Memahami Pengertian Bisnis Franchise atau Waralaba? Kenapa Engga!

By | November 25, 2018

Kali ini kami akan ulas seputar Memahami Pengertian Bisnis Franchise atau Waralaba? Kenapa Engga!. Di Indonesia, kata franchise ditafsirkan sebagai “waralaba” (wara berarti lebih, dan laba artinya untung). Jadi, waralaba maknanya ‘lebih untung’. Franchise merupakan penyerahan sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) terhadap pihak lain sebagai penerima waralaba.

Memahami Pengertian Bisnis Franchise atau Waralaba? Kenapa Engga!

Dengan kata lain, waralaba merupakan pengontrolan bisnis dengan sistim penyerahan hak pengaplikasian merek dagang oleh franchisor terhadap pihak independen atau franchisee untuk memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi kontrak. Di samping itu, franchisee juga diberi kewenangan buat membuka bisnis dan mempraktikkan keseluruhan system usahanya dengan mengaplikasikan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba yaitu strategi memperluas jaringan bisnis dengan memasarkan merk disertai konsep standar yang berlaku buat seluruh franchisee dalam mengerjakan usaha. Franchise merupakan suatu pola kemitraan bisnis yang dipunyai oleh perorangan yang punya merek dagang ternama, serta sistem manajemen, keuangan, dan pemasaran yang udah mantap. Waralaba ialah suatu pengaturan usaha di mana satu perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat memasarkan produk atau jasa perusahaan tersebut dengan aturan yang diatur oleh franchisor.

Memahami Pengertian Bisnis Franchise atau Waralaba? Kenapa Engga!

Bisnis waralaba merupakan siasat pemasaran yang bertujuan memaksimalkan network bisnis dan memenuhi kebutuhan pelanggan. Pengertian lainnya ialah suatu bentuk kerja sama yang diikuti negosiasi bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberikan ijin atau hak pada franchisee untuk memanfaatkan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan sistim operasional bisnis yang dipunyai franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberikan balasan biaya dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan fee lain pada franchisor.

Waralaba yaitu suatu format bisnis kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melakukan kesepakatan jual beli hak monopoli untuk mengendalikan usaha (franchise). Kerja sama ini rata-rata dengan dukungan awal seperti pemilihan daerah, rencana bangunan, pembelian peralatan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengaturan kualitas, riset, bimbingan hukum, dan sumber-sumber permodalan.

Memahami Pengertian Bisnis Franchise atau Waralaba? Kenapa Engga!

Berdasarkan versi pemerintah Indonesia waralaba yaitu kontrak di mana salah satu pihak dikasih hak memanfaatkan dan/atau memakai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas bisnis yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan menurut prasyarat yang diatur oleh pihak lain tersebut dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise mencakup merek, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Berikutnya, yang dimaksud dengan terobosan atau ciri khas usaha misalnya sistim manajemen, sistem penjualan, sistim pembenahan, atau strategi distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Memahami Pengertian Bisnis Franchise atau Waralaba? Kenapa Engga!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengemukakan bahwa franchise adalah hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap system bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang udah terbukti sukses dan dapat dimanfaatkan dan/atau digunakan oleh pihak lain menurut negosiasi waralaba. Pada peraturan tersebut, bisa dimengerti bahwa yang memiliki hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau kreatifitas ciri khas usaha kemudian disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedang yang mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual tersebut adalah franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba yakni suatu sistem pendistribusian barang atau jasa kepada pembeli akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberikan hak pada individu atau perusahaan buat melakukan bisnis dengan merk, nama, sistim, prosedur, dan cara-cara yang sudah ditetapkan sebelumnya dalam rentang waktu tertentu mencakup zona tertentu.

Memahami Pengertian Bisnis Franchise atau Waralaba? Kenapa Engga!

Waralaba yakni sistim distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) untuk menerima hak memasarkan produk atau jasa yang kebanyakan memakai bentuk dan sistim bisnis yang udah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika mendeskripsikan franchise sebagai ikatan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor bertanggung jawab menjaga kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dilaksanakan oleh franchisee, misalnya melewati pelatihan, di bawah merk dagang yang sama, serta wujud dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau kawasan franchisee menanamkan investasi pada bisnis tersebut dari sumber dananya sendiri.

Memahami Pengertian Bisnis Franchise atau Waralaba? Kenapa Engga!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black menjelaskan bahwa waralaba ialah sebuah lisensi merek dari pemilik yang membolehkan orang lain buat menjual barang atau service atas nama merek itu.

David J. Kaufmann menginterpretasikan franchising sebagai sebuah teknik pemasaran dan distribusi yang dilaksanakan oleh lembaga usaha kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah fee, serta hak pada jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Memahami Pengertian Bisnis Franchise atau Waralaba? Kenapa Engga!

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba adalah satu kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merk, yang diberikan pada orang lain (franchisee) buat memanfaatkan barang (merek) itu pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disepakati.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mengartikan franchise sebagai usaha yang memberi laba atau profit betul-betul istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang artinya ‘profit’.

Demikian info berkaitan dengan Memahami Pengertian Bisnis Franchise atau Waralaba? Kenapa Engga!, semoga postingan kali ini membantu kalian. Kami berharap post ini dibagikan biar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *