Mengenal Pengertian Bisnis Franchise? Mengapa Enggak!

By | Oktober 24, 2018

Kali ini kami akan ulas tentang Mengenal Pengertian Bisnis Franchise? Mengapa Enggak!. Di Indonesia, kata franchise diartikan sebagai “waralaba” (wara berarti lebih, dan laba berarti untung). Jadi, waralaba berarti ‘lebih untung’. Franchise merupakan penyerahan sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) pada pihak lain sebagai penerima waralaba.

Mengenal Pengertian Bisnis Franchise? Mengapa Enggak!

Dengan kata lain, waralaba merupakan pengontrolan bisnis dengan metode pemberian hak pengaplikasian merk dagang oleh franchisor pada pihak independen atau franchisee untuk memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi perjanjian. Selain itu, franchisee juga dikasih hak buat membuka usaha dan memakai keseluruhan sistem usahanya dengan mengaplikasikan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise ialah metode memperluas network usaha dengan menjual merk disertai konsep standar yang berlaku bagi semua franchisee dalam mengerjakan usaha. Franchise merupakan suatu pola kemitraan bisnis yang dipunyai oleh perusahaan yang memiliki merk dagang kondang, serta sistim manajemen, keuangan, dan marketing yang udah mantap. Waralaba merupakan suatu pengendalian usaha di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat menjual produk atau jasa perusahaan tersebut dengan peraturan yang ditetapkan oleh franchisor.

Mengenal Pengertian Bisnis Franchise? Mengapa Enggak!

Usaha franchise ialah metode pemasaran yang bertujuan memaksimalkan jaringan bisnis dan memenuhi keperluan pelanggan. Pengertian lainnya adalah suatu format kerja sama yang diikuti kesepakatan bahwa franchisor (pemilik franchise) memberikan izin atau hak pada franchisee untuk menerapkan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan system operasional bisnis yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberi balasan biaya dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan biaya lain terhadap franchisor.

Franchise yaitu satu format bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melakukan kemufakatan jual beli hak monopoli untuk menyelenggarakan usaha (franchise). Kerja sama ini kebanyakan dengan bantuan awal seperti pemilihan tempat, rencana bangunan, pembelian kelengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, penguasaan mutu, riset, bimbingan aturan, dan sumber-sumber permodalan.

Mengenal Pengertian Bisnis Franchise? Mengapa Enggak!

Menurut versi pemerintah Indonesia franchise yakni perikatan di mana salah satu pihak diberi hak memanfaatkan dan/atau memakai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dipunyai pihak lain dengan suatu imbalan menurut persyaratan yang diatur oleh pihak lain tersebut dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise meliputi merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Lalu, yang dimaksud dengan inovasi atau ciri khas bisnis misalnya sistem manajemen, metode penjualan, system perapihan, atau strategi distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Mengenal Pengertian Bisnis Franchise? Mengapa Enggak!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menerangkan bahwa waralaba merupakan hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap system bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang udah terbukti sukses dan bisa dimanfaatkan dan/atau diaplikasikan oleh pihak lain menurut negosiasi franchise. Pada aturan itu, bisa dimengerti bahwa yang punya hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau inovasi ciri khas bisnis lalu dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang memanfaatkan hak atas kekayaan intelektual itu yaitu franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba merupakan suatu system pendistribusian barang atau jasa kepada pelanggan akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberikan hak pada individu atau perusahaan buat melaksanakan usaha dengan merk, nama, sistim, mekanisme, dan taktik-taktik yang sudah diatur sebelumnya dalam jangka waktu tertentu meliputi zona tertentu.

Mengenal Pengertian Bisnis Franchise? Mengapa Enggak!

Franchise adalah sistim distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat mendapat hak memasarkan produk atau jasa yang lazimnya menggunakan format dan sistem usaha yang telah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika mengartikan franchise sebagai ikatan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban memelihara kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dijalankan oleh franchisee, contohnya lewat pelatihan, di bawah merk dagang yang sama, serta format dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau kawasan franchisee menanamkan investasi pada bisnis itu dari sumber dananya sendiri.

Mengenal Pengertian Bisnis Franchise? Mengapa Enggak!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menyatakan bahwa franchise yakni satu lisensi merk dari pemilik yang memperbolehkan orang lain untuk memasarkan barang atau jasa atas nama merek tersebut.

David J. Kaufmann mengartikan franchising sebagai sebuah sistim marketing dan distribusi yang dikerjakan oleh lembaga usaha kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah fee, serta hak pada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Mengenal Pengertian Bisnis Franchise? Mengapa Enggak!

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise yaitu sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang diberikan pada orang lain (franchisee) buat menerapkan barang (merek) tersebut pada usahanya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendefinisikan waralaba sebagai bisnis yang memberi laba atau keuntungan benar-benar istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang artinya ‘profit’.

Sekian informasi tentang Mengenal Pengertian Bisnis Franchise? Mengapa Enggak!, kami harap postingan kali ini membantu teman-teman semua. Tolong postingan ini dibagikan biar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *