Memahami Pengertian Franchise atau Waralaba? Mengapa Tidak!

By | September 13, 2018

Sekarang kami akan bahas seputar Memahami Pengertian Franchise atau Waralaba? Mengapa Tidak!. Di Indonesia, kata franchise ditafsirkan sebagai “waralaba” (wara maknanya lebih, dan laba artinya untung). Jadi, waralaba artinya ‘lebih untung’. Franchise adalah penyerahan sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) kepada pihak lain sebagai penerima franchise.

Memahami Pengertian  Franchise atau Waralaba? Mengapa Tidak!

Dengan kata lain, waralaba yakni penguasaan usaha dengan cara pemberian hak penerapan merk dagang oleh franchisor pada pihak independen atau franchisee untuk menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kontrak. Di samping itu, franchisee pun diberikan hak untuk membuka bisnis dan memakai keseluruhan sistim usahanya dengan menggunakan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba merupakan metode memperluas jaringan usaha dengan memasarkan merek disertai konsep standar yang berlaku untuk seluruh franchisee dalam mengerjakan bisnis. Franchise yakni suatu pola kemitraan usaha yang dipunyai oleh perusahaan yang mempunyai merek dagang kondang, serta sistem manajemen, keuangan, dan marketing yang telah mantap. Franchise ialah suatu pengontrolan usaha di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk memasarkan produk atau jasa perusahaan itu dengan aturan yang diatur oleh franchisor.

Memahami Pengertian Franchise atau Waralaba? Mengapa Tidak!

Usaha waralaba adalah upaya pemasaran yang bertujuan melebarkan network bisnis dan memenuhi kebutuhan konsumen. Pengertian lainnya yaitu suatu format kerja sama yang diikuti kesepakatan bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberi ijin atau hak kepada franchisee untuk mengaplikasikan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan sistim operasional bisnis yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberi balasan fee dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan biaya lain pada franchisor.

Waralaba yakni suatu bentuk usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melakukan kemufakatan jual beli hak monopoli untuk menjalankan bisnis (franchise). Kerja sama ini rata-rata dengan suport awal seperti pemilihan lokasi, rencana bangunan, pembelian kelengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengontrolan kwalitas, riset, nasihat hukum, dan sumber-sumber permodalan.

Memahami Pengertian Franchise atau Waralaba? Mengapa Tidak!

Menurut versi pemerintah Indonesia franchise adalah persekutuan di mana salah satu pihak diberi hak memanfaatkan dan/atau menggunakan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dipunyai pihak lain dengan suatu balasan menurut prasyarat yang ditentukan oleh pihak lain itu dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise mencakup merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Berikutnya, yang dimaksud dengan inovasi atau ciri khas usaha misalnya sistim manajemen, taktik penjualan, strategi pembenahan, atau metode distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Memahami Pengertian Franchise atau Waralaba? Mengapa Tidak!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengungkapkan bahwa franchise merupakan hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistim bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang udah terbukti berhasil dan bisa dimanfaatkan dan/atau diterapkan oleh pihak lain berdasarkan kontrak franchise. Pada peraturan itu, dapat dipahami bahwa yang mempunyai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau temuan ciri khas bisnis selanjutnya dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang menggunakan hak atas kekayaan intelektual tersebut yakni franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba adalah satu system pendistribusian barang atau jasa kepada konsumen akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberi hak pada individu atau perusahaan buat mengaplikasikan bisnis dengan merek, nama, sistim, mekanisme, dan metode-metode yang telah diatur sebelumnya dalam bentang waktu tertentu mencakup daerah tertentu.

Memahami Pengertian Franchise atau Waralaba? Mengapa Tidak!

Waralaba yaitu sistem distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk menerima hak memasarkan produk atau jasa yang umumnya memakai format dan system usaha yang telah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika mendefinisikan waralaba sebagai relasi kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab mempertahankan kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dilakukan oleh franchisee, contohnya melewati training, di bawah merk dagang yang sama, serta bentuk dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau tempat franchisee menanamkan investasi pada usaha tersebut dari sumber dananya sendiri.

Memahami Pengertian Franchise atau Waralaba? Mengapa Tidak!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengatakan bahwa waralaba ialah satu lisensi merek dari pemilik yang memperkenankan orang lain untuk menjual barang atau jasa atas nama merek tersebut.

David J. Kaufmann mengartikan franchising sebagai sebuah sistim marketing dan distribusi yang dilaksanakan oleh lembaga bisnis kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah fee, serta hak terhadap jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Memahami Pengertian Franchise atau Waralaba? Mengapa Tidak!

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise ialah satu kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang dikasih pada orang lain (franchisee) buat memanfaatkan barang (merk) itu pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendeskripsikan waralaba sebagai usaha yang memberikan laba atau profit amat istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang berarti ‘keuntungan’.

Sekian informasi tentang Memahami Pengertian Franchise atau Waralaba? Mengapa Tidak!, kami harap artikel ini mencerahkan kalian. Tolong artikel ini diviralkan biar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *