Memahami Pengertian Bisnis Franchise atau Waralaba? Mengapa Enggak!

By | Februari 18, 2019

Topik kita sekarang yakni Memahami Pengertian Bisnis Franchise atau Waralaba? Mengapa Enggak!. Di Indonesia, kata franchise diartikan sebagai “waralaba” (wara artinya lebih, dan laba maknanya untung). Jadi, waralaba artinya ‘lebih untung’. Franchise ialah penyerahan sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) pada pihak lain sebagai penerima waralaba.

Memahami Pengertian Bisnis Franchise atau Waralaba? Mengapa Enggak!

Dengan kata lain, waralaba ialah kontrol bisnis dengan system pemberian hak penggunaan nama dagang oleh franchisor pada pihak independen atau franchisee buat memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kemufakatan. Selain itu, franchisee juga diberi wewenang untuk membuka usaha dan menerapkan keseluruhan sistem bisnisnya dengan memakai merek dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise merupakan strategi memperluas jaringan bisnis dengan menjual merk disertai konsep standar yang berlaku untuk semua franchisee dalam mempraktikkan bisnis. Franchise yaitu suatu pola kemitraan bisnis yang dimiliki oleh perorangan yang punya merk dagang terkenal, serta sistem manajemen, financial, dan pemasaran yang telah mantap. Franchise adalah suatu pengendalian bisnis di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk menjual produk atau jasa perusahaan itu dengan aturan yang ditentukan oleh franchisor.

Memahami Pengertian Bisnis Franchise atau Waralaba? Mengapa Enggak!

Usaha waralaba yaitu taktik pemasaran yang bertujuan mengembangkan jaringan usaha dan memenuhi keperluan pelanggan. Pengertian lainnya ialah suatu wujud kerja sama yang diikuti negosiasi bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberikan izin atau hak kepada franchisee buat menerapkan hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan sistem operasional usaha yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberi balasan fee dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan fee lain terhadap franchisor.

Waralaba merupakan suatu format bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam membuat persetujuan jual beli hak monopoli buat mengendalikan bisnis (franchise). Kerja sama ini biasanya dengan suport awal seperti pemilihan lokasi, rencana bangunan, pembelian kelengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, penguasaan kwalitas, riset, tuntunan hukum, dan sumber-sumber permodalan.

Memahami Pengertian Bisnis Franchise atau Waralaba? Mengapa Enggak!

Menurut versi pemerintah Indonesia franchise ialah perserikatan di mana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan/atau memakai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dipunyai pihak lain dengan suatu balasan menurut persyaratan yang diatur oleh pihak lain tersebut dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise mencakup merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Lalu, yang dimaksud dengan kreatifitas atau ciri khas bisnis misalnya system manajemen, cara penjualan, metode perapihan, atau sistim distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Memahami Pengertian Bisnis Franchise atau Waralaba? Mengapa Enggak!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengatakan bahwa franchise yakni hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistim bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka memasarkan barang dan/atau jasa yang sudah terbukti sukses dan dapat dimanfaatkan dan/atau diterapkan oleh pihak lain berdasarkan kesepakatan franchise. Pada regulasi itu, bisa dipahami bahwa yang mempunyai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau kreatifitas ciri khas usaha lalu disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang memanfaatkan hak atas kekayaan intelektual tersebut adalah franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba ialah satu sistem pendistribusian barang atau jasa pada pelanggan akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberi hak kepada individu atau perusahaan untuk menyelenggarakan usaha dengan merek, nama, sistem, mekanisme, dan metode-metode yang sudah diatur sebelumnya dalam rentang waktu tertentu mencakup kawasan tertentu.

Memahami Pengertian Bisnis Franchise atau Waralaba? Mengapa Enggak!

Waralaba ialah sistim distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk mendapat hak memasarkan produk atau jasa yang umumnya mengaplikasikan bentuk dan sistim usaha yang sudah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mendefinisikan waralaba sebagai ikatan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban melindungi kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dilakukan oleh franchisee, contohnya melalui training, di bawah merek dagang yang sama, serta bentuk dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau tempat franchisee menginvestasikan pada usaha itu dari sumber dananya sendiri.

Memahami Pengertian Bisnis Franchise atau Waralaba? Mengapa Enggak!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menjelaskan bahwa franchise merupakan sebuah lisensi merek dari pemilik yang memperbolehkan orang lain buat menjual produk atau jasa atas nama merk tersebut.

David J. Kaufmann mendeskripsikan franchising sebagai satu metode pemasaran dan distribusi yang dikerjakan oleh lembaga usaha kecil (franchisee) yang digaransi dengan membayar sejumlah fee, serta hak kepada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Memahami Pengertian Bisnis Franchise atau Waralaba? Mengapa Enggak!

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba yaitu satu kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang dikasih pada orang lain (franchisee) untuk menerapkan barang (merk) itu pada usahanya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) menginterpretasikan franchise sebagai bisnis yang memberikan laba atau keuntungan benar-benar istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang berarti ‘profit’.

Sekian info seputar Memahami Pengertian Bisnis Franchise atau Waralaba? Mengapa Enggak!, semoga post ini bermanfaat buat kalian. Kami berharap post ini dishare supaya semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *