Memahami Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba? Mengapa Enggak!

By | Desember 1, 2018

Pada kesempatan ini kami akan bahas terkait dengan Memahami Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba? Mengapa Enggak!. Di Indonesia, kata franchise diterjemahkan sebagai “waralaba” (wara artinya lebih, dan laba artinya untung). Jadi, waralaba berarti ‘lebih untung’. Franchise adalah pemberian sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) pada pihak lain sebagai penerima waralaba.

Memahami Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba? Mengapa Enggak!

Dengan kata lain, waralaba yakni pengontrolan bisnis dengan metode penyerahan hak penerapan merk dagang oleh franchisor terhadap pihak independen atau franchisee untuk memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi negosiasi. Di samping itu, franchisee juga diberikan kewenangan buat membuka usaha dan mengoperasikan keseluruhan sistim bisnisnya dengan menggunakan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba yakni upaya memperluas jaringan usaha dengan memasarkan merek disertai konsep standar yang berlaku untuk semua franchisee dalam melaksanakan bisnis. Franchise yaitu suatu pola kemitraan usaha yang dimiliki oleh perorangan yang mempunyai merk dagang kenamaan, serta system manajemen, financial, dan marketing yang udah mantap. Franchise ialah suatu kontrol bisnis di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk menjual produk atau jasa perusahaan itu dengan peraturan yang diatur oleh franchisor.

Memahami Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba? Mengapa Enggak!

Usaha franchise yaitu metode pemasaran yang bertujuan membangun jaringan usaha dan memenuhi keperluan pembeli. Definisi lainnya yakni suatu format kerja sama yang diikuti perjanjian bahwa franchisor (pemilik franchise) memberi izin atau hak kepada franchisee buat menggunakan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan system operasional bisnis yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberikan balasan biaya dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan fee lain pada franchisor.

Waralaba yaitu suatu bentuk usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam membuat persetujuan jual beli hak monopoli buat mengendalikan bisnis (franchise). Kerja sama ini lazimnya dengan support awal seperti pemilihan tempat, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengaturan mutu, riset, nasihat aturan, dan sumber-sumber permodalan.

Memahami Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba? Mengapa Enggak!

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia franchise yakni perserikatan di mana salah satu pihak diberi hak memanfaatkan dan/atau menggunakan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan menurut syarat yang diatur oleh pihak lain itu dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise mencakup merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Selanjutnya, yang dimaksud dengan inovasi atau ciri khas usaha misalnya sistim manajemen, sistem penjualan, cara perapihan, atau sistem distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Memahami Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba? Mengapa Enggak!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menerangkan bahwa franchise adalah hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap system bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang telah terbukti sukses dan bisa dimanfaatkan dan/atau dipakai oleh pihak lain berdasarkan kesepakatan franchise. Pada regulasi itu, bisa dimengerti bahwa yang mempunyai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau terobosan ciri khas usaha kemudian dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang memakai hak atas kekayaan intelektual tersebut yaitu franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise ialah satu sistim pendistribusian barang atau jasa pada konsumen akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberi hak terhadap individu atau perusahaan buat menjalankan bisnis dengan merek, nama, sistim, prosedur, dan upaya-upaya yang udah diatur sebelumnya dalam rentang waktu tertentu meliputi daerah tertentu.

Memahami Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba? Mengapa Enggak!

Waralaba yaitu sistim distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapat hak memasarkan produk atau jasa yang kebanyakan memanfaatkan format dan sistim bisnis yang udah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mendefinisikan waralaba sebagai hubungan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab memperhatikan kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dijalankan oleh franchisee, misalnya melewati pelatihan, di bawah merk dagang yang sama, serta bentuk dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau area franchisee menginvestasikan pada usaha tersebut dari sumber dananya sendiri.

Memahami Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba? Mengapa Enggak!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengemukakan bahwa franchise yaitu satu lisensi merek dari pemilik yang membolehkan orang lain buat menjual barang atau jasa atas nama merk itu.

David J. Kaufmann mengartikan franchising sebagai satu cara pemasaran dan distribusi yang dilakukan oleh lembaga usaha kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah fee, serta hak kepada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Memahami Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba? Mengapa Enggak!

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba yaitu sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang dikasih pada orang lain (franchisee) untuk memanfaatkan barang (merek) itu pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendefinisikan waralaba sebagai bisnis yang memberi laba atau profit amat istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang berarti ‘profit’.

Demikian informasi terkait dengan Memahami Pengertian Usaha Franchise atau Waralaba? Mengapa Enggak!, semoga postingan ini membantu sahabat semua. Kami berharap post ini disebarluaskan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *