Memahami Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise? Kenapa Tidak!

By | Februari 12, 2019

Pembahasan kita kali ini ialah Memahami Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise? Kenapa Tidak!. Di Indonesia, kata franchise ditafsirkan sebagai “waralaba” (wara bermanka lebih, dan laba bermanka untung). Jadi, waralaba artinya ‘lebih untung’. Franchise adalah penyerahan sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) terhadap pihak lain sebagai penerima franchise.

Memahami Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise? Kenapa Tidak!

Dengan kata lain, waralaba ialah penguasaan bisnis dengan cara penyerahan hak pemakaian nama dagang oleh franchisor pada pihak independen atau franchisee buat menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kontrak. Di samping itu, franchisee juga diberi kewenangan buat membuka bisnis dan mempraktikkan keseluruhan sistim usahanya dengan menggunakan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise ialah cara memperluas network usaha dengan memasarkan merk disertai konsep standar yang berlaku bagi seluruh franchisee dalam melakukan usaha. Franchise merupakan satu pola kemitraan usaha yang dimiliki oleh perorangan yang memiliki merek dagang kenamaan, serta sistim manajemen, keuangan, dan marketing yang telah mantap. Franchise merupakan suatu penguasaan bisnis di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk menjual produk atau jasa perusahaan tersebut dengan aturan yang diatur oleh franchisor.

Memahami Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise? Kenapa Tidak!

Bisnis waralaba yaitu strategi marketing yang bertujuan meluaskan jaringan bisnis dan memenuhi kebutuhan konsumen. Definisi lainnya ialah suatu bentuk kerja sama yang diikuti perjanjian bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberikan izin atau hak pada franchisee untuk menerapkan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan system operasional bisnis yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberi imbalan biaya dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan biaya lain pada franchisor.

Waralaba adalah suatu format usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam membuat persetujuan jual beli hak monopoli untuk menyelenggarakan usaha (waralaba). Kerja sama ini rata-rata dengan support awal seperti pemilihan lokasi, rencana bangunan, pembelian perlengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengontrolan mutu, riset, pengarahan aturan, dan sumber-sumber permodalan.

Memahami Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise? Kenapa Tidak!

Menurut versi pemerintah Indonesia waralaba yaitu kontrak di mana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan/atau mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan syarat yang ditetapkan oleh pihak lain tersebut dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise meliputi merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Lalu, yang dimaksud dengan temuan atau ciri khas usaha umpamanya system manajemen, sistim penjualan, teknik pemberesan, atau metode distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Memahami Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise? Kenapa Tidak!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menjelaskan bahwa franchise ialah hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistem bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang telah teruji berhasil dan bisa dimanfaatkan dan/atau diaplikasikan oleh pihak lain berdasarkan kontrak franchise. Pada regulasi itu, dapat dipahami bahwa yang mempunyai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau terobosan ciri khas bisnis selanjutnya dinamakan sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang memakai hak atas kekayaan intelektual itu ialah franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise yaitu satu system pendistribusian barang atau jasa pada pelanggan akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberi hak pada individu atau perusahaan untuk menunaikan usaha dengan merk, nama, sistem, prosedur, dan teknik-teknik yang telah ditetapkan sebelumnya dalam bentang waktu tertentu mencakup kawasan tertentu.

Memahami Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise? Kenapa Tidak!

Waralaba adalah sistim distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk menerima hak memasarkan produk atau jasa yang kebanyakan menggunakan format dan system bisnis yang telah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mendefinisikan franchise sebagai hubungan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban memperhatikan kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dilaksanakan oleh franchisee, misalnya lewat pelatihan, di bawah merk dagang yang sama, serta wujud dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau tempat franchisee menginvestasikan pada bisnis itu dari sumber dananya sendiri.

Memahami Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise? Kenapa Tidak!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menyatakan bahwa waralaba ialah satu lisensi merek dari pemilik yang memperbolehkan orang lain untuk menjual produk atau jasa atas nama merk itu.

David J. Kaufmann mendefinisikan franchising sebagai satu teknik marketing dan distribusi yang dijalankan oleh institusi usaha kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah biaya, serta hak kepada jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Memahami Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise? Kenapa Tidak!

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise ialah satu kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang diberikan kepada orang lain (franchisee) untuk memanfaatkan barang (merk) tersebut pada usahanya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) menginterpretasikan waralaba sebagai bisnis yang memberikan laba atau keuntungan sungguh-sungguh istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang berarti ‘profit’.

Sekian informasi tentang Memahami Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise? Kenapa Tidak!, kami harap post ini berguna untuk Anda. Tolong post ini dibagikan biar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *