Memahami Pengertian Usaha Waralaba? Why Not!

By | April 26, 2018

Pembahasan kita sekarang adalah Memahami Pengertian Usaha Waralaba? Why Not!. Di Indonesia, kata franchise diterjemahkan sebagai “waralaba” (wara bermanka lebih, dan laba berarti untung). Jadi, waralaba maknanya ‘lebih untung’. Waralaba yakni pemberian sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) terhadap pihak lain sebagai penerima franchise.

Memahami Pengertian Usaha Waralaba? Why Not!

Dengan kata lain, franchise yakni pengaturan usaha dengan metode penyerahan hak penggunaan nama dagang oleh franchisor pada pihak independen atau franchisee untuk memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kontrak. Di samping itu, franchisee pun diberi kewenangan buat membuka usaha dan mempraktikkan keseluruhan sistim bisnisnya dengan menggunakan merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba ialah metode memperluas network usaha dengan memasarkan merek disertai konsep standar yang berlaku buat seluruh franchisee dalam menjalankan bisnis. Franchise adalah satu pola kemitraan bisnis yang dipunyai oleh perorangan yang mempunyai merek dagang terkenal, serta system manajemen, keuangan, dan pemasaran yang telah mantap. Franchise adalah suatu pengontrolan usaha di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk menjual produk atau jasa perusahaan tersebut dengan aturan yang diatur oleh franchisor.

Memahami Pengertian Usaha Waralaba? Why Not!

Bisnis waralaba ialah taktik pemasaran yang bertujuan memaksimalkan network usaha dan memenuhi kebutuhan konsumen. Definisi lainnya ialah suatu bentuk kerja sama yang diikuti kemufakatan bahwa franchisor (pemilik franchise) memberikan izin atau hak terhadap franchisee untuk memakai hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan system operasional usaha yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberikan balasan fee dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan biaya lain kepada franchisor.

Franchise merupakan suatu format bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melangsungkan kesepakatan jual beli hak monopoli buat menjalankan usaha (franchise). Kerja sama ini umumnya dengan dukungan awal seperti pemilihan tempat, rencana bangunan, pembelian kelengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, kontrol mutu, riset, nasehat peraturan, dan sumber-sumber permodalan.

Memahami Pengertian Usaha Waralaba? Why Not!

Menurut versi pemerintah Indonesia franchise merupakan kontrak di mana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan/atau mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dipunyai pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan prasyarat yang diatur oleh pihak lain tersebut dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba meliputi merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Lalu, yang dimaksud dengan kreatifitas atau ciri khas usaha misalnya system manajemen, sistem penjualan, system penataan, atau strategi distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Memahami Pengertian Usaha Waralaba? Why Not!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengemukakan bahwa franchise adalah hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistim bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang udah teruji berhasil dan bisa dimanfaatkan dan/atau diaplikasikan oleh pihak lain berdasarkan persetujuan franchise. Pada tata tertib itu, bisa dimengerti bahwa yang mempunyai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau temuan ciri khas usaha lalu disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang menggunakan hak atas kekayaan intelektual tersebut yaitu franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise ialah satu sistem pendistribusian barang atau jasa pada konsumen akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberikan hak pada individu atau perusahaan untuk menjalankan usaha dengan merek, nama, system, mekanisme, dan siasat-siasat yang telah ditentukan sebelumnya dalam jangka waktu tertentu meliputi daerah tertentu.

Memahami Pengertian Usaha Waralaba? Why Not!

Franchise ialah sistem distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapat hak menjual produk atau jasa yang kebanyakan menerapkan format dan sistim bisnis yang udah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mengartikan waralaba sebagai jalinan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab melindungi kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dilakukan oleh franchisee, misalnya melalui training, di bawah merek dagang yang sama, serta wujud dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau daerah franchisee menginvestasikan pada usaha itu dari sumber dananya sendiri.

Memahami Pengertian Usaha Waralaba? Why Not!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menjelaskan bahwa franchise yaitu satu lisensi merk dari pemilik yang menyetujui orang lain buat menjual produk atau jasa atas nama merk tersebut.

David J. Kaufmann mendefinisikan franchising sebagai satu sistem marketing dan distribusi yang dikerjakan oleh institusi usaha kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah biaya, serta hak terhadap akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Memahami Pengertian Usaha Waralaba? Why Not!

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba ialah satu kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang diberikan pada orang lain (franchisee) untuk memakai barang (merk) itu pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) menginterpretasikan franchise sebagai bisnis yang memberikan laba atau profit amat istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang artinya ‘keuntungan’.

Sekian informasi tentang Memahami Pengertian Usaha Waralaba? Why Not!, kami harap postingan ini berguna untuk kalian. Tolong post ini dibagikan agar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *