Memahami Pengertian Waralaba? Kenapa Tidak!

By | Desember 24, 2018

Pembahasan kita sekarang ialah Memahami Pengertian Waralaba? Kenapa Tidak!. Di Indonesia, kata franchise ditafsirkan sebagai “waralaba” (wara artinya lebih, dan laba bermanka untung). Jadi, waralaba artinya ‘lebih untung’. Waralaba ialah penyerahan sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) kepada pihak lain sebagai penerima franchise.

Memahami Pengertian  Waralaba? Kenapa Tidak!

Dengan kata lain, franchise ialah pengaturan usaha dengan system penyerahan hak penggunaan merk dagang oleh franchisor pada pihak independen atau franchisee untuk menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kemufakatan. Di samping itu, franchisee juga diberi wewenang untuk membuka usaha dan melakukan keseluruhan system usahanya dengan menerapkan merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise ialah metode memperluas network bisnis dengan menjual merk disertai konsep standar yang berlaku bagi seluruh franchisee dalam menjalankan usaha. Franchise yaitu suatu pola kemitraan usaha yang dipunyai oleh perusahaan yang punya merk dagang kondang, serta system manajemen, financial, dan pemasaran yang telah mantap. Waralaba adalah suatu pengontrolan usaha di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat menjual produk atau jasa perusahaan tersebut dengan aturan yang ditetapkan oleh franchisor.

Memahami Pengertian Waralaba? Kenapa Tidak!

Bisnis waralaba yakni sistem pemasaran yang bertujuan mengoptimalkan jaringan usaha dan memenuhi keperluan pembeli. Definisi lainnya ialah suatu bentuk kerja sama yang diikuti persetujuan bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberikan izin atau hak terhadap franchisee buat menerapkan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan sistem operasional bisnis yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberikan balasan biaya dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan biaya lain kepada franchisor.

Waralaba merupakan satu format bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melangsungkan kesepakatan jual beli hak monopoli buat menjalankan bisnis (franchise). Kerja sama ini biasanya dengan suport awal seperti pemilihan tempat, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengaturan kualitas, riset, pengarahan aturan, dan sumber-sumber permodalan.

Memahami Pengertian Waralaba? Kenapa Tidak!

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia waralaba merupakan perserikatan di mana salah satu pihak dikasih hak memanfaatkan dan/atau menerapkan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan menurut persyaratan yang ditetapkan oleh pihak lain tersebut dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise meliputi merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Lalu, yang dimaksud dengan inovasi atau ciri khas bisnis umpamanya sistem manajemen, system penjualan, sistim pemberesan, atau cara distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Memahami Pengertian Waralaba? Kenapa Tidak!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengemukakan bahwa franchise adalah hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap system bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang telah terbukti berhasil dan bisa dimanfaatkan dan/atau digunakan oleh pihak lain berdasarkan negosiasi franchise. Pada tata tertib itu, dapat dipahami bahwa yang mempunyai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau penemuan ciri khas bisnis lalu disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang memanfaatkan hak atas kekayaan intelektual itu ialah franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba yakni suatu system pendistribusian barang atau jasa pada pelanggan akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberi hak kepada individu atau perusahaan buat menjalankan bisnis dengan merk, nama, sistim, mekanisme, dan cara-cara yang telah ditetapkan sebelumnya dalam bentang waktu tertentu meliputi daerah tertentu.

Memahami Pengertian Waralaba? Kenapa Tidak!

Franchise yaitu sistim distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapatkan hak memasarkan produk atau jasa yang lazimnya memanfaatkan bentuk dan sistim bisnis yang sudah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mengartikan waralaba sebagai relasi kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab memelihara kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dilakukan oleh franchisee, misalnya melalui pelatihan, di bawah merk dagang yang sama, serta wujud dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau area franchisee menanamkan investasi pada usaha itu dari sumber dananya sendiri.

Memahami Pengertian Waralaba? Kenapa Tidak!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengemukakan bahwa waralaba yaitu satu lisensi merek dari pemilik yang membolehkan orang lain buat memasarkan produk atau service atas nama merk tersebut.

David J. Kaufmann mengartikan franchising sebagai sebuah strategi marketing dan distribusi yang dilaksanakan oleh institusi usaha kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah biaya, serta hak terhadap akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Memahami Pengertian Waralaba? Kenapa Tidak!

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba merupakan sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang diberi pada orang lain (franchisee) buat memakai barang (merk) tersebut pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) menginterpretasikan waralaba sebagai usaha yang memberikan laba atau keuntungan sangat istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang artinya ‘keuntungan’.

Demikian info mengenai Memahami Pengertian Waralaba? Kenapa Tidak!, semoga post kali ini membantu kalian. Mohon post ini disebarluaskan biar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *