Memahami Pengertian Usaha Franchise? Kenapa Enggak!

By | Januari 31, 2019

Di postingan ini kami akan jelaskan tentang Memahami Pengertian Usaha Franchise? Kenapa Enggak!. Di Indonesia, kata franchise diterjemahkan sebagai “waralaba” (wara maknanya lebih, dan laba bermanka untung). Jadi, waralaba maknanya ‘lebih untung’. Waralaba merupakan penyerahan sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) kepada pihak lain sebagai penerima franchise.

Memahami Pengertian Usaha Franchise? Kenapa Enggak!

Dengan kata lain, waralaba merupakan kontrol bisnis dengan system penyerahan hak penerapan merek dagang oleh franchisor terhadap pihak independen atau franchisee untuk memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kesepakatan. Selain itu, franchisee juga diberikan wewenang buat membuka bisnis dan mengaplikasikan keseluruhan sistem usahanya dengan mengaplikasikan merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise adalah taktik memperluas network usaha dengan menjual merk disertai konsep standar yang berlaku buat semua franchisee dalam menerapkan usaha. Waralaba ialah satu pola kemitraan bisnis yang dipunyai oleh perorangan yang mempunyai merek dagang populer, serta sistem manajemen, financial, dan pemasaran yang telah mantap. Waralaba yakni suatu pengontrolan usaha di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk menjual produk atau jasa perusahaan tersebut dengan aturan yang ditetapkan oleh franchisor.

Memahami Pengertian Usaha Franchise? Kenapa Enggak!

Bisnis waralaba merupakan upaya marketing yang bertujuan membangun jaringan usaha dan memenuhi kebutuhan pelanggan. Pengertian lainnya yaitu suatu wujud kerja sama yang diikuti perjanjian bahwa franchisor (pemilik franchise) memberi izin atau hak terhadap franchisee buat memakai hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan sistem operasional bisnis yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberi balasan fee dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan fee lain kepada franchisor.

Waralaba yakni suatu format usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam membikin kesepakatan jual beli hak monopoli buat menyelenggarakan bisnis (waralaba). Kerja sama ini lazimnya dengan dorongan awal seperti pemilihan tempat, rencana bangunan, pembelian perlengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengendalian mutu, riset, tuntunan hukum, dan sumber-sumber permodalan.

Memahami Pengertian Usaha Franchise? Kenapa Enggak!

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia waralaba yaitu perserikatan di mana salah satu pihak dikasih hak memanfaatkan dan/atau menerapkan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan suatu balasan menurut persyaratan yang ditetapkan oleh pihak lain tersebut dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba mencakup merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Kemudian, yang dimaksud dengan temuan atau ciri khas bisnis contohnya sistem manajemen, cara penjualan, siasat perapihan, atau siasat distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Memahami Pengertian Usaha Franchise? Kenapa Enggak!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengungkapkan bahwa franchise yaitu hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistem bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang udah teruji berhasil dan dapat dimanfaatkan dan/atau diterapkan oleh pihak lain berdasarkan perjanjian franchise. Pada tata tertib tersebut, bisa dipahami bahwa yang mempunyai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau inovasi ciri khas usaha selanjutnya dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang memanfaatkan hak atas kekayaan intelektual itu adalah franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise yaitu suatu system pendistribusian barang atau jasa pada pembeli akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberikan hak terhadap individu atau perusahaan buat melangsungkan usaha dengan merk, nama, sistem, mekanisme, dan siasat-siasat yang sudah diatur sebelumnya dalam bentang waktu tertentu mencakup daerah tertentu.

Memahami Pengertian Usaha Franchise? Kenapa Enggak!

Waralaba yaitu sistim distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapat hak menjual produk atau jasa yang lazimnya mengaplikasikan bentuk dan system bisnis yang udah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika menginterpretasikan waralaba sebagai relasi kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab melindungi kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dijalankan oleh franchisee, umpamanya melewati pelatihan, di bawah merk dagang yang sama, serta wujud dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau area franchisee menanamkan investasi pada bisnis itu dari sumber dananya sendiri.

Memahami Pengertian Usaha Franchise? Kenapa Enggak!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menjelaskan bahwa waralaba adalah sebuah lisensi merek dari pemilik yang mengizinkan orang lain buat menjual barang atau service atas nama merek tersebut.

David J. Kaufmann mengartikan franchising sebagai sebuah teknik marketing dan distribusi yang dikerjakan oleh lembaga bisnis kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah fee, serta hak kepada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Memahami Pengertian Usaha Franchise? Kenapa Enggak!

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise ialah sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang dikasih kepada orang lain (franchisee) untuk memakai barang (merek) itu pada usahanya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendefinisikan franchise sebagai bisnis yang memberi laba atau keuntungan benar-benar istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang artinya ‘keuntungan’.

Sekian informasi perihal Memahami Pengertian Usaha Franchise? Kenapa Enggak!, kami harap artikel kali ini berguna buat Anda. Kami berharap postingan ini diviralkan supaya semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *