Mengenal Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Why Not!

By | Maret 14, 2019

Kali ini kami akan jelaskan seputar Mengenal Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Why Not!. Di Indonesia, kata franchise diterjemahkan sebagai “waralaba” (wara maknanya lebih, dan laba bermanka untung). Jadi, waralaba artinya ‘lebih untung’. Franchise yakni penyerahan sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) kepada pihak lain sebagai penerima franchise.

Mengenal Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Why Not!

Dengan kata lain, waralaba adalah kontrol usaha dengan cara penyerahan hak pengaplikasian merek dagang oleh franchisor pada pihak independen atau franchisee untuk memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kontrak. Di samping itu, franchisee pun diberikan hak untuk membuka bisnis dan mengerjakan keseluruhan sistem usahanya dengan menerapkan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba yakni cara memperluas jaringan bisnis dengan menjual merk disertai konsep standar yang berlaku untuk seluruh franchisee dalam menjalankan bisnis. Waralaba merupakan satu pola kemitraan usaha yang dipunyai oleh perusahaan yang mempunyai merk dagang ternama, serta sistim manajemen, keuangan, dan marketing yang sudah mantap. Waralaba merupakan suatu penguasaan usaha di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk memasarkan produk atau jasa perusahaan tersebut dengan aturan yang diatur oleh franchisor.

Mengenal Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Why Not!

Bisnis franchise merupakan metode pemasaran yang bertujuan melebarkan jaringan bisnis dan memenuhi kebutuhan pelanggan. Pengertian lainnya yaitu suatu wujud kerja sama yang diikuti kemufakatan bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberi ijin atau hak kepada franchisee buat mengaplikasikan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan sistim operasional bisnis yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberikan balasan biaya dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan biaya lain pada franchisor.

Franchise yakni satu wujud bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melaksanakan persetujuan jual beli hak monopoli untuk mengendalikan usaha (franchise). Kerja sama ini kebanyakan dengan suport awal seperti pemilihan lokasi, rencana bangunan, pembelian perlengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, kontrol mutu, riset, tuntunan hukum, dan sumber-sumber permodalan.

Mengenal Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Why Not!

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia waralaba yakni perikatan di mana salah satu pihak dikasih hak memanfaatkan dan/atau menggunakan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan menurut persyaratan yang ditentukan oleh pihak lain itu dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba mencakup merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Lalu, yang dimaksud dengan penemuan atau ciri khas usaha misalnya system manajemen, sistim penjualan, metode pembenahan, atau sistim distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Mengenal Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Why Not!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menyatakan bahwa franchise yaitu hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistem bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang telah teruji sukses dan bisa dimanfaatkan dan/atau diaplikasikan oleh pihak lain berdasarkan kesepakatan franchise. Pada regulasi itu, bisa dimengerti bahwa yang memiliki hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau inovasi ciri khas bisnis lalu disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang memanfaatkan hak atas kekayaan intelektual itu yaitu franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise merupakan satu sistem pendistribusian barang atau jasa kepada pelanggan akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberikan hak kepada individu atau perusahaan untuk melangsungkan bisnis dengan merk, nama, system, mekanisme, dan upaya-upaya yang telah ditetapkan sebelumnya dalam jangka waktu tertentu mencakup zona tertentu.

Mengenal Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Why Not!

Franchise merupakan sistim distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat mendapat hak menjual produk atau jasa yang kebanyakan menggunakan format dan sistem usaha yang udah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika mendefinisikan franchise sebagai jalinan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban melindungi kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dilaksanakan oleh franchisee, umpamanya melewati training, di bawah merk dagang yang sama, serta bentuk dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau area franchisee menginvestasikan pada bisnis tersebut dari sumber dananya sendiri.

Mengenal Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Why Not!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengatakan bahwa franchise ialah satu lisensi merek dari pemilik yang menyetujui orang lain untuk memasarkan barang atau jasa atas nama merk tersebut.

David J. Kaufmann menginterpretasikan franchising sebagai satu metode pemasaran dan distribusi yang dilakukan oleh institusi bisnis kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah fee, serta hak pada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Mengenal Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Why Not!

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba yakni satu kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang dikasih pada orang lain (franchisee) buat menggunakan barang (merk) tersebut pada usahanya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendefinisikan franchise sebagai bisnis yang memberi laba atau profit benar-benar istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang artinya ‘profit’.

Demikian info seputar Mengenal Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Why Not!, semoga artikel ini mencerahkan kalian. Kami berharap post ini dibagikan biar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *