Memahami Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba? Why Not!

By | November 27, 2018

Sekarang kami akan ulas tentang Memahami Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba? Why Not!. Di Indonesia, kata franchise diartikan sebagai “waralaba” (wara artinya lebih, dan laba bermanka untung). Jadi, waralaba maknanya ‘lebih untung’. Waralaba yakni pemberian sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) kepada pihak lain sebagai penerima franchise.

Memahami Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba? Why Not!

Dengan kata lain, waralaba ialah pengendalian usaha dengan cara pemberian hak penggunaan nama dagang oleh franchisor terhadap pihak independen atau franchisee buat memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kontrak. Di samping itu, franchisee pun dikasih hak untuk membuka usaha dan mengimplementasikan keseluruhan sistem bisnisnya dengan memanfaatkan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise yaitu teknik memperluas jaringan usaha dengan memasarkan merk disertai konsep standar yang berlaku buat seluruh franchisee dalam mengerjakan usaha. Waralaba adalah suatu pola kemitraan usaha yang dipunyai oleh perorangan yang punya merek dagang kenamaan, serta sistem manajemen, financial, dan marketing yang sudah mantap. Waralaba adalah suatu penguasaan bisnis di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk menjual produk atau jasa perusahaan itu dengan peraturan yang diatur oleh franchisor.

Memahami Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba? Why Not!

Usaha franchise yakni cara marketing yang bertujuan memaksimalkan network bisnis dan memenuhi kebutuhan konsumen. Definisi lainnya yaitu suatu wujud kerja sama yang diikuti negosiasi bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberi izin atau hak pada franchisee buat menerapkan hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan sistem operasional bisnis yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberikan imbalan fee dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan fee lain pada franchisor.

Waralaba yaitu satu wujud bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam membikin kesepakatan jual beli hak monopoli buat menjalankan usaha (franchise). Kerja sama ini rata-rata dengan support awal seperti pemilihan tempat, rencana bangunan, pembelian kelengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengontrolan kualitas, riset, bimbingan regulasi, dan sumber-sumber permodalan.

Memahami Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba? Why Not!

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia waralaba merupakan persekutuan di mana salah satu pihak diberi hak memanfaatkan dan/atau memakai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dipunyai pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan syarat yang ditentukan oleh pihak lain tersebut dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba meliputi merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Lalu, yang dimaksud dengan inovasi atau ciri khas bisnis umpamanya sistem manajemen, sistem penjualan, metode pembenahan, atau metode distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Memahami Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba? Why Not!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengungkapkan bahwa waralaba yaitu hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap system bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang telah terbukti berhasil dan dapat dimanfaatkan dan/atau diterapkan oleh pihak lain menurut persetujuan waralaba. Pada peraturan tersebut, dapat dipahami bahwa yang mempunyai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau inovasi ciri khas bisnis kemudian disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang memakai hak atas kekayaan intelektual tersebut yaitu franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba yaitu satu sistim pendistribusian barang atau jasa pada konsumen akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberi hak kepada individu atau perusahaan buat menjalankan usaha dengan merek, nama, sistim, mekanisme, dan cara-cara yang sudah ditetapkan sebelumnya dalam rentang waktu tertentu mencakup zona tertentu.

Memahami Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba? Why Not!

Franchise ialah sistem distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat menerima hak menjual produk atau jasa yang umumnya memakai format dan sistim usaha yang udah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika mengartikan waralaba sebagai ikatan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab mempertahankan kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dilaksanakan oleh franchisee, misalnya melewati training, di bawah merk dagang yang sama, serta bentuk dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau kawasan franchisee menanamkan investasi pada bisnis itu dari sumber dananya sendiri.

Memahami Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba? Why Not!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengatakan bahwa franchise yakni sebuah lisensi merk dari pemilik yang memperbolehkan orang lain buat memasarkan barang atau service atas nama merek tersebut.

David J. Kaufmann mendeskripsikan franchising sebagai sebuah taktik pemasaran dan distribusi yang dikerjakan oleh lembaga usaha kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah biaya, serta hak kepada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Memahami Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba? Why Not!

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba merupakan sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang diberi pada orang lain (franchisee) buat memakai barang (merk) itu pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendefinisikan waralaba sebagai usaha yang memberi laba atau keuntungan benar-benar istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang artinya ‘profit’.

Sekian info seputar Memahami Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba? Why Not!, kami harap post ini bermanfaat buat sahabat semua. Tolong post ini disebarluaskan supaya semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *