Mengenal Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Kenapa Enggak!

By | November 28, 2018

Di postingan ini kami akan jelaskan terkait dengan Mengenal Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Kenapa Enggak!. Di Indonesia, kata franchise diterjemahkan sebagai “waralaba” (wara artinya lebih, dan laba bermanka untung). Jadi, waralaba maknanya ‘lebih untung’. Waralaba merupakan pemberian sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) kepada pihak lain sebagai penerima waralaba.

Mengenal Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Kenapa Enggak!

Dengan kata lain, waralaba ialah pengaturan bisnis dengan sistem pemberian hak pemanfaatan merk dagang oleh franchisor pada pihak independen atau franchisee untuk menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi perjanjian. Di samping itu, franchisee pun dikasih kewenangan buat membuka usaha dan mengerjakan keseluruhan system usahanya dengan memanfaatkan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba merupakan sistem memperluas jaringan usaha dengan menjual merk disertai konsep standar yang berlaku bagi semua franchisee dalam melakukan bisnis. Franchise ialah satu pola kemitraan bisnis yang dimiliki oleh perorangan yang memiliki merek dagang terkenal, serta sistem manajemen, financial, dan marketing yang telah mantap. Waralaba yaitu suatu pengendalian usaha di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat menjual produk atau jasa perusahaan itu dengan aturan yang ditetapkan oleh franchisor.

Mengenal Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Kenapa Enggak!

Usaha franchise yakni metode pemasaran yang bertujuan meluaskan jaringan usaha dan memenuhi keperluan pembeli. Definisi lainnya yaitu suatu bentuk kerja sama yang diikuti negosiasi bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberikan izin atau hak terhadap franchisee buat menerapkan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan sistim operasional bisnis yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberi imbalan biaya dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan fee lain kepada franchisor.

Franchise merupakan satu bentuk bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melangsungkan kontrak jual beli hak monopoli buat menyelenggarakan bisnis (franchise). Kerja sama ini lazimnya dengan suport awal seperti pemilihan daerah, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengendalian mutu, riset, tuntunan aturan, dan sumber-sumber permodalan.

Mengenal Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Kenapa Enggak!

Menurut versi pemerintah Indonesia waralaba merupakan persekutuan di mana salah satu pihak dikasih hak memanfaatkan dan/atau memakai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan menurut persyaratan yang ditentukan oleh pihak lain itu dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise meliputi merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Kemudian, yang dimaksud dengan kreatifitas atau ciri khas bisnis umpamanya sistem manajemen, sistem penjualan, cara pemberesan, atau cara distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Mengenal Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Kenapa Enggak!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menjelaskan bahwa waralaba merupakan hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistim bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang udah terbukti berhasil dan dapat dimanfaatkan dan/atau diaplikasikan oleh pihak lain menurut kesepakatan waralaba. Pada aturan tersebut, bisa dipahami bahwa yang punya hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau terobosan ciri khas usaha selanjutnya disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual tersebut yaitu franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise adalah satu sistim pendistribusian barang atau jasa kepada pelanggan akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberi hak kepada individu atau perusahaan untuk mengadakan usaha dengan merk, nama, sistim, prosedur, dan taktik-taktik yang udah diatur sebelumnya dalam bentang waktu tertentu meliputi kawasan tertentu.

Mengenal Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Kenapa Enggak!

Waralaba merupakan sistem distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat mendapat hak memasarkan produk atau jasa yang lazimnya mengaplikasikan bentuk dan system usaha yang sudah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mendeskripsikan franchise sebagai jalinan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab menjaga kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dilaksanakan oleh franchisee, misalnya lewat pelatihan, di bawah merk dagang yang sama, serta format dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau tempat franchisee menanamkan investasi pada bisnis itu dari sumber dananya sendiri.

Mengenal Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Kenapa Enggak!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengatakan bahwa waralaba merupakan satu lisensi merk dari pemilik yang menyetujui orang lain buat memasarkan barang atau jasa atas nama merk tersebut.

David J. Kaufmann menginterpretasikan franchising sebagai sebuah teknik marketing dan distribusi yang dilakukan oleh institusi usaha kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah fee, serta hak terhadap jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Mengenal Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Kenapa Enggak!

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba merupakan satu kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang diberikan pada orang lain (franchisee) buat memakai barang (merek) tersebut pada usahanya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) menginterpretasikan waralaba sebagai bisnis yang memberi laba atau keuntungan sangat istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang berarti ‘profit’.

Demikian info terkait dengan Mengenal Definisi Usaha Waralaba atau Franchise? Kenapa Enggak!, kami harap postingan ini membantu Anda. Mohon postingan ini dishare biar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *