Mengenal Definisi Waralaba atau Franchise? Mengapa Enggak!

By | Desember 3, 2018

Kali ini kami akan ulas mengenai Mengenal Definisi Waralaba atau Franchise? Mengapa Enggak!. Di Indonesia, kata franchise ditafsirkan sebagai “waralaba” (wara berarti lebih, dan laba bermanka untung). Jadi, waralaba berarti ‘lebih untung’. Franchise yakni pemberian sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) kepada pihak lain sebagai penerima waralaba.

Mengenal Definisi  Waralaba atau Franchise? Mengapa Enggak!

Dengan kata lain, waralaba ialah pengendalian bisnis dengan system penyerahan hak pengaplikasian nama dagang oleh franchisor kepada pihak independen atau franchisee untuk memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kontrak. Di samping itu, franchisee pun dikasih hak untuk membuka usaha dan menerapkan keseluruhan sistem bisnisnya dengan memakai merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba adalah teknik memperluas network bisnis dengan menjual merk disertai konsep standar yang berlaku untuk seluruh franchisee dalam melakukan usaha. Waralaba yakni suatu pola kemitraan usaha yang dipunyai oleh perorangan yang memiliki merk dagang kenamaan, serta sistem manajemen, financial, dan marketing yang sudah mantap. Franchise yakni suatu pengaturan usaha di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat menjual produk atau jasa perusahaan itu dengan aturan yang ditetapkan oleh franchisor.

Mengenal Definisi Waralaba atau Franchise? Mengapa Enggak!

Bisnis franchise ialah metode pemasaran yang bertujuan membangun network bisnis dan memenuhi keperluan pembeli. Pengertian lainnya yaitu suatu bentuk kerja sama yang diikuti negosiasi bahwa franchisor (pemilik franchise) memberi izin atau hak pada franchisee untuk menggunakan hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan system operasional bisnis yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberikan imbalan fee dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan fee lain kepada franchisor.

Waralaba merupakan suatu bentuk bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam membikin negosiasi jual beli hak monopoli untuk mengendalikan usaha (franchise). Kerja sama ini rata-rata dengan suport awal seperti pemilihan tempat, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, kontrol mutu, riset, pengarahan aturan, dan sumber-sumber permodalan.

Mengenal Definisi Waralaba atau Franchise? Mengapa Enggak!

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia franchise adalah perikatan di mana salah satu pihak diberi hak memanfaatkan dan/atau mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dipunyai pihak lain dengan suatu imbalan menurut persyaratan yang ditetapkan oleh pihak lain itu dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise meliputi merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Selanjutnya, yang dimaksud dengan penemuan atau ciri khas bisnis misalnya sistem manajemen, siasat penjualan, system perapihan, atau siasat distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Mengenal Definisi Waralaba atau Franchise? Mengapa Enggak!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengatakan bahwa franchise ialah hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistim bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang udah terbukti sukses dan dapat dimanfaatkan dan/atau diterapkan oleh pihak lain menurut kontrak waralaba. Pada regulasi tersebut, dapat dipahami bahwa yang memiliki hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau inovasi ciri khas bisnis selanjutnya dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang menerapkan hak atas kekayaan intelektual tersebut yakni franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba yaitu satu sistim pendistribusian barang atau jasa kepada pelanggan akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberikan hak pada individu atau perusahaan buat mengadakan bisnis dengan merk, nama, sistem, mekanisme, dan strategi-strategi yang telah ditetapkan sebelumnya dalam bentang waktu tertentu mencakup zona tertentu.

Mengenal Definisi Waralaba atau Franchise? Mengapa Enggak!

Waralaba ialah system distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapatkan hak menjual produk atau jasa yang biasanya menerapkan bentuk dan sistim bisnis yang udah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mendeskripsikan waralaba sebagai jalinan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban memperhatikan kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dikerjakan oleh franchisee, umpamanya melalui training, di bawah merek dagang yang sama, serta bentuk dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau area franchisee menanamkan investasi pada bisnis tersebut dari sumber dananya sendiri.

Mengenal Definisi Waralaba atau Franchise? Mengapa Enggak!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengemukakan bahwa waralaba yaitu satu lisensi merek dari pemilik yang mengizinkan orang lain buat menjual produk atau service atas nama merk tersebut.

David J. Kaufmann menginterpretasikan franchising sebagai sebuah sistim pemasaran dan distribusi yang dikerjakan oleh institusi bisnis kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah fee, serta hak terhadap jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Mengenal Definisi Waralaba atau Franchise? Mengapa Enggak!

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba yaitu satu kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang diberikan pada orang lain (franchisee) buat memakai barang (merek) itu pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendeskripsikan franchise sebagai bisnis yang memberikan laba atau profit sangat istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang artinya ‘profit’.

Sekian info tentang Mengenal Definisi Waralaba atau Franchise? Mengapa Enggak!, semoga artikel kali ini bermanfaat untuk kalian. Tolong postingan ini diviralkan agar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *