Mengetahui Definisi Bisnis Franchise atau Waralaba? Mengapa Enggak!

By | Desember 7, 2018

Sekarang kami akan ulas terkait dengan Mengetahui Definisi Bisnis Franchise atau Waralaba? Mengapa Enggak!. Di Indonesia, kata franchise ditafsirkan sebagai “waralaba” (wara artinya lebih, dan laba bermanka untung). Jadi, waralaba artinya ‘lebih untung’. Waralaba adalah pemberian sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) kepada pihak lain sebagai penerima waralaba.

Mengetahui Definisi Bisnis Franchise atau Waralaba? Mengapa Enggak!

Dengan kata lain, waralaba yaitu pengendalian bisnis dengan cara penyerahan hak pengaplikasian merk dagang oleh franchisor terhadap pihak independen atau franchisee buat menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kontrak. Di samping itu, franchisee juga dikasih kewenangan untuk membuka bisnis dan memakai keseluruhan system usahanya dengan menerapkan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise merupakan taktik memperluas jaringan bisnis dengan memasarkan merk disertai konsep standar yang berlaku untuk semua franchisee dalam mengoperasikan bisnis. Waralaba yakni satu pola kemitraan usaha yang dimiliki oleh perusahaan yang memiliki merk dagang populer, serta sistem manajemen, financial, dan marketing yang sudah mantap. Waralaba yaitu suatu penguasaan usaha di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat menjual produk atau jasa perusahaan itu dengan aturan yang diatur oleh franchisor.

Mengetahui Definisi Bisnis Franchise atau Waralaba? Mengapa Enggak!

Usaha franchise merupakan sistem marketing yang bertujuan memaksimalkan jaringan bisnis dan memenuhi keperluan pelanggan. Definisi lainnya yakni suatu format kerja sama yang diikuti kontrak bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberi izin atau hak pada franchisee untuk memanfaatkan hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan sistim operasional bisnis yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberikan balasan fee dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan biaya lain terhadap franchisor.

Waralaba ialah satu wujud usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam membikin persetujuan jual beli hak monopoli buat mengendalikan usaha (waralaba). Kerja sama ini lazimnya dengan support awal seperti pemilihan daerah, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, kontrol kualitas, riset, tuntunan regulasi, dan sumber-sumber permodalan.

Mengetahui Definisi Bisnis Franchise atau Waralaba? Mengapa Enggak!

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia franchise adalah kontrak di mana salah satu pihak diberi hak memanfaatkan dan/atau mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dipunyai pihak lain dengan suatu balasan menurut prasyarat yang ditetapkan oleh pihak lain itu dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise mencakup merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Kemudian, yang dimaksud dengan inovasi atau ciri khas bisnis umpamanya sistem manajemen, cara penjualan, system pemberesan, atau strategi distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Mengetahui Definisi Bisnis Franchise atau Waralaba? Mengapa Enggak!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menerangkan bahwa waralaba adalah hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistim bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang udah teruji berhasil dan bisa dimanfaatkan dan/atau digunakan oleh pihak lain menurut kontrak waralaba. Pada aturan tersebut, dapat dipahami bahwa yang memiliki hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau inovasi ciri khas bisnis lalu dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang menerapkan hak atas kekayaan intelektual itu yaitu franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba ialah suatu system pendistribusian barang atau jasa kepada pelanggan akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberi hak terhadap individu atau perusahaan buat mengoperasikan bisnis dengan merk, nama, sistem, mekanisme, dan cara-cara yang udah ditetapkan sebelumnya dalam jangka waktu tertentu meliputi kawasan tertentu.

Mengetahui Definisi Bisnis Franchise atau Waralaba? Mengapa Enggak!

Waralaba adalah sistim distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat mendapat hak memasarkan produk atau jasa yang kebanyakan memanfaatkan wujud dan sistem usaha yang telah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika mendefinisikan franchise sebagai relasi kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban memelihara kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dijalankan oleh franchisee, umpamanya melewati training, di bawah merek dagang yang sama, serta format dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau daerah franchisee menginvestasikan pada usaha tersebut dari sumber dananya sendiri.

Mengetahui Definisi Bisnis Franchise atau Waralaba? Mengapa Enggak!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengungkapkan bahwa waralaba ialah sebuah lisensi merek dari pemilik yang menyetujui orang lain buat menjual produk atau service atas nama merek tersebut.

David J. Kaufmann mengartikan franchising sebagai satu sistim pemasaran dan distribusi yang dijalankan oleh institusi bisnis kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah biaya, serta hak pada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Mengetahui Definisi Bisnis Franchise atau Waralaba? Mengapa Enggak!

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba merupakan satu kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang dikasih pada orang lain (franchisee) buat mengaplikasikan barang (merek) itu pada usahanya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) menginterpretasikan waralaba sebagai bisnis yang memberikan laba atau profit sungguh-sungguh istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang artinya ‘keuntungan’.

Sekian informasi mengenai Mengetahui Definisi Bisnis Franchise atau Waralaba? Mengapa Enggak!, kami harap post ini membantu kalian. Mohon artikel ini disebarluaskan biar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *