Memahami Pengertian Waralaba? Kenapa Enggak!

By | Agustus 7, 2018

Kali ini kami akan bahas terkait dengan Memahami Pengertian Waralaba? Kenapa Enggak!. Di Indonesia, kata franchise ditafsirkan sebagai “waralaba” (wara berarti lebih, dan laba artinya untung). Jadi, waralaba artinya ‘lebih untung’. Franchise ialah penyerahan sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) pada pihak lain sebagai penerima franchise.

Memahami Pengertian  Waralaba? Kenapa Enggak!

Dengan kata lain, franchise merupakan penguasaan bisnis dengan sistim penyerahan hak pengaplikasian nama dagang oleh franchisor kepada pihak independen atau franchisee untuk memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kemufakatan. Selain itu, franchisee pun diberikan kewenangan untuk membuka usaha dan mengerjakan keseluruhan sistim usahanya dengan memanfaatkan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba merupakan siasat memperluas jaringan bisnis dengan menjual merk disertai konsep standar yang berlaku untuk seluruh franchisee dalam mempraktikkan usaha. Waralaba yaitu suatu pola kemitraan bisnis yang dipunyai oleh perusahaan yang memiliki merek dagang ternama, serta system manajemen, keuangan, dan marketing yang telah mantap. Franchise yakni suatu kontrol usaha di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk memasarkan produk atau jasa perusahaan tersebut dengan aturan yang ditentukan oleh franchisor.

Memahami Pengertian Waralaba? Kenapa Enggak!

Bisnis waralaba ialah sistem marketing yang bertujuan mengoptimalkan network usaha dan memenuhi kebutuhan pelanggan. Definisi lainnya merupakan suatu bentuk kerja sama yang diikuti kontrak bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberikan izin atau hak pada franchisee untuk menggunakan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan sistim operasional bisnis yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberi balasan biaya dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan fee lain pada franchisor.

Waralaba merupakan suatu wujud usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melangsungkan perjanjian jual beli hak monopoli untuk mengendalikan bisnis (waralaba). Kerja sama ini lazimnya dengan suport awal seperti pemilihan daerah, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengaturan kualitas, riset, nasihat regulasi, dan sumber-sumber permodalan.

Memahami Pengertian Waralaba? Kenapa Enggak!

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia franchise adalah kontrak di mana salah satu pihak diberi hak memanfaatkan dan/atau menggunakan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dimiliki pihak lain dengan suatu balasan menurut persyaratan yang ditentukan oleh pihak lain tersebut dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise mencakup merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Selanjutnya, yang dimaksud dengan terobosan atau ciri khas bisnis misalnya system manajemen, cara penjualan, siasat pembenahan, atau siasat distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Memahami Pengertian Waralaba? Kenapa Enggak!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengungkapkan bahwa waralaba adalah hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap system bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang udah teruji sukses dan dapat dimanfaatkan dan/atau diaplikasikan oleh pihak lain menurut perjanjian waralaba. Pada tata tertib itu, bisa dipahami bahwa yang punya hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau inovasi ciri khas usaha selanjutnya disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang memakai hak atas kekayaan intelektual itu adalah franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise adalah suatu sistim pendistribusian barang atau jasa pada konsumen akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberi hak kepada individu atau perusahaan buat mengadakan usaha dengan merk, nama, system, prosedur, dan kiat-kiat yang udah ditetapkan sebelumnya dalam jangka waktu tertentu meliputi zona tertentu.

Memahami Pengertian Waralaba? Kenapa Enggak!

Waralaba yaitu sistim distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat mendapat hak menjual produk atau jasa yang lazimnya menerapkan bentuk dan sistim bisnis yang udah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika mengartikan franchise sebagai hubungan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban menjaga kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dilaksanakan oleh franchisee, misalnya lewat pelatihan, di bawah merk dagang yang sama, serta wujud dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau kawasan franchisee menginvestasikan pada usaha itu dari sumber dananya sendiri.

Memahami Pengertian Waralaba? Kenapa Enggak!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menyatakan bahwa franchise yaitu satu lisensi merek dari pemilik yang memperkenankan orang lain untuk memasarkan barang atau service atas nama merek itu.

David J. Kaufmann mendeskripsikan franchising sebagai sebuah strategi pemasaran dan distribusi yang dilakukan oleh lembaga bisnis kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah fee, serta hak kepada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Memahami Pengertian Waralaba? Kenapa Enggak!

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba merupakan satu kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang dikasih pada orang lain (franchisee) untuk memakai barang (merek) itu pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mengartikan franchise sebagai bisnis yang memberi laba atau profit amat istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang berarti ‘keuntungan’.

Sekian informasi perihal Memahami Pengertian Waralaba? Kenapa Enggak!, kami harap artikel kali ini bermanfaat untuk Anda. Tolong postingan ini dishare agar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *