untuk memasarkan produk atau service atas nama merk tersebut.

David J. Kaufmann menginterpretasikan franchising sebagai sebuah taktik marketing dan distribusi yang dilaksanakan oleh institusi usaha kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah biaya, serta hak terhadap jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Mengetahui Definisi Franchise atau Waralaba? Mengapa Engga!

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise merupakan sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang dikasih pada orang lain (franchisee) untuk menggunakan barang (merek) itu pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendefinisikan franchise sebagai usaha yang memberikan laba atau keuntungan amat istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang artinya ‘keuntungan’.

Sekian info mengenai Mengetahui Definisi Franchise atau Waralaba? Mengapa Engga!, semoga artikel ini berguna untuk kawan-kawan semua. Mohon post ini dishare supaya semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *