Memahami Definisi Waralaba? Why Not!

By | Juli 15, 2018

Pembahasan kita sekarang adalah Memahami Definisi Waralaba? Why Not!. Di Indonesia, kata franchise diterjemahkan sebagai “waralaba” (wara maknanya lebih, dan laba artinya untung). Jadi, waralaba bermanka ‘lebih untung’. Waralaba adalah penyerahan sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) pada pihak lain sebagai penerima franchise.

Memahami Definisi  Waralaba? Why Not!

Dengan kata lain, franchise yakni pengontrolan bisnis dengan metode pemberian hak penerapan merk dagang oleh franchisor pada pihak independen atau franchisee buat memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi negosiasi. Selain itu, franchisee pun diberi wewenang buat membuka bisnis dan mengerjakan keseluruhan sistem bisnisnya dengan memanfaatkan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Waralaba yakni upaya memperluas jaringan bisnis dengan memasarkan merek disertai konsep standar yang berlaku untuk seluruh franchisee dalam mengaplikasikan bisnis. Waralaba ialah suatu pola kemitraan usaha yang dimiliki oleh perorangan yang mempunyai merek dagang kenamaan, serta sistem manajemen, financial, dan pemasaran yang telah mantap. Waralaba merupakan suatu pengendalian usaha di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk menjual produk atau jasa perusahaan tersebut dengan aturan yang diatur oleh franchisor.

Memahami Definisi Waralaba? Why Not!

Bisnis franchise yakni metode marketing yang bertujuan meluaskan network bisnis dan memenuhi kebutuhan pembeli. Definisi lainnya ialah suatu wujud kerja sama yang diikuti perjanjian bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberi izin atau hak pada franchisee untuk menerapkan hak kekayaan intelektual seperti nama merek dagang produk dan sistim operasional bisnis yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee bakal memberi imbalan biaya dalam wujud franchise (waralaba) royalti dan fee lain kepada franchisor.

Waralaba merupakan satu bentuk usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam melaksanakan perjanjian jual beli hak monopoli buat menyelenggarakan usaha (waralaba). Kerja sama ini biasanya dengan bantuan awal seperti pemilihan lokasi, rencana bangunan, pembelian kelengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengontrolan kualitas, riset, tuntunan peraturan, dan sumber-sumber permodalan.

Memahami Definisi Waralaba? Why Not!

Menurut versi pemerintah Indonesia franchise yaitu kontrak di mana salah satu pihak diberi hak memanfaatkan dan/atau menggunakan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dipunyai pihak lain dengan suatu balasan menurut persyaratan yang diatur oleh pihak lain tersebut dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise mencakup merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Lalu, yang dimaksud dengan kreatifitas atau ciri khas bisnis umpamanya system manajemen, metode penjualan, taktik pembenahan, atau sistim distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Memahami Definisi Waralaba? Why Not!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 menjelaskan bahwa waralaba merupakan hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistem bisnis dengan ciri khas bisnis dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang telah teruji sukses dan dapat dimanfaatkan dan/atau diaplikasikan oleh pihak lain berdasarkan negosiasi franchise. Pada tata tertib itu, bisa dipahami bahwa yang memiliki hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau kreatifitas ciri khas usaha kemudian disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang mengaplikasikan hak atas kekayaan intelektual itu ialah franchisee.

Menurut Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba adalah satu sistim pendistribusian barang atau jasa pada pelanggan akhir, di mana pemilik merk (franchisor) memberikan hak kepada individu atau perusahaan untuk menunaikan bisnis dengan merk, nama, sistim, mekanisme, dan taktik-taktik yang telah ditentukan sebelumnya dalam rentang waktu tertentu meliputi zona tertentu.

Memahami Definisi Waralaba? Why Not!

Waralaba yaitu sistem distribusi, di mana pemilik bisnis yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) kepada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat menerima hak menjual produk atau jasa yang kebanyakan memanfaatkan format dan system bisnis yang sudah standar.

Lewat International Franchise Association (IFA), Amerika mendeskripsikan franchise sebagai ikatan kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban memelihara kepentingan secara terus-menerus pada bidang usaha yang dikerjakan oleh franchisee, contohnya lewat training, di bawah merek dagang yang sama, serta format dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau daerah franchisee menanamkan investasi pada usaha itu dari sumber dananya sendiri.

Memahami Definisi Waralaba? Why Not!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengungkapkan bahwa waralaba merupakan sebuah lisensi merek dari pemilik yang membolehkan orang lain buat memasarkan barang atau jasa atas nama merk itu.

David J. Kaufmann mengartikan franchising sebagai sebuah taktik pemasaran dan distribusi yang dilakukan oleh institusi bisnis kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah fee, serta hak terhadap jalan masuk pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Memahami Definisi Waralaba? Why Not!

Menurut Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, waralaba ialah sebuah kontrak atas barang yang intangible yang dimiliki oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang dikasih kepada orang lain (franchisee) buat menggunakan barang (merek) itu pada bisnisnya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) menginterpretasikan franchise sebagai bisnis yang memberi laba atau keuntungan benar-benar istimewa sesuai dengan makna kata tersebut yang berasal dari kata wara yang berarti istimewa dan laba yang artinya ‘profit’.

Demikian informasi mengenai Memahami Definisi Waralaba? Why Not!, semoga post kali ini mencerahkan Anda. Kami berharap post ini dishare biar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *