Memahami Definisi Waralaba? Mengapa Tidak!

By | Januari 26, 2019

Pembahasan kita sekarang ialah Memahami Definisi Waralaba? Mengapa Tidak!. Di Indonesia, kata franchise diterjemahkan sebagai “waralaba” (wara artinya lebih, dan laba berarti untung). Jadi, waralaba berarti ‘lebih untung’. Waralaba merupakan penyerahan sebuah lisensi bisnis oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) terhadap pihak lain sebagai penerima franchise.

Memahami Definisi  Waralaba? Mengapa Tidak!

Dengan kata lain, waralaba yakni penguasaan bisnis dengan cara penyerahan hak pengaplikasian merek dagang oleh franchisor kepada pihak independen atau franchisee untuk memasarkan produk atau jasa sesuai dengan standarisasi persetujuan. Di samping itu, franchisee juga dikasih kewenangan buat membuka bisnis dan mengoperasikan keseluruhan sistim usahanya dengan mengaplikasikan merk dagang atau nama dagang di bawah bendera franchisor.

Franchise ialah metode memperluas jaringan bisnis dengan memasarkan merk disertai konsep standar yang berlaku untuk semua franchisee dalam menjalankan bisnis. Waralaba merupakan satu pola kemitraan usaha yang dimiliki oleh perorangan yang memiliki merk dagang terkenal, serta system manajemen, keuangan, dan pemasaran yang udah mantap. Waralaba merupakan suatu penguasaan usaha di mana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) buat memasarkan produk atau jasa perusahaan tersebut dengan aturan yang ditentukan oleh franchisor.

Memahami Definisi Waralaba? Mengapa Tidak!

Usaha waralaba merupakan strategi pemasaran yang bertujuan meluaskan network bisnis dan memenuhi kebutuhan konsumen. Pengertian lainnya merupakan suatu wujud kerja sama yang diikuti perjanjian bahwa franchisor (pemilik waralaba) memberikan izin atau hak pada franchisee untuk menggunakan hak kekayaan intelektual seperti nama merk dagang produk dan sistim operasional bisnis yang dimiliki franchisor. Sebagai timbal balik franchisee akan memberikan balasan fee dalam bentuk franchise (waralaba) royalti dan biaya lain pada franchisor.

Waralaba yakni satu bentuk usaha kerja sama antara pemilik waralaba atau pewaralaba (franchisor) dengan penerima waralaba atau terwaralaba (franchisee) dalam membikin persetujuan jual beli hak monopoli untuk mengendalikan bisnis (waralaba). Kerja sama ini rata-rata dengan support awal seperti pemilihan lokasi, rencana bangunan, pembelian kelengkapan, pola arus kerja, pemilihan karyawan, pembukuan pencatatan dan akuntansi, konsultasi, standarisasi, promosi, pengaturan kualitas, riset, nasihat aturan, dan sumber-sumber permodalan.

Memahami Definisi Waralaba? Mengapa Tidak!

Menurut versi pemerintah Indonesia waralaba yaitu kontrak di mana salah satu pihak diberi hak memanfaatkan dan/atau menerapkan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dipunyai pihak lain dengan suatu balasan menurut prasyarat yang diatur oleh pihak lain itu dalam rangka pengadaan dan atau penjualan barang dan jasa.

Adapun yang dimaksud dengan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dalam arti franchise mencakup merk, nama dagang, logo, desain, hak cipta, rahasia dagang, dan paten. Lalu, yang dimaksud dengan inovasi atau ciri khas usaha umpamanya system manajemen, sistim penjualan, metode pemberesan, atau sistem distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemiliknya.

Memahami Definisi Waralaba? Mengapa Tidak!

Peraturan Pemerintah (PP) No 42 Tahun 2007 Pasal 1 mengungkapkan bahwa waralaba yaitu hak khusus yang dipunyai oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap sistem bisnis dengan ciri khas usaha dalam rangka menjual barang dan/atau jasa yang telah teruji berhasil dan bisa dimanfaatkan dan/atau diterapkan oleh pihak lain menurut kemufakatan waralaba. Pada peraturan itu, dapat dimengerti bahwa yang punya hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atau terobosan ciri khas usaha kemudian disebut sebagai pewaralaba / franchisor, sedangkan yang menerapkan hak atas kekayaan intelektual itu adalah franchisee.

Berdasarkan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), waralaba ialah satu system pendistribusian barang atau jasa kepada konsumen akhir, di mana pemilik merek (franchisor) memberi hak kepada individu atau perusahaan untuk melangsungkan bisnis dengan merek, nama, sistem, mekanisme, dan kiat-kiat yang sudah ditetapkan sebelumnya dalam rentang waktu tertentu meliputi zona tertentu.

Memahami Definisi Waralaba? Mengapa Tidak!

Waralaba yakni sistem distribusi, di mana pemilik usaha yang semi mandiri membayar iuran (fee) dan bagi hasil (royalti) pada perusahaan induk (pemberi waralaba = franchisor) buat mendapatkan hak memasarkan produk atau jasa yang biasanya menerapkan format dan sistem bisnis yang udah standar.

Melalui International Franchise Association (IFA), Amerika menginterpretasikan franchise sebagai relasi kontraktual antara franchisor dengan franchisee, di mana franchisor berkewajiban memperhatikan kepentingan secara terus-menerus pada bidang bisnis yang dilakukan oleh franchisee, contohnya lewat training, di bawah merk dagang yang sama, serta format dan standar operasional atau kontrol pemilik (franchisor) atau kawasan franchisee menanamkan investasi pada usaha tersebut dari sumber dananya sendiri.

Memahami Definisi Waralaba? Mengapa Tidak!

Dalam bukunya yang berjudul Black’s Law Diet, Campbell Black mengemukakan bahwa waralaba adalah sebuah lisensi merek dari pemilik yang memperbolehkan orang lain buat menjual barang atau jasa atas nama merek itu.

David J. Kaufmann mendeskripsikan franchising sebagai sebuah taktik pemasaran dan distribusi yang dikerjakan oleh lembaga usaha kecil (franchisee) yang dijamin dengan membayar sejumlah biaya, serta hak pada akses pasar oleh franchisor dengan standar operasi yang mapan di bawah asistensi franchisor.

Memahami Definisi Waralaba? Mengapa Tidak!

Berdasarkan Reitzel, Lyden, Roberts, dan Severance, franchise merupakan satu kontrak atas barang yang intangible yang dipunyai oleh seseorang (franchisor), seperti merek, yang dikasih kepada orang lain (franchisee) buat memanfaatkan barang (merk) tersebut pada usahanya sesuai dengan teritori yang disetujui.

Lembaga Pendidikan dan Pembinaan Manajemen (LPPM) mendefinisikan franchise sebagai usaha yang memberikan laba atau keuntungan benar-benar istimewa sesuai dengan arti kata tersebut yang berasal dari kata wara yang artinya istimewa dan laba yang berarti ‘keuntungan’.

Sekian info perihal Memahami Definisi Waralaba? Mengapa Tidak!, kami harap post ini mencerahkan kalian. Mohon postingan ini disebarluaskan biar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *