Memahami Pengertian Franchise atau Waralaba? Why Not!

By | Agustus 28, 2018

Kali ini kami akan bahas terkait dengan Memahami Pengertian Franchise atau Waralaba? Why Not!. Di Indonesia, kata franchise diterjemahkan sebagai “waralaba” (wara bermanka lebih, dan laba maknanya untung). Jadi, waralaba maknanya ‘lebih untung’. Waralaba ialah pemberian sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) pada pihak lain sebagai penerima franchise.

Memahami Pengertian  Franchise atau Waralaba? Why Not!

Dengan kata lain, waralaba ialah penguasaan bisnis dengan metode pemberian hak pemakaian merek dagang oleh franchisor kepada pihak independen atau franchisee untuk menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi persetujuan. Selain itu, franchisee pun diberi kewenangan untuk membuka usaha dan melaksanakan keseluruhan system usahanya dengan menerapkan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise yakni cara memperluas network usaha dengan memasarkan merk disertai konsep standar yang berlaku bagi semua franchisee dalam mempraktikkan bisnis. Waralaba yaitu satu pola kemitraan bisnis yang dipunyai oleh perorangan yang punya merek dagang kondang, serta system manajemen, keuangan, dan pemasaran yang sudah mantap. Waralaba yakni suatu pengaturan bisnis di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat menjual produk atau jasa perusahaan itu dengan peraturan yang ditentukan oleh franchisor.

Memahami Pengertian Franchise atau Waralaba? Why Not!

Bisnis waralaba yaitu upaya pemasaran yang bertujuan membangun network bisnis dan memenuhi kebutuhan pembeli. Definisi lainnya yakni suatu bentuk kerja sama yang diikuti kontrak bahwa franchisor (pemilik franchise) memberikan ijin atau hak terhadap franchisee untuk menerapkan hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan sistem operasional usaha yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberi imbalan fee dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan fee lain terhadap franchisor.

Franchise adalah satu wujud bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melangsungkan kontrak jual beli hak monopoli buat mengendalikan bisnis (waralaba). Kerja sama ini lazimnya dengan suport awal seperti pemilihan daerah, rencana bangunan, pembelian perlengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengendalian kualitas, riset, nasehat peraturan, dan sumber-sumber permodalan.

Memahami Pengertian Franchise atau Waralaba? Why Not!

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia waralaba yakni perserikatan di mana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan/atau menggunakan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dimiliki pihak lain dengan suatu balasan berdasarkan prasyarat yang diatur oleh pihak lain tersebut dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti waralaba meliputi merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Selanjutnya, yang dimaksud dengan kreatifitas atau ciri khas bisnis contohnya sistem manajemen, system penjualan, system pembenahan, atau metode distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Memahami Pengertian Franchise atau Waralaba? Why Not!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengemukakan bahwa franchise yaitu hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap system bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang telah teruji berhasil dan bisa dimanfaatkan dan/atau dipakai oleh pihak lain berdasarkan kemufakatan franchise. Pada regulasi itu, dapat dimengerti bahwa yang mempunyai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau terobosan ciri khas usaha selanjutnya dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang memanfaatkan hak atas kekayaan intelektual tersebut yaitu franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba ialah suatu sistem pendistribusian barang atau jasa pada pelanggan akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberi hak kepada individu atau perusahaan untuk melaksanakan bisnis dengan merek, nama, sistem, prosedur, dan upaya-upaya yang sudah diatur sebelumnya dalam jangka waktu tertentu mencakup area tertentu.

Memahami Pengertian Franchise atau Waralaba? Why Not!

Waralaba yaitu sistim distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat menerima hak menjual produk atau jasa yang kebanyakan memakai format dan system bisnis yang sudah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mendefinisikan franchise sebagai ikatan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban menjaga kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dijalankan oleh franchisee, contohnya melewati pelatihan, di bawah merk dagang yang sama, serta format dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau daerah franchisee menginvestasikan pada bisnis itu dari sumber dananya sendiri.

Memahami Pengertian Franchise atau Waralaba? Why Not!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menerangkan bahwa franchise merupakan sebuah lisensi merek dari pemilik yang membolehkan orang lain buat menjual produk atau service atas nama merk tersebut.

David J. Kaufmann menginterpretasikan franchising sebagai satu cara pemasaran dan distribusi yang dilaksanakan oleh lembaga usaha kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah biaya, serta hak kepada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Memahami Pengertian Franchise atau Waralaba? Why Not!

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise ialah sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang diberikan pada orang lain (franchisee) buat memakai barang (merek) itu pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendefinisikan waralaba sebagai usaha yang memberikan laba atau profit amat sangat istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang artinya ‘keuntungan’.

Demikian info perihal Memahami Pengertian Franchise atau Waralaba? Why Not!, semoga postingan ini bermanfaat buat Anda. Tolong postingan ini disebarluaskan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *