Mengenal Definisi Waralaba atau Franchise? Mengapa Engga!

By | September 18, 2018

Pembahasan kita sekarang ialah Mengenal Definisi Waralaba atau Franchise? Mengapa Engga!. Di Indonesia, kata franchise diartikan sebagai “waralaba” (wara maknanya lebih, dan laba berarti untung). Jadi, waralaba artinya ‘lebih untung’. Waralaba adalah pemberian sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) terhadap pihak lain sebagai penerima waralaba.

Mengenal Definisi  Waralaba atau Franchise? Mengapa Engga!

Dengan kata lain, franchise ialah pengaturan bisnis dengan cara pemberian hak penggunaan nama dagang oleh franchisor terhadap pihak independen atau franchisee buat memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kontrak. Di samping itu, franchisee juga dikasih hak untuk membuka bisnis dan menerapkan keseluruhan system usahanya dengan menerapkan merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba merupakan sistem memperluas jaringan usaha dengan menjual merk disertai konsep standar yang berlaku untuk seluruh franchisee dalam menerapkan bisnis. Franchise adalah satu pola kemitraan usaha yang dipunyai oleh perusahaan yang punya merk dagang ternama, serta sistim manajemen, financial, dan pemasaran yang sudah mantap. Waralaba yakni suatu pengontrolan bisnis di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat memasarkan produk atau jasa perusahaan tersebut dengan aturan yang diatur oleh franchisor.

Mengenal Definisi Waralaba atau Franchise? Mengapa Engga!

Usaha franchise yakni metode pemasaran yang bertujuan mengembangkan network usaha dan memenuhi kebutuhan pembeli. Pengertian lainnya merupakan suatu bentuk kerja sama yang diikuti persetujuan bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberikan ijin atau hak kepada franchisee untuk menerapkan hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan sistim operasional bisnis yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberikan balasan biaya dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan fee lain terhadap franchisor.

Franchise merupakan satu wujud usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam membikin perjanjian jual beli hak monopoli buat menjalankan bisnis (waralaba). Kerja sama ini kebanyakan dengan bantuan awal seperti pemilihan tempat, rencana bangunan, pembelian perlengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, penguasaan mutu, riset, nasehat aturan, dan sumber-sumber permodalan.

Mengenal Definisi Waralaba atau Franchise? Mengapa Engga!

Menurut versi pemerintah Indonesia waralaba yaitu perikatan di mana salah satu pihak dikasih hak memanfaatkan dan/atau memakai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dipunyai pihak lain dengan suatu imbalan menurut prasyarat yang ditentukan oleh pihak lain tersebut dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise mencakup merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Lalu, yang dimaksud dengan terobosan atau ciri khas bisnis umpamanya sistem manajemen, teknik penjualan, metode pemberesan, atau metode distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Mengenal Definisi Waralaba atau Franchise? Mengapa Engga!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menerangkan bahwa franchise yakni hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistem bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang udah terbukti sukses dan dapat dimanfaatkan dan/atau diaplikasikan oleh pihak lain berdasarkan persetujuan franchise. Pada regulasi tersebut, dapat dipahami bahwa yang punya hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau inovasi ciri khas usaha lalu disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang menggunakan hak atas kekayaan intelektual tersebut yaitu franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba yaitu satu system pendistribusian barang atau jasa pada konsumen akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberi hak pada individu atau perusahaan buat menjalankan usaha dengan merk, nama, sistim, prosedur, dan siasat-siasat yang sudah ditetapkan sebelumnya dalam jangka waktu tertentu meliputi daerah tertentu.

Mengenal Definisi Waralaba atau Franchise? Mengapa Engga!

Waralaba ialah system distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat mendapatkan hak menjual produk atau jasa yang rata-rata menggunakan wujud dan sistem bisnis yang udah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mengartikan franchise sebagai relasi kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab menjaga kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dikerjakan oleh franchisee, misalnya lewat training, di bawah merk dagang yang sama, serta bentuk dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau area franchisee menanamkan investasi pada usaha tersebut dari sumber dananya sendiri.

Mengenal Definisi Waralaba atau Franchise? Mengapa Engga!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengemukakan bahwa franchise yakni sebuah lisensi merk dari pemilik yang membolehkan orang lain buat menjual produk atau service atas nama merk itu.

David J. Kaufmann menginterpretasikan franchising sebagai satu sistim pemasaran dan distribusi yang dilaksanakan oleh lembaga usaha kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah fee, serta hak terhadap akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Mengenal Definisi Waralaba atau Franchise? Mengapa Engga!

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise adalah satu kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang dikasih pada orang lain (franchisee) untuk menggunakan barang (merk) itu pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) menginterpretasikan franchise sebagai bisnis yang memberi laba atau profit amat sangat istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang artinya ‘profit’.

Sekian informasi mengenai Mengenal Definisi Waralaba atau Franchise? Mengapa Engga!, semoga postingan ini bermanfaat untuk Anda. Mohon post ini dibagikan biar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *