Memahami Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Enggak!

By | Oktober 11, 2018

Di postingan ini kami akan bahas seputar Memahami Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Enggak!. Di Indonesia, kata franchise diterjemahkan sebagai “waralaba” (wara maknanya lebih, dan laba artinya untung). Jadi, waralaba berarti ‘lebih untung’. Waralaba yaitu penyerahan sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) kepada pihak lain sebagai penerima franchise.

Memahami Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Enggak!

Dengan kata lain, waralaba ialah kontrol usaha dengan cara penyerahan hak penggunaan merek dagang oleh franchisor kepada pihak independen atau franchisee buat menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi perjanjian. Selain itu, franchisee juga diberikan wewenang buat membuka bisnis dan melakukan keseluruhan system bisnisnya dengan mengaplikasikan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise merupakan siasat memperluas jaringan usaha dengan memasarkan merk disertai konsep standar yang berlaku bagi seluruh franchisee dalam menjalankan usaha. Franchise ialah satu pola kemitraan usaha yang dipunyai oleh perusahaan yang memiliki merek dagang kenamaan, serta sistim manajemen, keuangan, dan pemasaran yang sudah mantap. Franchise merupakan suatu pengaturan usaha di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat memasarkan produk atau jasa perusahaan itu dengan aturan yang ditentukan oleh franchisor.

Memahami Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Enggak!

Bisnis franchise adalah taktik pemasaran yang bertujuan meluaskan network bisnis dan memenuhi keperluan pelanggan. Definisi lainnya merupakan suatu bentuk kerja sama yang diikuti kesepakatan bahwa franchisor (pemilik franchise) memberikan izin atau hak pada franchisee buat menerapkan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan sistem operasional bisnis yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberi imbalan fee dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan fee lain kepada franchisor.

Waralaba yaitu satu bentuk bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melakukan kesepakatan jual beli hak monopoli buat menjalankan bisnis (waralaba). Kerja sama ini rata-rata dengan dukungan awal seperti pemilihan lokasi, rencana bangunan, pembelian kelengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, penguasaan mutu, riset, nasihat aturan, dan sumber-sumber permodalan.

Memahami Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Enggak!

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia waralaba yaitu persekutuan di mana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan/atau menggunakan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan suatu balasan menurut persyaratan yang ditentukan oleh pihak lain tersebut dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise mencakup merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Lalu, yang dimaksud dengan terobosan atau ciri khas bisnis contohnya sistim manajemen, teknik penjualan, siasat pemberesan, atau siasat distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Memahami Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Enggak!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengatakan bahwa franchise adalah hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistem bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang udah teruji sukses dan bisa dimanfaatkan dan/atau diterapkan oleh pihak lain menurut kesepakatan waralaba. Pada regulasi itu, bisa dipahami bahwa yang mempunyai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau inovasi ciri khas bisnis selanjutnya disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang menerapkan hak atas kekayaan intelektual itu yaitu franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba merupakan suatu system pendistribusian barang atau jasa kepada konsumen akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberikan hak kepada individu atau perusahaan buat mengerjakan bisnis dengan merek, nama, sistem, prosedur, dan teknik-teknik yang sudah ditetapkan sebelumnya dalam bentang waktu tertentu meliputi kawasan tertentu.

Memahami Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Enggak!

Franchise yaitu sistem distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk menerima hak menjual produk atau jasa yang kebanyakan memakai format dan sistim usaha yang sudah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika mendefinisikan franchise sebagai relasi kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab memelihara kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dilaksanakan oleh franchisee, umpamanya melalui pelatihan, di bawah merek dagang yang sama, serta bentuk dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau kawasan franchisee menanamkan investasi pada bisnis tersebut dari sumber dananya sendiri.

Memahami Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Enggak!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengatakan bahwa waralaba adalah satu lisensi merk dari pemilik yang membolehkan orang lain untuk menjual barang atau jasa atas nama merk tersebut.

David J. Kaufmann menginterpretasikan franchising sebagai satu taktik marketing dan distribusi yang dijalankan oleh institusi usaha kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah biaya, serta hak pada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Memahami Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Enggak!

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba ialah sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang diberikan kepada orang lain (franchisee) buat mengaplikasikan barang (merek) itu pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendeskripsikan waralaba sebagai usaha yang memberi laba atau profit amat sangat istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang berarti ‘keuntungan’.

Sekian informasi tentang Memahami Pengertian Usaha Waralaba atau Franchise? Mengapa Enggak!, semoga postingan kali ini bermanfaat buat kalian. Mohon artikel ini disebarluaskan supaya semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *