Memahami Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise? Kenapa Enggak!

By | Juli 20, 2018

Pembahasan kita sekarang yaitu Memahami Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise? Kenapa Enggak!. Di Indonesia, kata franchise ditafsirkan sebagai “waralaba” (wara artinya lebih, dan laba bermanka untung). Jadi, waralaba artinya ‘lebih untung’. Franchise yaitu penyerahan sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) terhadap pihak lain sebagai penerima waralaba.

Memahami Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise? Kenapa Enggak!

Dengan kata lain, franchise adalah pengendalian bisnis dengan sistem pemberian hak pemakaian merek dagang oleh franchisor pada pihak independen atau franchisee untuk menjual produk atau jasa sesuai dengan standarisasi negosiasi. Selain itu, franchisee pun diberikan hak buat membuka bisnis dan mengaplikasikan keseluruhan system bisnisnya dengan menggunakan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba ialah metode memperluas network usaha dengan memasarkan merek disertai konsep standar yang berlaku bagi semua franchisee dalam mengoperasikan usaha. Franchise adalah satu pola kemitraan usaha yang dipunyai oleh perusahaan yang punya merek dagang terkenal, serta system manajemen, keuangan, dan marketing yang telah mantap. Franchise yakni suatu pengaturan usaha di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk memasarkan produk atau jasa perusahaan itu dengan peraturan yang ditentukan oleh franchisor.

Memahami Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise? Kenapa Enggak!

Bisnis franchise adalah cara pemasaran yang bertujuan mengembangkan network usaha dan memenuhi keperluan pelanggan. Pengertian lainnya yaitu suatu wujud kerja sama yang diikuti kontrak bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberi izin atau hak pada franchisee untuk menggunakan hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan system operasional bisnis yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberikan balasan biaya dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan fee lain pada franchisor.

Waralaba merupakan satu format usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam membuat negosiasi jual beli hak monopoli untuk menjalankan bisnis (waralaba). Kerja sama ini biasanya dengan support awal seperti pemilihan lokasi, rencana bangunan, pembelian perlengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, penguasaan kwalitas, riset, pengarahan regulasi, dan sumber-sumber permodalan.

Memahami Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise? Kenapa Enggak!

Menurut versi pemerintah Indonesia waralaba yakni persekutuan di mana salah satu pihak diberi hak memanfaatkan dan/atau menerapkan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dipunyai pihak lain dengan suatu imbalan menurut syarat yang ditentukan oleh pihak lain tersebut dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise mencakup merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Lalu, yang dimaksud dengan kreatifitas atau ciri khas usaha contohnya sistim manajemen, siasat penjualan, cara penataan, atau taktik distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Memahami Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise? Kenapa Enggak!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengatakan bahwa franchise ialah hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistem bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang udah terbukti berhasil dan dapat dimanfaatkan dan/atau dipakai oleh pihak lain menurut kesepakatan waralaba. Pada peraturan itu, bisa dipahami bahwa yang punya hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau penemuan ciri khas usaha selanjutnya disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang menerapkan hak atas kekayaan intelektual tersebut yakni franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), franchise yakni suatu sistem pendistribusian barang atau jasa kepada pembeli akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberi hak terhadap individu atau perusahaan untuk mengaplikasikan usaha dengan merk, nama, system, mekanisme, dan strategi-strategi yang sudah diatur sebelumnya dalam jangka waktu tertentu meliputi kawasan tertentu.

Memahami Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise? Kenapa Enggak!

Franchise yakni sistim distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat mendapat hak memasarkan produk atau jasa yang lazimnya menggunakan bentuk dan sistim usaha yang telah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika menginterpretasikan waralaba sebagai relasi kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab memperhatikan kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dilaksanakan oleh franchisee, umpamanya melalui training, di bawah merk dagang yang sama, serta format dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau kawasan franchisee menginvestasikan pada usaha tersebut dari sumber dananya sendiri.

Memahami Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise? Kenapa Enggak!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menerangkan bahwa franchise ialah satu lisensi merek dari pemilik yang menyetujui orang lain buat menjual barang atau jasa atas nama merk itu.

David J. Kaufmann mendeskripsikan franchising sebagai sebuah sistem pemasaran dan distribusi yang dikerjakan oleh institusi usaha kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah fee, serta hak kepada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Memahami Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise? Kenapa Enggak!

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise merupakan satu kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang diberi pada orang lain (franchisee) buat menerapkan barang (merek) itu pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendeskripsikan franchise sebagai usaha yang memberi laba atau profit sungguh-sungguh istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang artinya ‘keuntungan’.

Demikian info berkaitan dengan Memahami Pengertian Bisnis Waralaba atau Franchise? Kenapa Enggak!, semoga artikel ini berguna untuk kalian. Tolong artikel ini diviralkan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *