Mengenal Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Enggak!

By | September 21, 2018

Topik kita kali ini yaitu Mengenal Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Enggak!. Di Indonesia, kata franchise ditafsirkan sebagai “waralaba” (wara bermanka lebih, dan laba artinya untung). Jadi, waralaba berarti ‘lebih untung’. Franchise yaitu penyerahan sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) terhadap pihak lain sebagai penerima franchise.

Mengenal Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Enggak!

Dengan kata lain, franchise yakni pengontrolan usaha dengan system penyerahan hak pemanfaatan nama dagang oleh franchisor terhadap pihak independen atau franchisee buat menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kontrak. Di samping itu, franchisee juga diberikan kewenangan untuk membuka usaha dan mengaplikasikan keseluruhan sistem bisnisnya dengan mengaplikasikan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba yaitu sistem memperluas jaringan usaha dengan menjual merek disertai konsep standar yang berlaku untuk semua franchisee dalam menjalankan usaha. Franchise merupakan satu pola kemitraan bisnis yang dipunyai oleh perorangan yang punya merek dagang kenamaan, serta system manajemen, financial, dan marketing yang sudah mantap. Waralaba merupakan suatu penguasaan usaha di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat menjual produk atau jasa perusahaan tersebut dengan aturan yang ditetapkan oleh franchisor.

Mengenal Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Enggak!

Bisnis franchise adalah taktik marketing yang bertujuan melebarkan network bisnis dan memenuhi kebutuhan konsumen. Definisi lainnya yakni suatu format kerja sama yang diikuti persetujuan bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberi izin atau hak terhadap franchisee buat memakai hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan sistem operasional bisnis yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberikan imbalan biaya dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan biaya lain kepada franchisor.

Franchise ialah satu bentuk usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam mengadakan kesepakatan jual beli hak monopoli untuk mengendalikan usaha (franchise). Kerja sama ini umumnya dengan dukungan awal seperti pemilihan lokasi, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengaturan kwalitas, riset, tuntunan regulasi, dan sumber-sumber permodalan.

Mengenal Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Enggak!

Menurut versi pemerintah Indonesia franchise ialah perikatan di mana salah satu pihak dikasih hak memanfaatkan dan/atau mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan suatu balasan berdasarkan prasyarat yang diatur oleh pihak lain tersebut dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise mencakup merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Selanjutnya, yang dimaksud dengan kreatifitas atau ciri khas bisnis contohnya sistim manajemen, siasat penjualan, sistim perapihan, atau system distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Mengenal Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Enggak!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menyatakan bahwa waralaba yakni hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap system bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang telah teruji berhasil dan bisa dimanfaatkan dan/atau diterapkan oleh pihak lain berdasarkan kontrak waralaba. Pada regulasi tersebut, dapat dipahami bahwa yang mempunyai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau kreatifitas ciri khas bisnis lalu disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang memanfaatkan hak atas kekayaan intelektual itu adalah franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise yaitu satu sistim pendistribusian barang atau jasa kepada pelanggan akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberi hak terhadap individu atau perusahaan untuk menjalankan bisnis dengan merek, nama, system, prosedur, dan strategi-strategi yang sudah diatur sebelumnya dalam bentang waktu tertentu mencakup daerah tertentu.

Mengenal Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Enggak!

Franchise merupakan sistim distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk menerima hak menjual produk atau jasa yang biasanya memanfaatkan format dan system usaha yang udah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika mendeskripsikan franchise sebagai hubungan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban memelihara kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dijalankan oleh franchisee, umpamanya melalui pelatihan, di bawah merk dagang yang sama, serta format dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau area franchisee menginvestasikan pada usaha tersebut dari sumber dananya sendiri.

Mengenal Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Enggak!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menerangkan bahwa franchise yakni sebuah lisensi merk dari pemilik yang menyetujui orang lain untuk memasarkan barang atau jasa atas nama merek itu.

David J. Kaufmann mengartikan franchising sebagai sebuah teknik marketing dan distribusi yang dilaksanakan oleh lembaga bisnis kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah fee, serta hak pada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Mengenal Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Enggak!

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba adalah satu kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang diberi kepada orang lain (franchisee) buat menggunakan barang (merek) tersebut pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) menginterpretasikan franchise sebagai usaha yang memberikan laba atau keuntungan benar-benar istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang artinya ‘profit’.

Sekian informasi perihal Mengenal Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Enggak!, semoga postingan kali ini bermanfaat untuk sahabat semua. Tolong postingan ini dishare biar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *