Mengetahui Definisi Bisnis Waralaba? Mengapa Tidak!

By | Agustus 5, 2018

Pembahasan kita kali ini yakni Mengetahui Definisi Bisnis Waralaba? Mengapa Tidak!. Di Indonesia, kata franchise ditafsirkan sebagai “waralaba” (wara bermanka lebih, dan laba bermanka untung). Jadi, waralaba artinya ‘lebih untung’. Franchise adalah penyerahan sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) pada pihak lain sebagai penerima franchise.

Mengetahui Definisi Bisnis Waralaba? Mengapa Tidak!

Dengan kata lain, franchise merupakan pengontrolan bisnis dengan system pemberian hak penerapan merek dagang oleh franchisor pada pihak independen atau franchisee untuk memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi persetujuan. Selain itu, franchisee pun dikasih hak buat membuka bisnis dan memakai keseluruhan sistim bisnisnya dengan menerapkan merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise adalah cara memperluas network bisnis dengan memasarkan merek disertai konsep standar yang berlaku bagi seluruh franchisee dalam mengerjakan bisnis. Waralaba yaitu suatu pola kemitraan bisnis yang dimiliki oleh perusahaan yang memiliki merk dagang populer, serta sistem manajemen, keuangan, dan pemasaran yang telah mantap. Waralaba ialah suatu kontrol bisnis di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat menjual produk atau jasa perusahaan itu dengan peraturan yang ditentukan oleh franchisor.

Mengetahui Definisi Bisnis Waralaba? Mengapa Tidak!

Bisnis waralaba yaitu cara pemasaran yang bertujuan mengembangkan network bisnis dan memenuhi kebutuhan konsumen. Pengertian lainnya yaitu suatu bentuk kerja sama yang diikuti persetujuan bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberi ijin atau hak pada franchisee untuk memanfaatkan hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan system operasional usaha yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberi balasan biaya dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan fee lain terhadap franchisor.

Waralaba yaitu satu bentuk bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam membikin kemufakatan jual beli hak monopoli untuk mengendalikan bisnis (waralaba). Kerja sama ini umumnya dengan support awal seperti pemilihan daerah, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengendalian kwalitas, riset, tuntunan peraturan, dan sumber-sumber permodalan.

Mengetahui Definisi Bisnis Waralaba? Mengapa Tidak!

Menurut versi pemerintah Indonesia franchise merupakan perikatan di mana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan/atau mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dipunyai pihak lain dengan suatu balasan berdasarkan syarat yang ditetapkan oleh pihak lain itu dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba mencakup merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Kemudian, yang dimaksud dengan terobosan atau ciri khas usaha umpamanya sistem manajemen, siasat penjualan, metode pembenahan, atau taktik distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Mengetahui Definisi Bisnis Waralaba? Mengapa Tidak!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menerangkan bahwa waralaba yaitu hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistim bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang sudah terbukti berhasil dan dapat dimanfaatkan dan/atau diterapkan oleh pihak lain berdasarkan persetujuan franchise. Pada aturan itu, dapat dimengerti bahwa yang memiliki hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau penemuan ciri khas bisnis selanjutnya disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang memanfaatkan hak atas kekayaan intelektual tersebut adalah franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise adalah suatu system pendistribusian barang atau jasa pada pembeli akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberi hak terhadap individu atau perusahaan untuk mengadakan usaha dengan merek, nama, system, mekanisme, dan kiat-kiat yang sudah diatur sebelumnya dalam rentang waktu tertentu meliputi zona tertentu.

Mengetahui Definisi Bisnis Waralaba? Mengapa Tidak!

Franchise adalah system distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat mendapat hak menjual produk atau jasa yang umumnya memakai format dan system bisnis yang telah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mendefinisikan waralaba sebagai hubungan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab memperhatikan kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dikerjakan oleh franchisee, umpamanya melalui training, di bawah merk dagang yang sama, serta bentuk dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau tempat franchisee menginvestasikan pada bisnis tersebut dari sumber dananya sendiri.

Mengetahui Definisi Bisnis Waralaba? Mengapa Tidak!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menerangkan bahwa waralaba yaitu sebuah lisensi merk dari pemilik yang menyetujui orang lain untuk memasarkan produk atau jasa atas nama merk itu.

David J. Kaufmann mendefinisikan franchising sebagai sebuah siasat pemasaran dan distribusi yang dilakukan oleh lembaga bisnis kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah fee, serta hak pada jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Mengetahui Definisi Bisnis Waralaba? Mengapa Tidak!

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba yakni sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang diberikan pada orang lain (franchisee) untuk mengaplikasikan barang (merek) itu pada usahanya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) menginterpretasikan franchise sebagai usaha yang memberikan laba atau profit amat istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang berarti ‘profit’.

Sekian informasi mengenai Mengetahui Definisi Bisnis Waralaba? Mengapa Tidak!, kami harap post ini mencerahkan Anda. Mohon artikel ini dibagikan biar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *