Memahami Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise? Why Not!

By | Juli 30, 2018

Kali ini kami akan jelaskan tentang Memahami Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise? Why Not!. Di Indonesia, kata franchise diartikan sebagai “waralaba” (wara artinya lebih, dan laba artinya untung). Jadi, waralaba maknanya ‘lebih untung’. Waralaba adalah pemberian sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) kepada pihak lain sebagai penerima waralaba.

Memahami Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise? Why Not!

Dengan kata lain, waralaba adalah pengontrolan usaha dengan sistim pemberian hak penggunaan merk dagang oleh franchisor terhadap pihak independen atau franchisee buat memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi perjanjian. Selain itu, franchisee juga diberi kewenangan buat membuka usaha dan menerapkan keseluruhan sistim usahanya dengan memakai merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba adalah teknik memperluas jaringan usaha dengan memasarkan merek disertai konsep standar yang berlaku untuk seluruh franchisee dalam menjalankan bisnis. Franchise yakni satu pola kemitraan bisnis yang dimiliki oleh perorangan yang memiliki merek dagang kenamaan, serta sistem manajemen, keuangan, dan pemasaran yang sudah mantap. Franchise ialah suatu kontrol usaha di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat menjual produk atau jasa perusahaan tersebut dengan peraturan yang diatur oleh franchisor.

Memahami Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise? Why Not!

Bisnis waralaba ialah cara marketing yang bertujuan membangun network bisnis dan memenuhi kebutuhan pelanggan. Pengertian lainnya yaitu suatu wujud kerja sama yang diikuti kemufakatan bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberikan ijin atau hak terhadap franchisee untuk memanfaatkan hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan sistem operasional bisnis yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberikan imbalan biaya dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan biaya lain terhadap franchisor.

Franchise merupakan suatu wujud usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melaksanakan kontrak jual beli hak monopoli untuk menyelenggarakan bisnis (franchise). Kerja sama ini biasanya dengan dorongan awal seperti pemilihan lokasi, rencana bangunan, pembelian kelengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengaturan kualitas, riset, nasihat aturan, dan sumber-sumber permodalan.

Memahami Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise? Why Not!

Menurut versi pemerintah Indonesia franchise yaitu kontrak di mana salah satu pihak diberi hak memanfaatkan dan/atau menggunakan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dipunyai pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan persyaratan yang diatur oleh pihak lain tersebut dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise mencakup merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Selanjutnya, yang dimaksud dengan inovasi atau ciri khas usaha umpamanya sistem manajemen, cara penjualan, teknik penataan, atau siasat distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Memahami Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise? Why Not!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menerangkan bahwa franchise merupakan hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistim bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang sudah terbukti berhasil dan bisa dimanfaatkan dan/atau dipakai oleh pihak lain menurut persetujuan franchise. Pada aturan itu, dapat dipahami bahwa yang memiliki hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau inovasi ciri khas usaha selanjutnya dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang memanfaatkan hak atas kekayaan intelektual tersebut ialah franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise yakni suatu sistim pendistribusian barang atau jasa kepada konsumen akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberikan hak kepada individu atau perusahaan buat melangsungkan bisnis dengan merek, nama, system, prosedur, dan siasat-siasat yang telah diatur sebelumnya dalam jangka waktu tertentu mencakup daerah tertentu.

Memahami Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise? Why Not!

Franchise adalah system distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk menerima hak menjual produk atau jasa yang biasanya memanfaatkan wujud dan sistem usaha yang udah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika mendeskripsikan waralaba sebagai ikatan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab menjaga kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dijalankan oleh franchisee, misalnya lewat training, di bawah merek dagang yang sama, serta bentuk dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau area franchisee menginvestasikan pada bisnis tersebut dari sumber dananya sendiri.

Memahami Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise? Why Not!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menerangkan bahwa franchise yaitu satu lisensi merek dari pemilik yang memperbolehkan orang lain untuk memasarkan barang atau service atas nama merk tersebut.

David J. Kaufmann mendefinisikan franchising sebagai sebuah sistim marketing dan distribusi yang dikerjakan oleh lembaga usaha kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah fee, serta hak terhadap jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Memahami Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise? Why Not!

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba adalah satu kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang dikasih kepada orang lain (franchisee) buat menggunakan barang (merek) tersebut pada usahanya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) menginterpretasikan waralaba sebagai usaha yang memberi laba atau profit sangat istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang berarti ‘profit’.

Demikian informasi seputar Memahami Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise? Why Not!, semoga postingan ini membantu kawan-kawan semua. Kami berharap artikel ini dishare biar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *