Mengenal Definisi Franchise atau Waralaba? Mengapa Engga!

By | Januari 2, 2019

Topik kita sekarang ialah Mengenal Definisi Franchise atau Waralaba? Mengapa Engga!. Di Indonesia, kata franchise diartikan sebagai “waralaba” (wara maknanya lebih, dan laba bermanka untung). Jadi, waralaba artinya ‘lebih untung’. Waralaba merupakan pemberian sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) pada pihak lain sebagai penerima waralaba.

Mengenal Definisi  Franchise atau Waralaba? Mengapa Engga!

Dengan kata lain, franchise adalah pengaturan usaha dengan metode penyerahan hak penggunaan merek dagang oleh franchisor terhadap pihak independen atau franchisee buat menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kemufakatan. Selain itu, franchisee pun diberikan kewenangan untuk membuka bisnis dan melaksanakan keseluruhan system usahanya dengan memakai merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise ialah strategi memperluas network bisnis dengan menjual merk disertai konsep standar yang berlaku bagi semua franchisee dalam mengoperasikan bisnis. Franchise ialah suatu pola kemitraan bisnis yang dimiliki oleh perorangan yang punya merk dagang populer, serta sistim manajemen, financial, dan marketing yang sudah mantap. Waralaba adalah suatu kontrol usaha di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat menjual produk atau jasa perusahaan tersebut dengan aturan yang diatur oleh franchisor.

Mengenal Definisi Franchise atau Waralaba? Mengapa Engga!

Bisnis waralaba yaitu teknik pemasaran yang bertujuan mengembangkan jaringan bisnis dan memenuhi keperluan pelanggan. Pengertian lainnya yakni suatu format kerja sama yang diikuti perjanjian bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberikan ijin atau hak kepada franchisee untuk menerapkan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan system operasional usaha yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberi imbalan biaya dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan biaya lain pada franchisor.

Waralaba adalah satu format bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melakukan negosiasi jual beli hak monopoli untuk mengendalikan usaha (franchise). Kerja sama ini kebanyakan dengan dorongan awal seperti pemilihan daerah, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengontrolan kualitas, riset, pengarahan aturan, dan sumber-sumber permodalan.

Mengenal Definisi Franchise atau Waralaba? Mengapa Engga!

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia waralaba ialah persekutuan di mana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan/atau menggunakan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dimiliki pihak lain dengan suatu balasan menurut syarat yang ditentukan oleh pihak lain itu dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba meliputi merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Selanjutnya, yang dimaksud dengan kreatifitas atau ciri khas bisnis contohnya sistem manajemen, teknik penjualan, sistim penataan, atau sistem distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Mengenal Definisi Franchise atau Waralaba? Mengapa Engga!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengemukakan bahwa waralaba yakni hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistem bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang sudah terbukti berhasil dan dapat dimanfaatkan dan/atau diterapkan oleh pihak lain berdasarkan persetujuan waralaba. Pada aturan itu, dapat dimengerti bahwa yang punya hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau terobosan ciri khas usaha lalu dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang menggunakan hak atas kekayaan intelektual tersebut yaitu franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise yakni suatu sistim pendistribusian barang atau jasa kepada pembeli akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberi hak terhadap individu atau perusahaan untuk menyelenggarakan usaha dengan merk, nama, sistim, mekanisme, dan strategi-strategi yang sudah ditetapkan sebelumnya dalam bentang waktu tertentu meliputi zona tertentu.

Mengenal Definisi Franchise atau Waralaba? Mengapa Engga!

Franchise ialah sistem distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat menerima hak menjual produk atau jasa yang biasanya menggunakan format dan sistem usaha yang udah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mendeskripsikan waralaba sebagai jalinan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab menjaga kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dilaksanakan oleh franchisee, misalnya melalui training, di bawah merk dagang yang sama, serta bentuk dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau area franchisee menanamkan investasi pada usaha tersebut dari sumber dananya sendiri.

Mengenal Definisi Franchise atau Waralaba? Mengapa Engga!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menyatakan bahwa waralaba adalah satu lisensi merk dari pemilik yang memperbolehkan orang lain buat menjual produk atau service atas nama merk itu.

David J. Kaufmann menginterpretasikan franchising sebagai satu cara pemasaran dan distribusi yang dijalankan oleh institusi usaha kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah biaya, serta hak kepada jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Mengenal Definisi Franchise atau Waralaba? Mengapa Engga!

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba merupakan satu kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang dikasih pada orang lain (franchisee) untuk menggunakan barang (merek) tersebut pada usahanya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mengartikan franchise sebagai usaha yang memberikan laba atau keuntungan sangat istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang berarti ‘keuntungan’.

Demikian info mengenai Mengenal Definisi Franchise atau Waralaba? Mengapa Engga!, semoga artikel kali ini mencerahkan Anda. Mohon postingan ini disebarluaskan agar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *