Mengenal Pengertian Usaha Waralaba? Kenapa Enggak!

By | Mei 24, 2018

Sekarang kami akan bahas tentang Mengenal Pengertian Usaha Waralaba? Kenapa Enggak!. Di Indonesia, kata franchise diterjemahkan sebagai “waralaba” (wara bermanka lebih, dan laba berarti untung). Jadi, waralaba artinya ‘lebih untung’. Franchise yaitu penyerahan sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) kepada pihak lain sebagai penerima waralaba.

Mengenal Pengertian Usaha Waralaba? Kenapa Enggak!

Dengan kata lain, franchise yakni pengontrolan bisnis dengan metode penyerahan hak pemakaian merek dagang oleh franchisor kepada pihak independen atau franchisee buat menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi perjanjian. Di samping itu, franchisee pun diberikan hak buat membuka bisnis dan mengoperasikan keseluruhan sistim bisnisnya dengan memanfaatkan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise adalah strategi memperluas network usaha dengan memasarkan merek disertai konsep standar yang berlaku bagi semua franchisee dalam mengimplementasikan usaha. Waralaba adalah suatu pola kemitraan usaha yang dipunyai oleh perusahaan yang mempunyai merek dagang populer, serta sistim manajemen, keuangan, dan pemasaran yang telah mantap. Waralaba yaitu suatu pengendalian usaha di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk memasarkan produk atau jasa perusahaan tersebut dengan aturan yang ditetapkan oleh franchisor.

Mengenal Pengertian Usaha Waralaba? Kenapa Enggak!

Usaha waralaba ialah upaya pemasaran yang bertujuan membangun jaringan usaha dan memenuhi keperluan konsumen. Definisi lainnya adalah suatu wujud kerja sama yang diikuti negosiasi bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberikan izin atau hak terhadap franchisee untuk menerapkan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan sistem operasional bisnis yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberikan balasan fee dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan biaya lain kepada franchisor.

Waralaba yaitu satu bentuk usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melangsungkan perjanjian jual beli hak monopoli untuk menyelenggarakan usaha (waralaba). Kerja sama ini umumnya dengan suport awal seperti pemilihan tempat, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengaturan mutu, riset, pengarahan hukum, dan sumber-sumber permodalan.

Mengenal Pengertian Usaha Waralaba? Kenapa Enggak!

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia franchise ialah persekutuan di mana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan/atau menggunakan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan menurut persyaratan yang ditetapkan oleh pihak lain tersebut dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba meliputi merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Selanjutnya, yang dimaksud dengan kreatifitas atau ciri khas usaha misalnya sistim manajemen, teknik penjualan, sistim perapihan, atau taktik distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Mengenal Pengertian Usaha Waralaba? Kenapa Enggak!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengemukakan bahwa franchise ialah hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistim bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang udah teruji berhasil dan dapat dimanfaatkan dan/atau diaplikasikan oleh pihak lain menurut perjanjian franchise. Pada tata tertib tersebut, bisa dimengerti bahwa yang mempunyai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau terobosan ciri khas usaha lalu dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang menerapkan hak atas kekayaan intelektual itu yaitu franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba yakni satu sistim pendistribusian barang atau jasa pada pembeli akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberikan hak pada individu atau perusahaan buat mengadakan bisnis dengan merk, nama, system, mekanisme, dan upaya-upaya yang telah diatur sebelumnya dalam jangka waktu tertentu meliputi area tertentu.

Mengenal Pengertian Usaha Waralaba? Kenapa Enggak!

Franchise yakni sistem distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapatkan hak menjual produk atau jasa yang rata-rata memakai wujud dan sistem bisnis yang sudah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mendefinisikan waralaba sebagai jalinan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban mempertahankan kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dijalankan oleh franchisee, misalnya lewat pelatihan, di bawah merk dagang yang sama, serta format dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau daerah franchisee menanamkan investasi pada bisnis tersebut dari sumber dananya sendiri.

Mengenal Pengertian Usaha Waralaba? Kenapa Enggak!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengatakan bahwa waralaba adalah satu lisensi merek dari pemilik yang memperbolehkan orang lain untuk menjual barang atau jasa atas nama merk tersebut.

David J. Kaufmann menginterpretasikan franchising sebagai sebuah sistem marketing dan distribusi yang dilaksanakan oleh lembaga usaha kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah fee, serta hak kepada jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Mengenal Pengertian Usaha Waralaba? Kenapa Enggak!

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise ialah sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang diberi pada orang lain (franchisee) buat memakai barang (merek) tersebut pada usahanya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) menginterpretasikan waralaba sebagai usaha yang memberikan laba atau keuntungan sungguh-sungguh istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang berarti ‘keuntungan’.

Sekian info tentang Mengenal Pengertian Usaha Waralaba? Kenapa Enggak!, kami harap post ini berguna untuk kalian. Kami berharap artikel ini disebarluaskan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *