Mengenal Pengertian Franchise? Why Not!

By | November 17, 2018

Di artikel ini kami akan jelaskan mengenai Mengenal Pengertian Franchise? Why Not!. Di Indonesia, kata franchise diartikan sebagai “waralaba” (wara bermanka lebih, dan laba bermanka untung). Jadi, waralaba artinya ‘lebih untung’. Waralaba yaitu pemberian sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) kepada pihak lain sebagai penerima waralaba.

Mengenal Pengertian  Franchise? Why Not!

Dengan kata lain, waralaba yaitu kontrol bisnis dengan metode penyerahan hak pemanfaatan merek dagang oleh franchisor pada pihak independen atau franchisee buat menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kemufakatan. Di samping itu, franchisee juga dikasih wewenang untuk membuka bisnis dan melaksanakan keseluruhan system usahanya dengan menerapkan merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise adalah strategi memperluas jaringan usaha dengan menjual merk disertai konsep standar yang berlaku untuk seluruh franchisee dalam mengerjakan bisnis. Franchise adalah suatu pola kemitraan usaha yang dimiliki oleh perorangan yang punya merk dagang kondang, serta sistim manajemen, keuangan, dan marketing yang telah mantap. Waralaba merupakan suatu pengontrolan usaha di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat memasarkan produk atau jasa perusahaan itu dengan peraturan yang diatur oleh franchisor.

Mengenal Pengertian Franchise? Why Not!

Usaha franchise yaitu strategi pemasaran yang bertujuan meluaskan network bisnis dan memenuhi kebutuhan konsumen. Definisi lainnya merupakan suatu format kerja sama yang diikuti perjanjian bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberi izin atau hak pada franchisee untuk memanfaatkan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan system operasional bisnis yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberi imbalan biaya dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan fee lain kepada franchisor.

Waralaba yakni satu wujud usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam membikin persetujuan jual beli hak monopoli untuk mengendalikan bisnis (franchise). Kerja sama ini umumnya dengan dorongan awal seperti pemilihan daerah, rencana bangunan, pembelian perlengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, penguasaan kualitas, riset, pengarahan peraturan, dan sumber-sumber permodalan.

Mengenal Pengertian Franchise? Why Not!

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia waralaba yakni perserikatan di mana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan/atau menggunakan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan prasyarat yang ditetapkan oleh pihak lain tersebut dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise mencakup merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Selanjutnya, yang dimaksud dengan kreatifitas atau ciri khas bisnis misalnya sistem manajemen, sistim penjualan, sistem perapihan, atau system distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Mengenal Pengertian Franchise? Why Not!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menjelaskan bahwa waralaba ialah hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistim bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang sudah terbukti sukses dan dapat dimanfaatkan dan/atau digunakan oleh pihak lain menurut kontrak waralaba. Pada aturan itu, bisa dipahami bahwa yang memiliki hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau inovasi ciri khas bisnis selanjutnya disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang menggunakan hak atas kekayaan intelektual itu yaitu franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba yakni satu sistim pendistribusian barang atau jasa pada konsumen akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberikan hak kepada individu atau perusahaan buat menunaikan bisnis dengan merek, nama, sistem, prosedur, dan kiat-kiat yang telah ditetapkan sebelumnya dalam bentang waktu tertentu mencakup area tertentu.

Mengenal Pengertian Franchise? Why Not!

Waralaba yaitu sistem distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat mendapatkan hak memasarkan produk atau jasa yang biasanya menerapkan format dan sistim usaha yang telah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika mendeskripsikan franchise sebagai ikatan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban melindungi kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dijalankan oleh franchisee, contohnya melewati pelatihan, di bawah merk dagang yang sama, serta bentuk dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau daerah franchisee menanamkan investasi pada bisnis itu dari sumber dananya sendiri.

Mengenal Pengertian Franchise? Why Not!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menerangkan bahwa franchise ialah sebuah lisensi merk dari pemilik yang memperbolehkan orang lain untuk memasarkan barang atau service atas nama merek itu.

David J. Kaufmann mendefinisikan franchising sebagai sebuah sistem pemasaran dan distribusi yang dikerjakan oleh lembaga usaha kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah fee, serta hak pada jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Mengenal Pengertian Franchise? Why Not!

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise ialah satu kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang diberikan pada orang lain (franchisee) buat mengaplikasikan barang (merk) itu pada usahanya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendefinisikan waralaba sebagai usaha yang memberi laba atau keuntungan amat sangat istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang artinya ‘profit’.

Sekian info berkaitan dengan Mengenal Pengertian Franchise? Why Not!, kami harap postingan ini berguna untuk Anda. Tolong artikel ini dishare agar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *